Benarkah Izin RS Leona Kefamenanu Dicabut Imbas Dokter Icha Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU? Ini Kata sang Direktur
- Facebook RS Leona Kefa
"Kami memastikan prioritas utama kami di awal adalah keluarga, tim, dan pihak terkait terlebih dahulu," tegasnya.
Di balik itu, ia menyampaikan bahwa, RS Leona masih mengikuti proses penyelidikan. Tujuannya untuk mengungkap penyebab pasti Dokter Icha diduga mengakhiri hidupnya.
Ia meluruskan tuduhan yang terus menyasar pada RS Leona. Pihaknya telahh memberikan sejumlah barang bukti untuk memudahkan proses penyelidikan.
"Beberapa teman kami juga sudah diambil keterangannya oleh pihak kepolisian. Kami sudah menyerahkan bukti CCTV di rumah sakit kepada pihak kepolisian," ucapnya.
Kronologi dr Icha Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU
Sebelumnya, kabar kematian Dokter Icha menggegerkan masyarakat NTT dan para tenaga medis maupun kesehatan. Ia ditemukan dalam kondisi gantung diri di rumah orang tuanya pada Jumat, 26 Juni 2026.
Awal mula insiden ini terjadi saat dr Icha bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, Sabtu (13/6/2026). Ia menangani seorang pasien anak korban gigitan bisa ular.
Di tengah itu, situasi mendadak tegang saat orang tua pasien meminta vaksin tertentu. Berdasarkan hasil konsultasi, dr Icha belum merekomendasikan dan stoknya sedang kosong di rumah sakit.
Ketegangan semakin meningkat setelah dua pria datang menghampirinya. Mereka mengaku sebagai anggota DPRD TTU dan orang yang berpengaruh di wilayah TTU, NTT.
Dua anggota DPRD TTU tersebut bernama Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani. Sementara, seorang anggota dewan lainnya, Veronika Lake ikut disebut dan terseret kasus dugaan intimidasi dr Icha.
Berdasarkan pengakuan mereka, kedatangan tersebut bentuk meminta penjelasan terhadap tenaga medis. Meski begitu, mereka mengakui kondisi saat itu bernada tinggi.
Sementara, Nur Azizah, ibu mendiang Dokter Icha mengenang kisah putrinya setelah mendapat dugaan intimidasi. Peristiwa di IGD dinilai mengandung ancaman memicu depresi berat bagi putrinya.
Dokter Icha pun sempat dirawat beberapa hari. Situasi ini belum mampu meredakan ketakutan dan depresi berat yang mendorong korban mengakhiri hidupnya.
(hap)
Load more