News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, angkat bicara terkait tewasnya pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali.
Senin, 27 Juli 2026 - 02:01 WIB
Rieke Diah Pitaloka- Komisi XIII
Sumber :
  • dpr.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, angkat bicara terkait tewasnya pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Rieke menegaskan negara tidak hanya berkewajiban menegakkan hukum terhadap para pelaku pengeroyokan, tetapi juga harus hadir memberikan perlindungan kepada keluarga korban, terutama anak yang ditinggalkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Praduga tak bersalah, hak hidup dan perlindungan anak adalah harga mati. Negara wajib hadir memulihkan trauma anak dan menjamin kehidupan keluarga korban," kata Rieke dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, peristiwa tersebut menjadi ironi di tengah citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang dikenal dengan keramahan masyarakatnya.

Ia menyinggung bahwa insiden tersebut terjadi ketika Bali tengah menjadi sorotan internasional melalui gelaran "Silent Disco Run", namun di saat bersamaan justru muncul aksi main hakim sendiri yang merenggut nyawa seseorang.

Rieke menegaskan tidak boleh ada ruang bagi tindakan main hakim sendiri. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam aksi pengeroyokan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Proses hukum harus berjalan, pelaku pengeroyokan wajib diusut tuntas," tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak menerapkan standar ganda dalam menangani perkara.

Rieke meminta kepolisian memastikan setiap warga negara memperoleh perlakuan yang sama di hadapan hukum, tanpa membedakan status maupun kewarganegaraannya.

"Mari kita kita buktikan hukum berlaku untuk semua. Kepada Polri tegakkan hukum dan pulihkan kepercayaan publik," katanya.

Untuk mengusut kasus tersebut, Rieke merekomendasikan pembentukan tim khusus yang bertugas menyelidiki secara menyeluruh kronologi kejadian, penyebab kematian korban, hingga kemungkinan adanya kelalaian yang menyebabkan aksi massa tidak dapat dicegah.

Selain itu, ia meminta proses penyelidikan dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan penanganan perkara.

"Jangan biarkan ada kesan 'kasus bule cepat, kasus rakyat sendiri lambat'. Keadilan harus terasa, bukan hanya di atas kertas," tegasnya.

Lebih lanjut, Rieke menilai penyelesaian persoalan tidak cukup hanya melalui proses hukum. Ia mengajak seluruh pihak kembali menghidupkan nilai-nilai budaya Bali yang selama ini dikenal menjunjung tinggi keharmonisan.

Menurutnya, filosofi Tri Hita Karana dapat menjadi pedoman dalam menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat, mulai dari menghormati kehidupan sebagai anugerah Tuhan, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, hingga memastikan tidak ada warga yang terpaksa melakukan tindak pidana karena tekanan ekonomi.

"Jangan biarkan Bali kehilangan jiwanya, Bali yang damai," ujarnya.

Rieke juga meminta pemerintah daerah memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui jaring pengaman sosial bagi keluarga rentan, penyediaan layanan bantuan hukum di tingkat desa, serta pelatihan bagi pecalang dan aparat desa mengenai prosedur penanganan terhadap terduga pelaku tindak pidana sebelum diserahkan kepada kepolisian.

"Mari jadikan keamanan wisatawan berbanding lurus dengan rasa aman warga loka," tegasnya.

Di sisi lain, ia mendorong agar desa adat kembali diperkuat sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Menurut Rieke, peran lembaga adat perlu dioptimalkan, termasuk penerapan sanksi adat untuk perkara-perkara ringan serta memastikan pecalang bertugas mengamankan situasi sebelum menyerahkan terduga pelaku kepada aparat penegak hukum.

"Hukum harus ditegakkan, kemanusiaan harus dijaga, dan budaya Bali harus dirawat," kata Rieke.

"Jangan biarkan emosi sesaat merusak nilai tepo seliro yang sudah diwariskan leluhur. Negara siap mendukung dengan penguatan regulasi dan anggaran agar desa adat tidak berjuang sendiri," pungkasnya. (Ant/cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Staf Khusus Menteri Hukum RI Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot menyebut ada skenario yang menyebut bahwa Timnas Indonesia akan disingkirkan oleh Malaysia dan Singapura.
IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA berpotensi menghapus gap tarif produk padat karya RI-Vietnam di Eropa dan membuka peluang Indonesia menarik relokasi investasi.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Viral di media sosial, yang memperlihatkan adanya seorang ibu datang ke tempat tongkrongan senior yang diduga pelaku bully pada anaknya. Kasus ini disorot KDM.
Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi
Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Ganda campuran andalan Indonesia yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil meyumbang medali emas ketiga untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026.
Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi kian meluas hingga mendekati

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral