Di Mana Lokasi 8 Siswi MTS di Garut Tenggelam Membuat 1 Orang Tewas?
- Antara
Garut, tvOnenews.com - Delapan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Garut tenggelam. Peristiwa ini menyebabkan satu orang meninggal dunia saat sedang berenang bersama tujuh orang temannya.
Kejadian tenggelamnya delapan pelajar MTs terjadi di sebuah kolam penampungan mata air di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Kamis (16/7/2026), sekitar pukul 12.00 WIB.
Peristiwa ini membuat Tim Inafis Polres Garut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sebab, delapan pelajar dikabarkan tengah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi mengatakan pihaknya mencari informasi penyebab delapan siswi MTs tenggelam. Dari hasil penelusuran, mereka tidak sedang melakukan kegiatan MPLS.
"Ketika terjadi kecelakaan, ini bukan bagian dari kegiatan MPLS. Kegiatan MPLS ini sendiri sudah selesai sekitar pukul 12.00 WIB," ujar Susilo saat dihubungi tvOne, Jumat (17/6/2026).
- tvOneNews
Berdasarkan laporan dari Kepala Desa (Kades) Cidatar, Amun Sunjaya, lokasi delapan siswi MTs tersebut tenggelam terjadi di kolam penampungan air yang populer di wilayah Garut, tepatnya di Situ Cihaniwung.
Situ Cihaniwung sendiri berupa danau buatan seluas 1,5 hektare. Kolam ini dikelilingi kebun teh yang fungsinya ganda untuk menjadi lokasi penampungan air dan objek wisata alam.
Peristiwa ini bermula saat seorang siswi bersama rekan-rekannya datang ke lokasi. Mereka bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap para pelajar baru melaksanakan MPLS.
"Kegiatan MPLS ini untuk pengenalan alam atau tadabur alam di sekitar lokasi kejadian," terangnya.
Selepas kegiatan, mereka memasuki waktu istirahat dan jadwal makan siang di lokasi kejadian. Di tengah itu, korban bersama tiga orang siswa berenang ke mata air tersebut.
Aktivitas tersebut tentu membuat SJ dan tujuh siswi lainnya ikut bermain di pinggir kolam dengan ketinggian air lebih dari 2 meter.
Lanjut Susilo, mereka pun bermain air di tepian. Sayangnya SJ dan sejumlah temannya tiba-tiba tenggelam ketika ingin berenang ke mata air tersebut.
"Tiga pria siswa (bukan peserta MPLS) berenang di mata air tersebut. Delapan korban ini juga ikut bermain di sekitar mata air sehingga terjadi kejadian kecelakaan," bebernya.
Dari kejadian ini, tujuh pelajar lainnya berhasil diselamatkan. Namun, satu orang tenggelam dan dinyatakan meninggal dunia.
Personel Polsek Cisurupan langsung dikabarkan adanya insiden tersebut. Polisi meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban.
Ia menyampaikan bahwa, korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Tujuannya untuk dilakukan pemeriksaan.
Selain itu, petugas gabungan dari Polsek Cisurupan dan Unit Inafis Sat Reskrim Polres Garut melakukan olah TKP. Selepas itu, jasad korban dibawa kepada pihak keluarga dan langsung dimakamkan.
"Dari pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan kepada para saksi, olah TKP, pemasangan police line. Akan tetapi, dari pihak keluarga atau orang tua korban sendiri tidak melakukan penuntutan atau pelaporan dan menganggap kejadian ini suatu musibah," tukasnya.
(hap)
Load more