Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Diungkap Kemenhub, Empat Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
- (ANTARA/HO BPBD Sumenep)
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama seluruh pihak terkait juga telah menyiapkan langkah penanganan lanjutan, termasuk mendirikan posko guna memperkuat koordinasi operasi penyelamatan.
Masyhud menambahkan, proses evakuasi dan penanganan masih berlangsung. Sementara itu, penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih dalam tahap penyelidikan.
"Kami akan terus menyampaikan perkembangan penanganan insiden ini secara berkala setelah seluruh informasi yang diterima dari lapangan selesai diverifikasi, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
Empat Orang Meninggal
- Tangkapan Layar
Sebanyak empat penumpang KM Mutiara Sentosa 2 dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026).
Sementara 218 penumpang lainnya yang terdiri dari penumpang dan kru kapal berhasil dievakuasi selamat Tim SAR Gabungan.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan data tersebut merupakan perkembangan terbaru hingga pukul 15.15 WIB sore kemarin.
"Dari hasil pendataan sementara, sebanyak 218 penumpang berhasil diselamatkan, sedangkan empat orang ditemukan meninggal dunia," kata Nanang.
Ia menjelaskan, proses pencarian dan evakuasi seluruh penumpang masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Korban selamat dan meninggal dunia dievakuasi menggunakan sejumlah kapal yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian.
Kapal Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 111 orang, terdiri atas 109 penumpang selamat dan dua korban meninggal dunia.
TB Hasnur 26 mengevakuasi 66 orang, yakni 65 penumpang selamat dan satu korban meninggal dunia.
Sementara Meratus Project 3 mengevakuasi 14 orang, terdiri atas 13 penumpang selamat dan satu korban meninggal dunia.
Sementara itu, Transco Arafura menyelamatkan 17 penumpang, sedangkan Prakarsa Mas dan SC Aila XVII masing-masing mengevakuasi tujuh penumpang selamat. (muu)
Load more