News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Disebut Rugikan Petani Tembakau, Ini Penjelasan Kementan

Rancangan kebijakan pembatasan kadar nikotin dan tar dalam produk tembakau di Indonesia masih menuai sorotan.
Senin, 27 Juli 2026 - 21:07 WIB
Ilustrasi Tembakau
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Rancangan kebijakan pembatasan kadar nikotin dan tar dalam produk tembakau di Indonesia masih menuai sorotan.

Kementerian Pertanian (Kementan) turut menyorot ramainya penolakan yang datang dari petani tembakau terkait wacana kebijakan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Kelompok Tanaman Semusim Direktorat Tanaman Semusim Kementan, Yudi Wahyudi mengatakan wacana tersebut perlu mempertimbangkan dampak terhadap para petani tembakau.

Ia menekankan pihaknya yang bertanggungjawab mengurusi varites komoditas strategis tersebut tidak dilibatkan secara utuh.

“Kementerian Pertanian tidak dilibatkan secara meyeluruh dalam pembahasan ini karena rancangan aturan ini berlandaskan pada mandat undang-undang Kesehatan (aspek hilir/konsumsi) bukan pada undang-undang pertanian (aspek hulu/produksi). Walaupun demikian Kementerian Pertanian tetap memberikan dukungan berupa data-data terkait komoditas tembakau yang diperlukan,” kata Yudi kepada awak media, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Yudi menuturkan dari sisi hulu produksi tanaman tembakau diperlukan waktu 30 tahun untuk memberikan kepastian agar para peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementan dapat menemukan varietas rendah nikotin yang tetap tangguh di lahan tropis dan ramah biaya bagi petani tradisional.  

“Tanpa waktu transisi sepanjang ini, industri lokal dipastikan kolaps lebih dulu sebelum benih ideal tersebut selesai diteliti. Menurunkan kadar nikotin pada tanaman tembakau melalui persilangan tradisional (non-GMO) membutuhkan proses seleksi genetik yang sangat lama. Setiap generasi tanaman membutuhkan waktu satu musim tanam penuh. Untuk menstabilkan sifat rendah nikotin tanpa merusak daya tahan tanaman terhadap hama lokal, dibutuhkan puluhan generasi persilangan. Selain itu, kadar nikotin tembakau lokal Indonesia (seperti Kemloko di Temanggung atau Mole di Jawa Barat) berkisar antara 3 persen. hingga 8% karena faktor tanah vulkanik dan paparan sinar matahari tropis,” jelas Yudi.

Yudi menekankan mengubah kadar nikotin ini secara drastis sama saja dengan mengubah identitas geografis komoditas tersebut yang ujungnya membutuhkan waktu adaptasi alamiah lintas generasi petani. 

Sementara itu, pertimbangan dari segi ekonomi, jika pembatasan ini akhirnya memaksa pengurangan lahan tembakau.

Alhasil, kata Yudi, negara membutuhkan waktu setidaknya satu generasi (sekitar 25–30 tahun) untuk mengedukasi dan mengalihkan jutaan petani ke komoditas substitusi yang memiliki nilai ekonomi setara. 

“Hal ini mengingat tanaman tembakau adalah salah satu komoditas yang sangat spesifik lokasi (site-specific), di mana interaksi genetik tanaman dengan iklim dan tanah setempat menentukan hasil akhir. Belum lagi, petani tembakau akan melihat apakah varietas tembakau yang kadar nikotin dan tar rendah ini memiliki pasar atau nilai ekonomi yang setara dengan varietas lokal yang selama ini dikembangkan. Karena petani akan melihat dari sisi keuntungannya untuk dapat membudidayakan varietas tembakau yang baru tersebut,” paparnya.

Senada, Direktur Minuman, Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Merrijantij Pungungan Pintaria memberikan pandangannya akan rencana penetapan batasan kadar nikotin pada produk tembakau. 

Ia memaparkan jika batas maksimal nikotin dipatok di level 1 mg, maka industri rokok dalam negeri secara otomatis dipaksa untuk mengandalkan bahan baku impor dan hasil tembakau dalam negeri tidak dapat terserap secara maksimal.

"Target kadar nikotin 1 miligram dan tar 10 miligram mungkin baru dapat dicapai dalam jangka waktu sekitar 30 tahun. Karena itu, kebijakan harus mempertimbangkan aspek kesehatan, ekonomi, serta keberlangsungan tenaga kerja, baik di sektor hulu maupun industri," katanya.

Selain itu, aturan tersebut juga membagasi kandungan Tar dalam rokok maksimal ada di level 10 miligram.

“Kalau tar dibatasi 10 miligram saat ini, peraturan yang ada di SNI tar itu adalah 55 miligram. Sementara rekomendasi dari tim penyusun ini adalah 10 miligram, artinya semua rokok kretek ini akan tutup, tidak bisa operasional, apakah kita sudah siap?," katanya.(raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Belajar dari Piala AFF 2026, Singapura Bisa Jadi Batu Sandungan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

John Herdman Belajar dari Piala AFF 2026, Singapura Bisa Jadi Batu Sandungan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

‎Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada pertandingan pertama Grup A Divisi 1. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam.
Lebih Muda dari Pemain Tertua Singapura, Gavin Lee Ungkap Cara 'Taklukkan' Tim untuk Nurut

Lebih Muda dari Pemain Tertua Singapura, Gavin Lee Ungkap Cara 'Taklukkan' Tim untuk Nurut

Walau sudah bersama-sama Timnas Singapura sejak 2024 lalu, ternyata Gavin Lee masih sering mendapatkan pertanyaan soal usianya yang masih seumuran dengan skuad Singapura. 
Belum 'Move On' dari Megawati Hangestri, Pemain Red Sparks Malah Kedapatan Grebek Markas Hyundai Hillstate

Belum 'Move On' dari Megawati Hangestri, Pemain Red Sparks Malah Kedapatan Grebek Markas Hyundai Hillstate

Daejeon JungKwanJang Red Sparks tampaknya mulai sepenuhnya meretas bayang-bayang kejayaan era Megawati Hangestri Pertiwi. Setelah dua musim berturut-turut mengg
Daratan Baru Anak Krakatau Capai 32,8 Hektare, Seluas Puluhan Lapangan Sepak Bola

Daratan Baru Anak Krakatau Capai 32,8 Hektare, Seluas Puluhan Lapangan Sepak Bola

Daratan baru di sekitar Gunung Anak Krakatau mencapai 32,8 hektare. Badan Geologi menduga daratan terbentuk dari material erupsi yang mengendap.
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Ramal Hasil Mengejutkan di GBK

Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Ramal Hasil Mengejutkan di GBK

Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan melawan Singapura pada pertandingan pembuka Grup A. Media Vietnam beri prediksi skor.
Heboh Dugaan Fasilitas 'Apartemen' di Lapas Cibinong, Pimpinan DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa bagi Napi

Heboh Dugaan Fasilitas 'Apartemen' di Lapas Cibinong, Pimpinan DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa bagi Napi

Parlemen menyoroti keras dugaan perlakuan istimewa terhadap warga binaan di dalam penjara. Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa menggarisbawahi bahwa seluruh narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas) berhak atas perlakuan yang setara tanpa privilese fasilitas hunian.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Peluang karier mulai terbuka! 4 zodiak ini diprediksi makin bersinar besok, 25 September 2026. Siapa yang bakal mendapat kesempatan menarik?
Selengkapnya

Viral