GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rancangan Penyeragaman Kemasan Rokok Dinilai Ancam Penghidupan Petani Cengkeh

Rencana penyeragaman kemasan rokok yang sedang digodok oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus menuai perdebatann publik.
Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB
Rancangan Penyeragaman Kemasan Rokok Dinilai Ancam Penghidupan Petani Cengkeh
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana penyeragaman kemasan rokok yang sedang digodok oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus menuai perdebatann publik.

Pasalnya, Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) dengan penyeragaman huruf, bentuk, serta warna kemasan rokok menggunakan warna Pantone 448C agar tidak tertutup pita cukai, dinilai kontradiktif dengan upaya mengembangkan dan memberdayakan petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI), Heru Wardhana mengatakan jika rancangan tersebut dapat berpotensi memberangus keberlangsungan cengkeh sebagai komoditas andalan 1,5 juta petani di seluruh tanah air. 

"Jika tujuan utamanya dalah menekan prevalensi perokok anak, ayo sama-sama dititngkatkan edukasi dan sosialisasinya. Bukan dengan membunuh industri dan petani dengan rancangan penyeragaman kemasan. Ketika IHT terdampak akibat regulasi yang terlalu ketat, maka petani cengkeh di sektor hulu akan menjadi pihak pertama yang merasakan tekanan ekonomi," ujar Heru kepada awak media, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Heru memaparkan bahwa serapan produktivitas petani cengkeh yang tersebar di 10 provinsi Indonesia dengan capaian 97 persen diserap untuk kebutuhan industri hasil tembakau (IHT).

Ia menekankan RPMK dengan penyeragaman huruf, bentuk, serta warna kemasan rokok menggunakan warna Pantone 448C agar tidak tertutup pita cukai, dinilai kontradiktif dengan upaya mengembangkan dan memberdayakan petani. 

"Cengkeh dan tembakau adalah dwi komoditas yang diserap IHT utamanya untuk produksi kretek. Tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, cengkeh juga menjadi komoditas yang mendominasi ekspor Indonesia," kata Heru.

"Indonesia menjadi negara pengekspor cengkeh terbesar menduduki peringkat kedua setelah Madagaskar. Indonesia memiliki potensi tinggi produksi cengkeh. Jadi, jangan sampai ada regulasi yang justru berseberangan dengan upaya untuk meningkatkan kualitas dan kemajuan produk pertanian kita," sambungnya.

Heru menekankan pihakanya menolak secara tegas dorongan aturan penyeragaman kemasan rokok yang tertuang dalam RPMK tersebut.

Sebab, kata Heru, saat ini luasan area perkebunan cengkeh sekitar 570.000 ribu hektar yang menunjukkan adanya peningkatan dari tahun sebelumnya. 

Sementara itu, produksi cengkeh Indonesia mengalami fluktuasi namun cenderung meningkat dengan produktivitas sekitar 145.000 ton yang didominasi oleh perkebunan rakyat.  

"Kami petani cengkeh menolak rancangan aturan peneyragaman kemasan karena ini sudah jelas mempersulit industri menjual produknya. Ujungnya, pembelian bahan baku dari petani dikurangi. Petani cengkeh akan terdampak ekonominya," jelasnya.

Di sisi lain, pakar hukum dari Universitas Sebelas Maret, Ayub Torry Satriyo Kusumo menyampaiakn pandangannya terkait rencana penyeragaman kemasan rokok yang erat kaitannya dengan tembakau dan cengkeh.

Ayub menekankan negara harus dapat hadir melindungi keberlangsungan ekonomi dan penghidupan jutaan masyarakat yang tergantung pada IHT.

"Negara harus mampu hadir, mempertimbangkan aspek non-hukum, dengan melihat secara seksama aspek sosial dan ekonominya. Pemerintah harus benar-benar hadir, harus bijaksana dalam membuat regulasi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Ayub mengingatkan pembuat peraturan harus memeperhatikan dampak terkait kebjiakan yang akan diberlakukan.

"Seringkali masyarakat yang diundang dalam rancangan pembuatan regulasi justru adalah yang tidak tahu pokok permasalahan, atau bukan yang terdampak langsung. Hanya sekadar mengundang saja demi memenuhi sisi administrasi prosesural. Yang terdampak justru tidak diajak. Secara hakiki, ini tidak benar,"ujar Ayub.(ant/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Desa Adat Sade, Warisan Budaya dan Permukiman Suku Sasak di Lombok Kini Ludes Terbakar

Mengenal Desa Adat Sade, Warisan Budaya dan Permukiman Suku Sasak di Lombok Kini Ludes Terbakar

Dengan cepat api membakar Desa Adat Sade, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (23/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Mengenal Desa Adat Sade di Lombok
Lagi-lagi Pemain Timnas Indonesia Curi Perhatian di Eropa, Kini Giliran Dean James Beri Assist dan Bantu Go Ahead Eagles Menang

Lagi-lagi Pemain Timnas Indonesia Curi Perhatian di Eropa, Kini Giliran Dean James Beri Assist dan Bantu Go Ahead Eagles Menang

Lagi-lagi pemain Timnas Indonesia mencuri perhatian di Eropa. Kali ini, giliran Dean James tampil impresif bersama Go Ahead Eagles di lanjutan Liga Belanda.
Prediksi Skor Neom SC vs Al Qadsiah, Mampukah Tijjani Reijnders Bawa Tren Positif?

Prediksi Skor Neom SC vs Al Qadsiah, Mampukah Tijjani Reijnders Bawa Tren Positif?

Neom SC mengawali musim dengan dua hasil positif. Sementara Al Qadsiah yang kedatangan Tijjani Reijnders baru mengumpulkan tiga poin karena satu kekalahan.
Dorong RUU Migas agar Investor Kembali Dongkrak Lifting Minyak, DPR Soroti Birokrasi yang Berbelit

Dorong RUU Migas agar Investor Kembali Dongkrak Lifting Minyak, DPR Soroti Birokrasi yang Berbelit

DPR berharap RUU Migas yang sedang dimatangkan dapat memangkas birokrasi dan memberi kepastian investasi agar investor kembali masuk untuk mendongkrak lifting minyak nasional.
Terekam CCTV! Penjual Nasi Uduk Alami Pelecehan Seksual dari Pembeli, Suami yang Fokus Masak Akui Tak Sadar

Terekam CCTV! Penjual Nasi Uduk Alami Pelecehan Seksual dari Pembeli, Suami yang Fokus Masak Akui Tak Sadar

Aksi pelecehan seksual terhadap perempuan penjual nasi uduk dari seorang pembeli terekam jelas CCTV. Sang suami yang ada di lokasi mengaku awalnya tak sadar.
Nasib Keuangan Shio Tikus 24 Agustus 2026: Panen Cuan Murni atau Malah Buntung?

Nasib Keuangan Shio Tikus 24 Agustus 2026: Panen Cuan Murni atau Malah Buntung?

Tanggal 24 Agustus 2026 akan menjadi ajang pembuktian apakah intuisi Shio Tikus sanggup membuka pintu rezeki yang deras atau menguras habis isi dompet Anda.

Trending

Profil Chika Yenalovy, Istri Kasespri Prabowo yang Pernikahannya Dihadiri Jokowi, Gelar Prewed Mewah di Prambanan

Profil Chika Yenalovy, Istri Kasespri Prabowo yang Pernikahannya Dihadiri Jokowi, Gelar Prewed Mewah di Prambanan

Kedua tokoh tersebut disebut menjadi saksi dalam pernikahan Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovy.
Sosok Lylia dan Link Video Kasir Minimarket yang Viral di TikTok, Awas Modus Baru Phishing Bobol Data Pribadi

Sosok Lylia dan Link Video Kasir Minimarket yang Viral di TikTok, Awas Modus Baru Phishing Bobol Data Pribadi

Jagat TikTok tengah dihebohkan oleh perbincangan panas seputar isu narasi video berdurasi tujuh menit yang mengaitkan sosok kasir minimarket dengan nama Lylia -
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Dakwaan Terhadap Dokter Tifa Bakal Dibacakan

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Dakwaan Terhadap Dokter Tifa Bakal Dibacakan

Kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden RI ke-7 Jokow Widodo (Jokowi). Pasalnya, Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) bakal menggelar sidang lanjutan
Dua Bagian Kaki Korban Mutilasi Depok Ditemukan Radius 2-3 Kilometer dari Lokasi Penemuan Pertama

Dua Bagian Kaki Korban Mutilasi Depok Ditemukan Radius 2-3 Kilometer dari Lokasi Penemuan Pertama

Dua bagian kaki korban mutilasi Depok ditemukan dalam radius 2-3 kilometer dari lokasi penemuan pertama. 
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 24 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 24 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Memasuki Senin, 24 Agustus 2026, kondisi finansial sejumlah zodiak diprediksi mengalami perkembangan positif. Apakah kamu salah satunya yang bercuan deras?
Mengenal Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Ditangkap KPK dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru

Mengenal Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Ditangkap KPK dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang ditangkap KPK dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan serta gratifikasi penerimaan mahasiswa baru.
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Sejumlah Rekan Artis Beri Dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher

Ruben Onsu Jadi Tersangka, Sejumlah Rekan Artis Beri Dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher

Ruben Onsu jadi tersangka, sejumlah rekan artis beri dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher.
Selengkapnya

Viral