News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dewas Buka Suara soal Staf Administrasi KPK Terlibat Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Dewas KPK angkat bicara soal staf administrasi KPK Setya Budi Dias (DIS) diduga melakukan pemerasan terhadap Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro.
Senin, 3 Agustus 2026 - 13:11 WIB
Dewas KPK
Sumber :
  • Aldi-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pengawas (Dewas) KPK angkat bicara soal staf administrasi KPK Setya Budi Dias (DIS) diduga melakukan pemerasan terhadap Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro.

Ketua Dewas KPK Gusrizal mengatakan bahwa pemberian sanksi etik terhadap yang bersangkutan harus dengan kehati-hatian. Pasalnya, Dias juga merupakan anggota kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga, ia menyebut bahwa sanksi etik dikembalikan kepada instansi kepolisian dan Dewas tidak berhak untuk melakukan pemeriksaan.

"Masalah Dias tentu kita akan proses sesuai ketentuan yang berlaku apakah masuk ke dalam kode etik. Masalahnya sekarang status yang bersangkutan adalah anggota Polri," katanya, Senin (3/8/2026).

"Kita perlu hati-hati terhadap laporan tersebut agar dikembalikan kepada kepolisian sehingga Dewas tidak berhak melakukan pemeriksaan. Akan tetapi, kita tetap melakukan pemeriksaan untuk evaluasi. Jangan sampai terjadi lagi untuk yang akan datang," sambungnya.

Anggota Dewas KPK Beny Jozua Mamoto mengungkapkan penyidikan yang dilakukan oleh KPK terkait dengan kasus Dias dilakukan secara transparan dengan didukung dengan alat bukti.

"Termasuk HP yang bersangkutan dibuka semua isinya, komunikasinya dan sebagainya. Di situ akan kelihatan lingkupnya menyangkut apa saja dan sebagainya. Jadi mari kita tunggu hasilnya dari proses pembuktian itu," jelasnya.

Di sisi lain, ia mengaku telah berkoordinasi dengan Deputi Penindakan terkait penjadwalan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Deputi Penindakan untuk mengatur waktu pemeriksaan terhadap saudara DIS ini karena Dewas memerlukan informasi selengkap-lengkapnya untuk nanti kami kaji, kami analisis, di mana letak kelemahan sebagai bahan perbaikan ke depan," tutupnya.

Sebelumnya, KPK berkoordinasi dengan Polri soal keterlibatan staf administrasi KPK yang terseret kasus pemerasan bersama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. 

Staf Administrasi tersebut bernama Setya Budi Dias Oktavianto yang juga merupakan anggota Brimob Polri dan saat ini berstatus Pegawai Negeri Yang Dipekerjakan (PNYD) di KPK.

"KPK juga kemudian langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ucap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (31/7/2026).

Budi menjelaskan, berdasarkan kasusnya, Dias diduga mengetahui proses administrasi termasuk informasi kasus yang ada di KPK.

Hal ini yang justru dimanfaatkan untuk melakukan pemerasan bersama dengan ayahnya Lilik Budi Suprianto (LBS).

"Karena memang sedikit banyak mengetahui proses-proses administrasi di KPK itu yang kemudian diteruskan kepada saudara LBS selaku orang tuanya atau bapaknya," ucap Budi.

Informasi yang dibocorkan oleh Dias dimanfaatkan Lilik untuk melakukan pemerasan kepada bupati melalui orang kepercayaannya, yaitu Mohamad Haris (GHA). Anom diduga telah memberikan uang sebesar Rp1,2 miliar.

"Bupati ini merasa 'ah ini bisa dipercaya' begitu informasinya karena yang bersangkutan LBS ini juga sambil menunjukkan bahwa yang bersangkutan punya anak di KPK. Ini juga ada dokumen-dokumen administrasi yang kebetulan berkaitan dengan penanganan perkara di Pemalang," ujarnya.

Akibat dari perbuatannya, kini mereka ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerasan. Kasus ini juga terbagi menjadi dua klaster.

Dalam klaster pertama Setya melakukan pemerasan terhadap bupati, sementara klaster kedua terkait pemerasan yang dilakukan bupati kepada perangkat daerah untuk membayar penutupan kasus. (aha/nsi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Kembali Unggah Pesan Menohok untuk Sarwendah: Siapa yang Mulai Duluan?

Ruben Onsu Kembali Unggah Pesan Menohok untuk Sarwendah: Siapa yang Mulai Duluan?

Ruben Onsu kembali mengunggah sindiran menohok di tengah konflik dengan Sarwendah lewat postingan Instagram. Begini katanya.
KPK Sita Empat Moge dari Rumah Gus Haris Terkait Kasus Pemerasan di Pemalang

KPK Sita Empat Moge dari Rumah Gus Haris Terkait Kasus Pemerasan di Pemalang

Selain menggeledah rumah Gus Haris, KPK juga melakukan penggeledahan di rumah para tersangka dan kantor atau dinas yang berlokasi di Jakarta, Pemalang, Kendal dan Purworejo.
Pimpinan MPR Antar Undangan Langsung ke Istana, Prabowo Dijadwalkan Hadiri Sidang Tahunan pada 14 Agustus

Pimpinan MPR Antar Undangan Langsung ke Istana, Prabowo Dijadwalkan Hadiri Sidang Tahunan pada 14 Agustus

Jajaran pimpinan MPR RI mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8), untuk menyerahkan undangan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto guna menghadiri Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026.
Media Vietnam Sebut Suporter Timnas Indonesia Ganggu Tidur Pemainnya Usai Dentuman Kembang Api di Dekat Hotel

Media Vietnam Sebut Suporter Timnas Indonesia Ganggu Tidur Pemainnya Usai Dentuman Kembang Api di Dekat Hotel

Jelang laga penting melawan Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026, media Vietnam menyoroti insiden yang terjadi di sekitar hotel tempat mereka menginap.
Usulan RUU Ketenagakerjaan Diserahkan ke Pimpinan DPR, Koalisi Buruh: Kami Ingin Berdiskusi!

Usulan RUU Ketenagakerjaan Diserahkan ke Pimpinan DPR, Koalisi Buruh: Kami Ingin Berdiskusi!

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyebut koalisi dari berbagai konfederasi buruh menyerahkan draf usulan untuk penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan ke pimpinan DPR RI guna dijadikan sebagai daftar inventarisasi masalah (DIM).
Kongres Biasa PSSI 2026 Tengah Berlangsung, Bahas Program hingga Penetapan Waktu Pemilihan Ketua Umum 2027

Kongres Biasa PSSI 2026 Tengah Berlangsung, Bahas Program hingga Penetapan Waktu Pemilihan Ketua Umum 2027

Kongres Biasa PSSI Tahun 2026 resmi digelar dan tengah berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat pada Senin (3/8/2026). Agenda tahunan federasi sepak bola Indonesia tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum Timnas Indonesia menghadapi Vietnam pada lanjutan Piala AFF 2026.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

Sukanto Tanoto memimpin daftar orang terkaya Indonesia versi Bloomberg 2026. Berikut tujuh konglomerat yang masuk jajaran 500 orang terkaya dunia
Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Selengkapnya

Viral