Marak Begal di Bandung, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah Rp50 Juta bagi Warga yang Berhasil Lumpuhkan Begal
- tvOnenews.com Edit / YouTube KDM / tvOnenews.com - ANF
Bandung, tvOnenews.com - Akhir-akhir ini begal tengah banyak berkeliaran di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota dan Kabupaten Bandung.
Aksi kekerasan yang kerap dilakukan para begal ini tentu membuat masyarakat Jawa Barat resah.
Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara bagi masyarakat yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan, seperti begal, dengan hadiah uang tunai hingga Rp50 juta. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya.
Kebijakan itu diambil sebagai upaya memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat di tengah keresahan warga terhadap maraknya aksi kriminalitas.
- Cepi Kurnia/tvOne
Selain mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, Dedi juga menginstruksikan seluruh unsur petugas keamanan, mulai dari Satpol PP hingga Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), untuk meningkatkan kesiapsiagaan di titik-titik strategis.
Patroli malam diminta lebih dioptimalkan dengan menyalakan lampu rotator sebagai tanda kehadiran petugas di lapangan.
"Yang pertama, mobil patroli harus siaga dalam setiap malam, lampu tanda bahayanya harus terus menyala. Satpol PP, Damkar siaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu. Warga bersiskamling, menjaga diri dan dijaga diri, ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong," kata Dedi dalam unggahannya.
Tak hanya menyiagakan aparat, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini juga menyiapkan hadiah bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan, seperti maling, copet, jambret, begal, maupun perampok. Nilai hadiah yang disiapkan berkisar antara Rp5 juta hingga Rp50 juta.
Namun, Dedi menegaskan terdapat syarat utama dalam pemberian hadiah tersebut, yakni pelaku harus diserahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Yang berikutnya, saya memberikan sayembara kepada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta bagi yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," katanya. (cep/muu)
Load more