Tak Hanya Jaga Kedaulatan, TNI Kini Bantu Ketahanan Pangan
- TMMD Kodim.
Jakarta, tvOnenews.com - Warga Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, mulai merasakan manfaat pembangunan dua titik sumur bor yang dikerjakan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan ketersediaan air yang selama ini menjadi tantangan, terutama untuk kebutuhan irigasi pertanian dan penyediaan air bersih.
Dua sumur bor dibangun di Dukuh Lumbungsilayu dan Dukuh Menur. Pengerjaannya dilakukan oleh personel Satgas TMMD Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga setempat melalui kerja bakti.
Keberadaan sumber air baru itu menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini bergantung pada ketersediaan air untuk mengelola lahan pertanian. Salah satu sumur bahkan telah berhasil mengeluarkan air, meski masih dalam tahap pengurasan agar kualitas air menjadi lebih jernih sebelum dimanfaatkan secara optimal.
Bagi warga, keberhasilan tersebut menjadi harapan baru menjelang musim tanam. Ketersediaan air yang lebih stabil dinilai dapat membantu menjaga produktivitas lahan sekaligus mengurangi risiko gagal panen ketika musim kemarau datang.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat di pedesaan.
"Kami ingin setiap kegiatan TMMD benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Ketika akses air terpenuhi, pertanian dapat berkembang, perekonomian masyarakat bergerak, dan kesejahteraan pun ikut meningkat. Itulah tujuan utama yang terus kami perjuangkan melalui TMMD," ujar Letkol Inf Reza Sahputra, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk akses terhadap sumber air yang menjadi kebutuhan dasar.
Ia juga menilai keberhasilan pembangunan sumur bor tidak lepas dari kolaborasi antara aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat yang terlibat selama proses pengerjaan.
"TMMD membuktikan bahwa persoalan di desa dapat diselesaikan melalui kebersamaan. Kami berharap sumur bor ini tidak hanya menjadi sumber air, tetapi juga menjadi sumber harapan yang mampu meningkatkan hasil pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan memberi manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," tuturnya.
Selain mendukung aktivitas pertanian, keberadaan dua sumur bor tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan warga sebagai sumber air bersih, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh sektor pertanian, tetapi juga kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Pemerintah Desa Parangjoro turut mengapresiasi pembangunan fasilitas tersebut. Kepala desa bersama perangkat desa telah meninjau langsung lokasi sumur bor dan menilai keberadaannya menjadi solusi yang telah lama dinantikan warga.
Dengan pasokan air yang lebih memadai, petani memiliki peluang untuk meningkatkan intensitas tanam dan menjaga produktivitas lahan sepanjang tahun. Ketersediaan air yang lebih baik juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa sekaligus mendukung perekonomian masyarakat yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian.
Program TMMD Reguler ke-129 sendiri merupakan salah satu program kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang berfokus pada pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan desa. Selain pembangunan sumur bor, program ini juga mendorong semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah pedesaan.
Bagi warga Desa Parangjoro, mulai mengalirnya air dari sumur bor menjadi simbol dimulainya harapan baru. Setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan air, mereka kini memiliki sumber air yang diharapkan mampu menopang aktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang. (cmi)
Load more