News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panglima TNI Pastikan TNI Siap Dukung Target Presiden untuk Swasembada Beras

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan, pendampingan TNI Angkatan Darat terhadap sektor pertanian telah berkontribusi terhadap pencapaian target produksi beras nasional 2026.
Rabu, 22 Juli 2026 - 09:19 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan, pendampingan TNI Angkatan Darat terhadap sektor pertanian telah berkontribusi terhadap pencapaian target produksi beras nasional 2026.

Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto saat panen raya terintegrasi tebu, padi, dan kedelai, di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejak Januari hingga Juni 2026, total luas panen mencapai 6,26 juta hektar dengan produksi 19,2 juta ton beras, atau telah mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026,” katanya.

Sementara itu, untuk panen pada Juli 2026, TNI AD mendampingi panen padi di lahan seluas 479.659 hektar.

Menurutnya, upaya yang dilakukan TNI ini untuk memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor. Dia menjelaskan, sinergi TNI bersama pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Panen raya ini adalah bukti nyata TNI hadir memperkuat kemandirian pangan dan memajukan perekonomian bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” kata dia.

Keberhasilan yang dicapai TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo. Untuk itu, Prabowo meminta keterlibatan TNI dan Polri di tengah petani dan nelayan demi ketahanan pangan Indonesia tidak dipersoalkan.

"Sudah enggak usah terlalu apa lah ini, prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kondisi yang terjadi di Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan negara lain. Prabowo juga mengingatkan bahwa TNI dan Polri punya tugas menyelesaikan masalah-masalah yang dialami rakyat.

"Ini Indonesia. TNI, Polri milik rakyat. Kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat. Kalau di negara lain itu urusan kau," tegasnya.

Prabowo merasa bangga atas kinerja TNI dan Polri dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. "Kita atasi. Kesulitan rakyat kita atasi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Negara mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia.

"TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri. Kewajiban semua komponen untuk bersatu, untuk bahu-membahu, berbuat langkah-langkah yang benar, langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu," ucap dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran di Depok Hari Ini, Babinsa Korem 051 Wijayakarta Ikut Bantu Padamkan Api

Kebakaran di Depok Hari Ini, Babinsa Korem 051 Wijayakarta Ikut Bantu Padamkan Api

Kobaran api kembali mengancam keselamatan warga di tengah padatnya permukiman. Kebakaran terjadi di lahan kosong yang berada di Jalan Juanda Raya, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok
Sorot Ancaman Era Digital dan AI, Pakar Teknologi Tekankan Masalah Kedaulatan Data dan Kualitas SDM

Sorot Ancaman Era Digital dan AI, Pakar Teknologi Tekankan Masalah Kedaulatan Data dan Kualitas SDM

Pakar teknologi Muhammad Al Husaini menyoroti ancaman era AI terhadap daya kritis, kualitas SDM, privasi, dan kedaulatan data yang penting bagi ketahanan nasional.
Pencarian Kapal Rombongan Wartawan di Selat Sunda Belum Berbuah Hasil, Tim SAR Terus Sisir Kawasan Anak Krakatau

Pencarian Kapal Rombongan Wartawan di Selat Sunda Belum Berbuah Hasil, Tim SAR Terus Sisir Kawasan Anak Krakatau

Upaya pencarian terhadap delapan orang, terdiri dari lima pewarta dan tiga awak kapal cepat (speedboat), yang hilang kontak sejak Senin (7/9) terus dilakukan. 
Polres Tangsel Telusuri Dugaan Penyebaran Uang Palsu Pecahan Dolar Singapura, Ini Versi Kuasa Hukum

Polres Tangsel Telusuri Dugaan Penyebaran Uang Palsu Pecahan Dolar Singapura, Ini Versi Kuasa Hukum

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menangani kasus dugaan uang palsu pecahan 10.000 Dolar Singapura (SGD).
Hari Kedua Pencarian 8 Orang di Anak Krakatau Nihil, SAR Siapkan Perluasan Area

Hari Kedua Pencarian 8 Orang di Anak Krakatau Nihil, SAR Siapkan Perluasan Area

Pencarian lima wartawan dan tiga kru speedboat yang hilang di Selat Sunda masih nihil pada hari kedua. Tim SAR siapkan perluasan area pencarian.
Telkomsel Enterprise Dukung Transformasi Digital Ekosistem Logistik, Buka Kesempatan Luas untuk Kolaborasi

Telkomsel Enterprise Dukung Transformasi Digital Ekosistem Logistik, Buka Kesempatan Luas untuk Kolaborasi

Telkomsel Enterprise pertemukan sekitar 35 pimpinan perusahaan logistik nasional untuk ubah tantangan operasional menjadi agenda transformasi digital.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral