News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Teknik Unsoed, Pelapor Minta Mendiktisaintek Jalankan Rekomendasi

Yanto menilai langkah mengembalikan penanganan kasus ke Unsoed justru mengulang proses yang sebelumnya tidak berjalan selama lebih dari satu tahun sejak laporan pertama disampaikan.
Senin, 20 Juli 2026 - 09:27 WIB
Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek)
Sumber :
  • dok. Kemdiktisaintek

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan plagiasi dan fabrikasi yang dilakukan seorang Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memasuki babak baru.

Dosen Fakultas Teknik Unsoed yang merupakan pelapor sekaligus korban dugaan plagiasi mendorong Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yunarto untuk melaksanakan rekomendasi dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Pendidikan Tinggi berupa pencabutan status Guru Besar terhadap salah seorang Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang diduga melakukan plagiasi dan fabrikasi dalam papernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yanto mengatakan bahwa rekomendasi itu seharusnya dijalankan tanpa mengembalikan proses pemeriksaan ke pihak kampus.

Yanto menilai langkah mengembalikan penanganan kasus ke Unsoed justru mengulang proses yang sebelumnya tidak berjalan selama lebih dari satu tahun sejak laporan pertama disampaikan.

"Seharusnya menteri bisa menggunakan laporan hasil audit Irjen beserta rekomendasinya, itu harusnya ditindaklanjuti," katanya saat dihubungi, pada Jumat (17/7/2026).

Ia mengaku memperoleh informasi bahwa nterian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah menyelesaikan audit dan menyerahkan laporan hasil audit (LHA) kepada menteri pada Januari 2026 terkait dugaan plagiasi Guru Besar Teknik Unsoed itu. 

Berdasarkan informasi yang diterimanya, audit tersebut menemukan dugaan fabrikasi penelitian dan plagiasi yang dilakukan terlapor.

"Setahu saya, rekomendasinya adalah mencabut status guru besar yang bersangkutan," tuturnya. 

Namun, hingga kini rekomendasi tersebut disebut belum ditindaklanjuti Kemendiktisaintek. Yanto justru mendapat informasi bahwa kementerian mengembalikan penanganan kasus kepada Unsoed untuk dilakukan pemeriksaan ulang.

"Kenapa kasusnya dikembalikan ke Unsoed? Ini sudah lebih dari tiga bulan sejak kementerian memberikan perintah ke Unsoed dan sampai sekarang tidak ada pemeriksaan sama sekali terhadap kasus ini," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yanto juga menilai Unsoed tidak menjalankan mekanisme pemeriksaan sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku. Menurutnya, pembentukan tim pemeriksa hingga pelibatan senat dan komisi etik kampus tidak pernah dilakukan.

Sebelumnya, Yanto menjelaskan laporan dugaan plagiasi Guru Besar Fakultas Teknik Unsoed pertama kali disampaikan kepada Rektor Unsoed pada Mei 2024 dengan tembusan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Namun, menurutnya, laporan tersebut tidak mendapat tindak lanjut selama lebih dari satu tahun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Italia Pepet Pep Guardiola

Italia Pepet Pep Guardiola

Manajer Teknik Federasi Sepak Bola Italia yang baru, Paolo Maldini, sedang berupaya sekuat tenaga untuk merekrut Pep Guardiola sebagai pelatih baru tim nasional (timnas) untuk Kejuaraan Piala Eropa 2028.
Lamine Yamal Terlalu Muda untuk Sukses Sempurna

Lamine Yamal Terlalu Muda untuk Sukses Sempurna

Lamine Yamal mencatatkan namanya dalam buku sejarah usai membantu Spanyol juara Piala Dunia 2026 meski gol yang dicetak bukan dari kakinya.
Hati-hati! 4 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Bernasib Buruk Besok 21 Juli 2026

Hati-hati! 4 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Bernasib Buruk Besok 21 Juli 2026

Hati-hati! Empat zodiak diprediksi menghadapi tantangan pada 21 Juli 2026. Gemini rawan salah paham, hingga Pisces jangan terjebak overthinking.
Jaga Marwah Penegakan Hukum, Eks Jampidsus Dinilai Berpotensi Dituntut Hukuman Berat

Jaga Marwah Penegakan Hukum, Eks Jampidsus Dinilai Berpotensi Dituntut Hukuman Berat

Pengungkapan dugaan kasus korupsi dan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah turut menuai sorotan tajam publik.
Pakar Hukum Sebut Peran Tim 9 Jadi Harapan Keutuhan Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus

Pakar Hukum Sebut Peran Tim 9 Jadi Harapan Keutuhan Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus

Berbagai pihak turut menyorot tajam terkait perkembangan kasus dugaan korupsi dan TPPU yang melibatkan eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Sinergi Dua BUMN Dorong Peningkatan Standar Keselamatan Transportasi Laut

Sinergi Dua BUMN Dorong Peningkatan Standar Keselamatan Transportasi Laut

Sebagai negara kepulauan dengan jalur pelayaran yang sangat luas, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjaga keselamatan transportasi laut.

Trending

Polda Jabar Bongkar Sindikat Judi Online Lintas Negara Berkedok Live Streaming Dazz Live dan Dazz X, Bos WNA Tiongkok Ditangkap

Polda Jabar Bongkar Sindikat Judi Online Lintas Negara Berkedok Live Streaming Dazz Live dan Dazz X, Bos WNA Tiongkok Ditangkap

Polda Jabar menangkap sindikat di bawah naungan PT Giant View Technology (GVT) yang memanfaatkan platform live streaming sebagai kedok untuk menjalankan aktivitas perjudian daring lintas negara.
Perikanan Jadi Andalan Papua Barat Daya, Produksi Ikan Sorong Lampaui 3,5 Juta Kilogram

Perikanan Jadi Andalan Papua Barat Daya, Produksi Ikan Sorong Lampaui 3,5 Juta Kilogram

Sepanjang 2025, aktivitas di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sorong tercatat mencapai 749 kapal dengan volume pendaratan ikan sebesar 3,57 juta kilogram dan nilai produksi lebih dari Rp86,2 miliar.
Dugaan Pungli Parkir di Festival Rontek Pacitan 2026, Dishub Beri Penjelasan

Dugaan Pungli Parkir di Festival Rontek Pacitan 2026, Dishub Beri Penjelasan

Festival Rontek 2026 Pacitan menyisakan polemik parkir liar. Warga mengaku dipungut tarif tanpa karcis oleh petugas beratribut Dishub, diduga memicu kebocoran PAD.
Kronologi Kericuhan Usai Final Piala Dunia 2026: Pemain Argentina Ngamuk, Cekik Garcia dan Nyaris Hajar Gavi

Kronologi Kericuhan Usai Final Piala Dunia 2026: Pemain Argentina Ngamuk, Cekik Garcia dan Nyaris Hajar Gavi

Selebrasi kemenangan Timnas Spanyol di final Piala Dunia 2026 ternyata sempat diwarnai kericuhan, setelah pemain Argentina mengamuk dan nyaris menghajar sejumlah pemain La Furia Roja.
Hasil Final Piala Dunia 2026: Spanyol Vs Argentina Lanjut Babak Perpanjangan Waktu Usai Hasil Imbang Tanpa Gol di 90 Menit Penuh 

Hasil Final Piala Dunia 2026: Spanyol Vs Argentina Lanjut Babak Perpanjangan Waktu Usai Hasil Imbang Tanpa Gol di 90 Menit Penuh 

Hasil pertandingan final Piala Dunia 2026, di mana aksi jual beli serangan di laga Argentina melawan Spanyol berakhir imbang tanpa gol.
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turut mengapresiasi langkah transformasi Bank Jakarta melalui peresmian KCP Kebayoran Park sebagai future branch.
KBRI Tokyo Gelar Akad Nikah Bersama Perdana di Sapporo

KBRI Tokyo Gelar Akad Nikah Bersama Perdana di Sapporo

KBRI Tokyo, bekerja sama dengan MWCINU Hokkaido, PRIM) Hokkaido, Komunitas Ngaji Kuy, Sahabat Hokkaido Indonesia (SaHI) dan Pengajian Muslimah Sakura, telah menggelar Akad Nikah Bersama warga Indonesia.
Selengkapnya

Viral