News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga jadi Korban Bullying, Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB Naik ke Tahap Penyidikan dengan Alasan Ini

kasus dugaan pembakaran santri di NTB ini terjadi pada Desember 2025. Kini kasusnya dilaporkan ke Polisi dan tengah didalami.
Kamis, 9 Juli 2026 - 14:13 WIB
Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ tiktok denny sumargo

Jakarta, tvonenews.com- Kasus dugaan pembakaran santri di NTB masih menjadi misteri. Sebab siapa pelaku dan apa motifnya sampai saat ini masih belum diketahui.

Muncul dua spekulasi di tengah publik, dan media sosial soal kasus dugaan pembakaran santri di NTB, yaitu korban bullying dan kelalaian santri. Namun sejauh ini masih menunggu dari pihak Kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Kepolisian Nusa Tenggara Barat telah mendalami kasus ini. Infonya pihak korban sudah melaporkan sejak Juni 2026.

ilustrasi KPAI Soroti Nasib Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok Tengah, Dua Anak Terkendala Biaya Pengobatan
ilustrasi KPAI Soroti Nasib Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok Tengah, Dua Anak Terkendala Biaya Pengobatan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Menurut Humas Polres Lombok Tengah, kasus ini telah dinaikkan. Sehingga masuk ke tahap penyidikan, yang sebelumnya penyelidikan.

"sejauh ini kasus, kita dalam proses untuk penyelidikan. Di hari sabtu kemarin tanggal 4 kasusnya sudah kita pindahkan ke penyidikan,"  kata Iptu Lalu Brata Kusandi, Kasi Humas Polres Lombok Tengah, dalam youtube tvonenews, Kamis (9/7).

Lebih lanjut, katanya kalau kasus ini dinaikkan bukan hanya karena adanya saksi. Namun juga melibatkan ahli untuk mendukung.

Sebagaimana kasus dugaan pembakaran santri di NTB ini terjadi pada 13 Desember 2025. Peristiwa yang menewaskan satu orang santri, 2 orang luka bakar berat.

"itu berdasarkan beberapa pertimbangan dengan ada bukti keterangan saksi, dan ahli pidana yang mutusin. Sudah digelar (gelar perkara) dan kasus dinaikkan ke penyidikan," jelasnya.

Dengan begitu, pihak Polisi belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut soal kasus terkait. Tim tvonenews.com juga mencoba menghubungi pihat terkait.

Dalam kasus ini, ada lima santri berkumpul di sebuah ruangan, setelah salah seorang santri bernama Moh. Reyhan meminta temannya membeli bensin yang akan digunakan untuk buat meluruskan kayu bengkok sebagai bahan pembuatan ketapel. Dalam momen itu, sebagian bensin dituangkan ke wadah mika kosong untuk dibakar.

2 santri korban dugaan pembakaran oleh senior di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah
2 santri korban dugaan pembakaran oleh senior di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah
Sumber :
  • Instagram/@senjajaya

Tanpa sengaja botol bensin itu belum ditutup tersenggol hingga api menyambar kasur bekas di belakang mereka.

Lalu kobaran api dengan cepat membesar dan memenuhi ruangan. Kemudian Reyhan bersama Yusuf Sapi'i berhasil keluar melalui pintu.

Sementara tiga santri lainnya, yakni Sahril Sobirin, Sahid Al Hudri, dan Ahmad Deven Ramadhan, tidak dapat menyelamatkan diri karena terhalang kobaran api.

Respons Publik

Di sisi lain sehubungan dengan kasus dugaan pembakaran santri di NTB ini muncul beragam komentar publik, yang mayoritas mengajak untuk mengawal ini sampai tuntas.

Salah satunya dari artis indonesia, Denny Sumargo yang baru-baru ini ikut merespons. Sebab keluarga korban batal hadir dalam podcastnya.

barusan gua habis bicara sama pengacara korban. Berdasarkan keterangannya, ini terjadi pada desember 2025," ungkap Densu.

"sedangkan lsporan polisi baru dibuat pada juni 2026," jelasnya.

Dengan begitu, Sumargo pun mengajak masyarakat untuk mengawal kasus ini, sehingga bisa diketahui secara pasti, sebab korban melaporkan ke Polisi.

"semoga adik-adik korban segera mendapat perawatan terbaik, cepat pulih dan keluarga diberikan kekuatan. Kita doakan kasus ini ditangani dengan seadil-adilnya, feeling gue sih waktu dekat bakal ada penetapan tersangka," pesan Denny Sumargo.

Dalam kolom komentar unggahan video artis yang disapa Bang Densu itu jadi ramai. Ada yang mempertanyakan, kenapa batal terbang ke Jakarta.

"curiga dikit si tiba-tiba berubah, eh update maksudnya," kata akun lapuyy.

"takut korban speak up kali bang densu. Jemput aja bawa ke JKT berobat ke JKT," tulis akun bonita.

"ya begitulah pondok sekarang nggak semua pondok jelek ya," kata charlotte.(klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Untuk pertama kalinya Pertamina menghadirkan camping ground di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Camping ground ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan kepada para penghuni.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral