News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Capaian Pangan Nasional: Indonesia Swasembada Beras hingga Cabai di Tahun 2026

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja untuk mengatasi kesulitan rakyat serta selalu berorientasi pada kepentingan rakyat. 
Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:33 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8).
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja untuk mengatasi kesulitan rakyat serta selalu berorientasi pada kepentingan rakyat. 

Hal itu ditegaskan Presiden saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah hal mengenai kondisi bangsa, capaian pemerintahan, tantangan yang dihadapi Indonesia, serta arah kebijakan nasional ke depan.

Mengawali pidatonya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam kurun 21 bulan atau 663 hari pemerintahan. 

Prabowo menyebut kebijakan-kebijakan tersebut ditujukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan negara. Artinya, pemerintahannya telah memutuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari.

"Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu saya ucapkan, saya kembali ke hadapan majelis ini, saya kembali untuk menyampaikan apa yang telah kita kerjakan, apa yang mulai kita lihat hasil-hasilnya dan apa yang masih harus kita selesaikan," ujarnya.

Prabowo mengakui belum seluruh janji dapat ditunaikan. Akan tetapi, kata Prabowo, dalam waktu kurang dari dua tahun, pemerintahannya telah membuktikan bahwa permasalahan yang rumit dan berlangsung selama bertahun-tahun dapat diselesaikan.

"Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum. Tetapi dalam waktu kurang dari 2 tahun, kita telah buktikan bahwa dengan keberanian mengambil keputusan, dengan kerja keras didasari dengan hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat dan dengan gotong royong seluruh unsur bangsa," kata Prabowo.

Swasembada Pangan

Presiden Prabowo mengatakan bahwa dalam kurun satu tahun ini, Indonesia telah mampu mencapai swasembada delapan komoditas pangan, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Namun, Prabowo mengakui masih terdapat sejumlah komoditas yang belum mencapai swasembada. Salah satunya adalah bawang putih yang ditargetkan dapat dipenuhi secara mandiri dalam tiga tahun.

"Kita masih belum swasembada bawang putih, kita berjuang agar dalam tiga tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih," kata Prabowo.

Selain bawang putih, Prabowo menyebut Indonesia masih belum mencapai swasembada daging sapi. Namun, kebutuhan protein masyarakat secara umum dinilai telah mampu dipenuhi dari sejumlah sumber pangan.

"Pada dasarnya sebetulnya untuk protein kita sudah swasembada, yaitu protein dari ikan, protein dari telur, protein dari daging ayam," ujarnya.

Prabowo menilai capaian swasembada pangan yang telah diraih merupakan hasil kerja keras berbagai pihak. Atas capaian tersebut, dia memberikan penghargaan khusus kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Di hari ini, saya tadi saya sudah menyampaikan penghargaan khusus kepada mereka-mereka yang sudah bekerja keras sehingga kita bisa mencapai swasembada pangan ini," kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo juga menegaskan bahwa berbagai persoalan bangsa belum selesai. Karena itu, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk berpuas diri. (dpi)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.
Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Beberapa waktu lalu Ferdy Sambo menuai perhatian publik usai viralnya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Simak fakta terbarunya dari Ditjenpas.
Zigo Rolanda Jadi Calon Tunggal Ketua Umum AMPI Periode 2027-2031

Zigo Rolanda Jadi Calon Tunggal Ketua Umum AMPI Periode 2027-2031

Didampingi sejumlah pengurus dari berbagai provinsi se-Nusantara.
Jadwal Asian Games 2026, Selasa 29 September: Indonesia Potensi Tambah Emas dari Bulu Tangkis, Panjat Tebing Main

Jadwal Asian Games 2026, Selasa 29 September: Indonesia Potensi Tambah Emas dari Bulu Tangkis, Panjat Tebing Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Tim Indonesia berpotensi menambah medali emas terutama dari cabang olahraga (cabor) bulu tangkis, dan atlet merah putih dari cabor panjat tebing akan unjuk gigi.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral