News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Krisis Iklim Ancam Masa Depan Pendidikan Anak Perempuan, Plan Indonesia: Kalau Orangtua Gagal Panen, Anak Bisa Bisa Dinikahkan Dini

Dini Widiastuti menyatakan bahwa krisis iklim tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan stabilitas ekonomi, tetapi juga mengancam masa depan pendidikan anak perempuan.
Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:49 WIB
Dini Widiastuti
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti menyatakan bahwa krisis iklim tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan stabilitas ekonomi, tetapi juga mengancam masa depan pendidikan anak perempuan.

Menurutnya, fenomena kekeringan ekstrem memaksa anak perempuan menghabiskan waktu lebih lama untuk mencari air, yang berujung pada keterlambatan sekolah hingga risiko putus sekolah (drop out).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat selama ini hanya terjadi pada koordinasi antarlembaga seperti Bappenas, BMKG, dan Kementerian Sosial yang dinilai masih terlalu fokus pada aspek sektoral seperti ketersediaan air dan pertanian.

"Semua bicara sektor. Bagaimana dampak El Nino terhadap air bersih, sumber air, agriculture. Tapi tidak ada yang melihat orangnya. Padahal dampak sosial ini sering kali luput dari pembahasan kebijakan perubahan iklim," ujar Dini dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan data jangka panjang di Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat temuan ini bahwa terdapat korelasi kuat antara musim kemarau panjang dengan penurunan partisipasi sekolah anak perempuan.

Salah satunya beban domestik untuk mengambil air sebelum berangkat sekolah membuat mereka sering terlambat, tertinggal pelajaran, hingga kehilangan motivasi untuk melanjutkan pendidikan.

Kemudian, Riset Girls in Crisis Research 2026 yang dilakukan di Aceh Tamiang, Agam, dan Tapanuli Utara menunjukkan kondisi serupa. Sebanyak 15,45 persen anak perempuan berada dalam risiko putus sekolah setelah pendapatan rumah tangga mereka terdampak bencana.

Selain itu, riset global For Our Futures (2023) mencatat 98 persen anak perempuan khawatir perubahan iklim akan merusak akses pendidikan mereka.

Dini juga menyebutkan, keluarga dengan kondisi ekonomi marginal memiliki kerentanan ganda, karena ketika gagal panen terjadi akibat iklim, anak perempuan berisiko tinggi menghadapi perkawinan anak sebagai jalan pintas ekonomi keluarga.

"Kalau orang tuanya gagal panen, bisa langsung berujung drop out atau dinikahkan dini," terangnya.

Sementara, Chief Impact Officer Plan International, Pete Manfield, menambahkan bahwa pentingnya respons bencana yang terintegrasi dan berpusat pada manusia, bukan sekadar program teknis seperti WASH atau kesehatan.

Dia mendorong penguatan kapasitas anak perempuan agar terlibat langsung dalam advokasi dan pengambilan kebijakan.

"Anak perempuan harus diberi ruang (give us space at the table) untuk menyampaikan kebutuhan mereka. Bagi kelompok ini, krisis iklim bukan sekadar isu lingkungan, melainkan faktor penentu apakah mereka bisa tetap bersekolah atau kehilangan kesempatan membangun masa depan," tuturnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral