Mulai Penyebab Febrie Adriansyah Tidak Ditahan hingga Hotman Paris sebut Eks Jampidsus Sosok Berprestasi
- Dok.kejagung
"Di mana logikanya seorang bawahan Presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden? Yang telah mengembalikan uang negara Rp 430 triliun dengan cara seperti ini," kata Hotman Paris kepada wartawan.
Hotman Paris mengaku mendapat informasi bahwa proses hukum yang dilakukan Polri terhadap Febrie tidak diketahui oleh Prabowo.
"Bayangin, orang yang kebanggaannya Presiden tiba-tiba dikriminalisasi bahkan tanpa pamit sama Presiden. Karena waktu saya di Singapura, saya bikin akun bahwa nggak mungkin Presiden nggak tahu, ternyata nggak (tahu)," ungkapnya.
Menurut Hotman Paris, tindakan mentersangkakan Febrie merupakan bentuk kurangnya penghormatan terhadap Presiden Prabowo. Dia menduga apa yang dilakukan Febrie dalam membongkar kasus-kasus besar seperti Petral hingga MBG telah mengganggu kenyamanan para oligarki.
"Banyak oligarki yang terganggu. Benar-benar dengan melakukan itu terhadap mantan Jampidsus ini, saya melihat kurang penghormatan terhadap Presiden Prabowo," jelas Hotman.
Dalam kesempatan itu, Hotman Paris juga membeberkan alasannya pasang badan membela Febrie dalam dugaan korupsi itu. Dia mengklaim keputusannya menjadi kuasa hukum Febrie bukan demi uang atau sekadar cari muka.
"Jangan tanya saya cari muka, saya tidak butuh uang lagi. Dan semua klien saya konglomerat, tanya semuanya," beber Hotman.
"Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Saya bayarannya supermahal di Indonesia," pungkas Hotman Paris. (aag)
Load more