Jejak Terakhir Dokter PPDS Anestesi di Riau Sebelum Ditemukan Tewas Mengenaskan di Semak Belukar, Di Mana?
- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Siak, tvOnenews.com - Polisi mengungkap jejak terakhir seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UNRI) di RSUD Tengku Rafian, Siak, Riau sebelum ditemukan tewas.
Kasi Humas Polres Siak, Aiptu Dedek Prayoga menyampaikan jejak terakhir dokter PPDS residen anestesi berinisial AKL (30) sempat tertangkap kamera CCTV rumah sakit.
Kata Dedek, kamera CCTV di bagian radiologi RSUD Tengku Rafian merekam AKL sedang berjalan kaki seorang diri. Dokter PPDS itu terlihat keluar dari area rumah sakit.
"Dia keluar dari area rumah sakit melalui pintu keluar di depan pos sekuriti II menuju ke arah luar," ungkap Dedek dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).
Pihak rumah sakit sempat memutuskan untuk mencari AKL. Hal itu terjadi setelah istri korban mencari keberadaan dokter PPDS tersebut di lingkungan rumah sakit pada Senin (13/7/2026) sore hari.
- Instagram/@fkunri_official
Sementara, istri AKL juga merupakan seorang dokter berinisiial YM (31). Istri dokter PPDS itu mengaku khawatir karena suaminya hilang kontak dan sulit dihubungi sama sekali sejak sore hari.
Seusai terekam kamera CCTV, jejak keberadaan AKL masih menjadi misteri. Sebab, rekan sejawat dokter PPDS itu turut membantu pencarian secara intens.
Pihak rumah sakit melalui petugas keamanan bersama YM mengecek rekaman CCTV di bagian radiologi rumah sakit. Kamera ini sebagai acuan dari RSUD melakukan pencarian terhhadap korban.
Petunjuk dari rekaman itu membuat pihak rumah sakit melanjutkan pencarian pada Selasa (14/7/2026). Sebanyak tiga saksi yakni petugas satpam bernama Arif Syahdu (31) dan Yudi Arianto (35) bersama pengemudi ambulans bernama Selamat (55) mencari AKL di sekitar rumah sakit.
Mereka belum menyerah. Ketiganya berinisiatif untuk melakukan penyisiran di area semak belukar di luar pagar rumah sakit tersebut.
"Upaya ini menjadi titik terakhir arah pergerakan korban di CCTV," tambahnya.
Saksi Temukan Dokter PPDS Anestesi Tewas di Semak Belukar
Penyisiran terus berlangsung lantaran AKL terakhir kali terekam kamera CCTV terlihat mengarah ke semak belukar. Saksi pun berinisiatif untuk memanjat pagar pembatas dari dalam area rumah sakit.
Saksi melihat ke area luar. Dari upaya ini, ia melihat korban sudah dalam kondisi tewas yang di mana posisinya terlentang tidak bernyawa di tengah semak belukar.
Posisi jasad AKL ditemukan tidak jauh dari rumah sakit. Jaraknya hanya sekitar 5 meter dari pagar pembatas atau sekitar 30 meter dari tepi Jalan Raja Kecik.
"Jasad korban di sebelah kiri. Sebuah tas milik korban juga ditemukan," katanya.
Penemuan ini membuat pihak rumah sakit langsung membuat laporan terkait temuan jenazah korban kepada pihak kepolisian. Hal ini mendorong polisi langsung datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.
(hap)
Load more