News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Video Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi Viral, Gubernur KDM Geram Desak Petugas yang Palak Sopir Truk di-PTDH

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) meminta lima oknum petugas Dishub Kota Bekasi yang pungli sopir truk Rp1,7 juta dipecat dengan tidak hormat.
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:13 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti sejumlah anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi. Lima oknum petugas diduga melakukan aksi pungli hingga pemerasan terhadap seorang sopir truk viral di media sosial.

KDM menyayangkan adanya praktik pemerasan dilakukan anggota Dishub Kota Bekasi. Ia merasa kecewa masih ada oknum yang berulah seperti dalam video viral tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan pungli, pemerasan terhadap para sopir," ujar KDM dalam keterangan resmi melalui unggahan video dari akun Instagram pribadinya, Sabtu (1/8/2026).

KDM Desak 5 Oknum Petugas Dishub Kota Bekasi Dipecat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

KDM selaku Gubernur Jabar langsung melakukan tindakan tegas. Ia mengaku dirinya menghubungi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono.

Dedi Mulyadi berkoordinasi dengan Tri untuk membahas perilaku oknum pegawai Dishub yang membawa nama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Mantan Bupati Purwakarta itu mendesak Wali Kota Bekasi. Ia menginginkan agar lima oknum anggota Dishub yang memalak para sopir truk harus mendapat sanksi secara tegas.

Ia mempertanyakan status kepegawaian sejumlah oknum anggota Dishub tersebut. Kata dia, yang jelas sanksi diberikan tanpa membedakan status para pelaku.

Dedi Mulyadi menginginkan tindakan tegas dilakukan oleh Pemkot Bekasi. Pemerintah setidaknya langsung menghukum mereka diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).

"Apakah dia ASN, PPPK atau P3K paruh waktu? Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali Kota Bekasi untuk dilakukan tindakan tegas dengan diberhentikan dari pekerjaannya secara tidak hormat," tegasnya.

Harapan Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi menyampaikan harapan besarnya. Ia menginginkan agar kejadian serupa khususnya di wilayah Jabar tidak terulang lagi ke depannya.

Ia menyampaikan pesan kepada seluruh petugas yang menggunakan seragam khususnya membawa instansi pemerintahan. Ia berharap agar mereka serius melayani masyarakat.

"Semua pihak yang baju kebesaran instansi bertugas melayani masyarakat, bukan mempersulit dan memeras masyarakat," pesan dia.

Ia mengimbau bagi yang melanggar aturan hingga memeras masyarakat tidak diberikan toleransi sedikit pun. Tindakan tersebut akan berbuah pemecatan secara tidak hormat.

Seorang oknum anggota Dishub Kota Bekasi diperiksa akibat kasus dugaan pungli hingga pemerasan di Bekasi Timur
Seorang oknum anggota Dishub Kota Bekasi diperiksa akibat kasus dugaan pungli hingga pemerasan di Bekasi Timur
Sumber :
  • Dishub Kota Bekasi

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan seorang sopir truk menuntut uang sebesar Rp1,7 juta viral di media sosial. Ia menginginkan uang tersebut dikembalikan sejumlah oknum Dishub Kota Bekasi.

Sopir truk tersebut sebelumnya diduga dipalak oleh lima oknum Dishub Kota Bekasi. Ironisnya, pemungutan tersebut berlangsung secara tidak resmi di kawasan Pos Poncol, Jalan M Hasibuan, Bekasi Timur.

Di sisi lain, seorang pria menemani sopir saat menghampiri pos ditempati lima petugas. Ia juga bertanya alasan sejumlah oknum Dishub diduga menyita STNK milik sopiir.

Pria yang merekam video tersebut terus mendesak uang milik sopir sebesar Rp1,7 juta yang dipalak oleh lima anggota Dishub Kota Bekasi tersebut segera dikembalikan.

"Pulangin duitnya semua! Sopir ini diminta Rp1,7 juta," kata pria 

Para anggota Dishub berada di sebuah pos juga cenderung diam dan menghindari kamera. Tanpa butuh waktu lama, rekaman video tersebut langsung merebak di media sosial hingga menuai amarah publik.

Video viral tersebut tampaknya berdampak dengan suasana Pos Dishub di Jalan M Hasibuan, Bekasi. Pos tersebut tidak ditempati oleh petugas Dishub yang berjaga maupun bertugas.

Selain itu, Dishub Kota Bekasi langsung menggelar sidang kode etik terhadap lima pegawai diduga melakukan pemerasan terhadap sopir truk. Oknum petugas tersebut berinisial F, S, P, S, dan R.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar menegaskan bahwa, kelima pegawai tersebut terjerat pelanggaran berat. Mereka direkomendasikan terkena PTDH.

"Kami memastikan semuanya kena unsur pelanggaran berat akibat pungli," kata Zeno.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan bahwa, seluruh oknum yang telah melakukan aksi pungli langsung dinonaktifkan dari tugas lapangan. Mereka saat ini melakukan proses administrasi pasca di-PTDH.

"Pemkot Bekasi mengevaluasi secara menyeluruh sistem pengawasan petugas Dishub. Apabila masih ada pelanggaran seperti ini, tentu kami akan memberikan sanksi lebih tegas," ucap Tri.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Disebut Media Timur Tengah Tetap Hadapi Yordania November Ini, Satunya Lawan Uni Emirat Arab?

Timnas Indonesia Disebut Media Timur Tengah Tetap Hadapi Yordania November Ini, Satunya Lawan Uni Emirat Arab?

Timnas Indonesia belum memberikan respons atas batalnya Piala Asia 2027 pada Januari 2027 mendatang.
Aksi Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, Polisi Pastikan Tak Ada Pihak yang Diamankan

Aksi Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, Polisi Pastikan Tak Ada Pihak yang Diamankan

Polda Metro Jaya memastikan tidak ada pihak yang diamankan dalam aksi unjuk rasa penolakan konser musisi Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, yang sempat ricuh pada Selasa (3/11/2026) malam.
Herri Pras Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Kritik Keras UAH dan UAS: Bukan Penghinaan

Herri Pras Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Kritik Keras UAH dan UAS: Bukan Penghinaan

Herri Pras akhirnya mengungkap alasannya mengkritik Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad. Tegaskan istilah "setan bisu" bukan penghinaan.
Cabor Dayung Dicoret dari SEA Games 2027, PB PODSI Sebut Malaysia Ingkari Kesepakatan

Cabor Dayung Dicoret dari SEA Games 2027, PB PODSI Sebut Malaysia Ingkari Kesepakatan

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) buka suara usai cabang olahraga (cabor) dayung dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan SEA Games 2027 di Malaysia. Indonesia pun terancam kehilangan salah satu sumber medali emas andalannya.
Nusron Wahid Sambangi KPK, Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Suap Lahan HGB

Nusron Wahid Sambangi KPK, Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Suap Lahan HGB

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyambangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Rabu (4/11/2026).
Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, 33 Anggota Polri-TNI Terluka

Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, 33 Anggota Polri-TNI Terluka

Sejumlah anggota kepolisian hingga TNI mengalami luka akibat aksi unjuk rasa penolakan konser musisi Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, yang sempat ricuh pada Selasa (3/11/2026) malam.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Sejumlah institusi negara memang memiliki kewenangan untuk melakukan penyadapan dengan menggunakan perangkat khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selengkapnya

Viral