News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diplomasi Indonesia–Papua Nugini, BNPP RI Dukung Kerja Sama Listrik untuk Masyarakat Perbatasan

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen dan perhatiannya terhadap masyarakat Wutung yang diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan hingga kawasan perbatasan.
Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:20 WIB
Penguatan kerja sama antara Indonesia dan Papua Nugini.
Sumber :
  • BNPP RI

Jakarta, tvOnenews.com - Kerja sama penyediaan pasokan listrik bagi masyarakat Wutung, Papua Nugini, menjadi pembahasan dalam Bilateral Consultation between Minister of Home Affairs of the Republic of Indonesia and Minister for Tourism, Arts and Culture of the Independent State of Papua New Guinea.

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI mendukung penuh penguatan kerja sama Indonesia dan Papua Nugini (PNG) dalam forum yang digelar di Jakarta, pada Kamis (16/7/2026) tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri, Safrizal, serta dihadiri Delegasi Papua Nugini dan Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP RI, Amrullah M. Ridha, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan pembangunan kawasan perbatasan.

Dalam pembahasan tersebut, kedua delegasi melanjutkan diskusi yang telah dimulai pada tahun 2024 mengenai skema tarif listrik untuk masyarakat Wutung.

Pertemuan juga membahas usulan baru dari pihak Papua Nugini terkait penyesuaian tarif yang akan menjadi bahan pembahasan lanjutan dalam penyempurnaan rancangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Safrizal, menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen mencari solusi terbaik yang tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi, tetapi juga hubungan strategis kedua negara.

"Kami akan melanjutkan hasil pembahasan ini kepada otoritas yang lebih tinggi. Jika terdapat selisih tarif yang memerlukan kebijakan khusus, tentu harus ditempuh melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan," ujar Safrizal dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).

Ia mengungkapkan bahwa perhatian Pemerintah Indonesia terhadap masyarakat Wutung telah diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan hingga kawasan perbatasan. 

Bahkan, pada 2024 kedua pihak telah menyepakati tarif sebesar 20 sen dolar AS per kilowatt dengan skema hibah pemerintah Indonesia untuk menutup selisih biaya. Namun, implementasi kesepakatan tersebut tertunda setelah adanya usulan tarif baru dari pihak Papua Nugini.

Lebih lanjut, Safrizal menekankan bahwa pengembangan kawasan perbatasan tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga pembangunan berbagai fasilitas penunjang yang dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat Indonesia dan Papua Nugini.

"BNPP memiliki banyak program untuk masyarakat di kawasan perbatasan. Kami akan membangun pasar dan berbagai fasilitas yang dapat digunakan bersama oleh masyarakat Wutung dan masyarakat Papua," katanya.

Safrizal menambahkan, bahwa pembahasan lanjutan bersama Papua Nugini direncanakan berlangsung pada agenda Joint Border Committee (JBC) berikutnya pada Oktober mendatang.

Sementara itu, Delegasi Papua Nugini menyampaikan bahwa usulan penyesuaian tarif semata-mata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Wutung yang hidup berdampingan dengan masyarakat Indonesia di wilayah perbatasan.

"This tariff that this provincial government at the border that look after the border people are proposing to you now is power for the border people, which are also Indonesian people. They are family intermarriages. And so we ask the regulatory, that however the tariff is and the subsidy is, and it is affordable for the people of Wutung," jelas perwakilan Delegasi Papua Nugini.

Delegasi PNG juga menilai penyediaan listrik yang terjangkau akan memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di kedua sisi perbatasan. Oleh sebab itu, pihaknya berharap Pemerintah Indonesia bersama PLN dapat mempertimbangkan skema tarif yang mencerminkan semangat kerja sama dan kepentingan masyarakat perbatasan.

Menanggapi perkembangan tersebut, Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP RI, Amrullah M. Ridha, menekankan pentingnya penyamaan arah kebijakan pemerintah sebelum membahas aspek teknis maupun komersial pelaksanaan kerja sama.

"Yang perlu kita sepakati terlebih dahulu adalah seperti apa arah hubungan Indonesia dengan Papua Nugini ke depan. Persoalan tarif menjadi bagian yang dapat diselesaikan kemudian," ungkap Amrullah.

Menurutnya, kerja sama di kawasan perbatasan perlu dipandang sebagai investasi strategis pemerintah dalam memperkuat hubungan bilateral, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor.

"Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Papua Nugini. Bisa saja kita memberikan dukungan melalui skema tertentu yang memberikan manfaat lebih besar bagi kepentingan kedua negara," tambahnya.

Melalui konsultasi bilateral ini, Indonesia dan Papua Nugini menunjukkan komitmen bersama untuk terus membangun kawasan perbatasan sebagai ruang kerja sama yang produktif, inklusif, dan saling menguntungkan. 

BNPP RI menegaskan akan terus mendukung berbagai langkah strategis pemerintah guna menghadirkan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat di wilayah perbatasan sekaligus memperkuat hubungan persahabatan kedua negara. (ant/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral