News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Lontarkan Pesan Menohok ke Kader PSI: Struktur Partai Harus Berfungsi

Ketua Dewan Pembina PSI Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini lontarkan pesan menohok kepada kader PSI. Penegasan menohok itu disampaikan Jokowi saat menghadiri
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:14 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri kegiatan jalan santi di Car Free Day (CFD) saat melakukan kunjungan ke Kupang, NTT.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini lontarkan pesan menohok kepada kader PSI. Penegasan menohok itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Kupang, Sabtu (1/8/2026).

Dalam pesan itu, Jokowi menegaskan struktur partai tidak boleh hanya menjadi formalitas atau sekadar dibentuk untuk memperoleh surat keputusan (SK). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, struktur partai harus hidup, bekerja, dan hadir di tengah masyarakat.

Ia mengatakan penguatan struktur hingga tingkat desa dan tempat pemungutan suara (TPS) menjadi pekerjaan utama partai.

"Sehingga kenapa dari DPP mengejar agar struktur partai ini sampai ke desa, ke TPS, karena kuncinya di situ dan perlu kita ingat bersama struktur partai harus yang fungsional, betul-betul berfungsi, harus hidup dan bekerja," tegas Jokowi.

Mantan Presiden ke-7 RI itu mengingatkan seluruh pengurus PSI agar tidak hanya berorientasi pada pembentukan kepengurusan di atas kertas.

"Percuma ada tapi hanya formalitas. Percuma struktur ada hanya ingin mendapatkan SK. Bukan itu, struktur yang fungsional, struktur yang hidup dan bekerja, struktur yang aktif sehari-hari di tengah-tengah kehidupan rakyat kita," tegasnya.

Jokowi menilai struktur partai yang aktif hingga tingkat desa dan TPS akan menjadi kunci kemenangan PSI pada Pemilu 2029.

"Membangun struktur partai karena ini adalah kunci kemenangan kita nanti di tahun 2029. Kuncinya membangun struktur partai sampai ke desa, sampai ke TPS. Kuncinya berada di situ," tegasnya.

Ia meminta kader PSI hadir dalam kehidupan masyarakat, baik saat warga sedang bergembira maupun mengalami kesulitan.

"Rakyat bahagia. Misalnya ada kawinan hadir, tetangga ada yang menikah, hadir. Tetangga ada yang ulang tahun, datang. Dan juga di saat rakyat kita kesusahan. Ada tetangga kematian, datang. Ada tetangga yang sakit, hadir dan tengok. Harus selalu itu. Itu namanya struktur yang fungsional dan bekerja," jelasnya.

Jokowi juga meminta kader hadir saat masyarakat tertimpa musibah serta memberikan bantuan.

"Bukan hanya sekedar ada kantor dengan tulisan DPD Kota Kupang," kata Jokowi.

Selain itu, ia meminta para pengurus membangun kedekatan dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh lokal agar keberadaan PSI semakin dikenal.

Menurut Jokowi, tingkat pengenalan masyarakat terhadap PSI saat ini baru mencapai 78 persen.

"Sementara yang mengetahui logo gajah PSI baru 48 persen," pungkasnya. (aag)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Pemdes Kemendagri) menggenjot percepatan penegasan batas desa di sejumlah daerah. 
Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan ketentuan kenaikan bertahap usia pensiun hingga 65 tahun menjadi momentum penting bagi reformasi Jaminan Pensiun Nasional.
Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Habib Bahar bin Smith menilai konten kreator Herri Pras tidak memiliki kapasitas mengkritik tokoh agama, terutama ulama terutama melalui konten media sosial.
Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Ketua Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan mereka telah dipecat sebagai legislator dalam sidang yang dilaksanakan 8 Oktober 2026 lalu.
Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) menggelar rangkaian kegiatan Innovative Government Award (IGA) 2026.
Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Southeast Asian Games Federation (SEAGF) secara mengejutkan tak memasukan sejumlah cabang olahraga populer pada daftar final cabor untuk SEA Games 2027 Malaysia

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral