News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hal Mengerikan Ini Dibayangkan Habibie, Ketika Keluarganya Diamankan Wiranto ke Wisma Negara

Wiranto menyampaikan, bahwa untuk mengamankan keluarga Habibie, ia sudah menginstruksikan untuk mendatangkan Ibu Ainun dari Kuningan, menuju ke Wisma Negara.
Jumat, 10 Juni 2022 - 08:25 WIB
Habibie dan Ainun saat meninjau dampak kerusuhan di Jakarta, Mei 1998
Sumber :
  • YouTube - AP Archive

“Untuk berapa lama kami harus tinggal di Wisma Negara?” Habibie bertanya.

“Tergantung perkembangan keadaan,” jawab Pangab Wiranto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habibie kemudian meminta Wiranto meninggalkannya, karena Ia harus mengecek sekali lagi Pidato Pengantar Susunan Kabinet Reformasi Pembangunan. Setelah Pangab meninggalkan ruang kerjanya, Habibie merenungkan sejenak, mengenai keadaan sekitar keluarganya.

"Saya bertanya kepada diri saya, Mengapa keluarga saya harus dikumpulkan di satu tempat? Apakah tidak lebih aman jikalau anak-anak dan cucu-cucu saya tinggal ditempatnya masing-masing dan dilindungi oleh Pasukan Keamanan Presiden? Mengapa harus dikumpulkan di satu tempat? Pertanyaan ini terus timbul di hati saya." ungkap Habibie.

Menjelang waktu makan siang, Protokol Presiden memasuki ruangan dan melaporkan bahwa seluruh keluarga Habibie sudah sampai di Wisma Negara dan menanti untuk makan siang bersama. Ia diharapkan ikut bergabung.

"Berulang kembali pertanyaan pada diri saya, mengapa untuk kepentingan pengamanan, seluruh keluarga saya harus berkumpul di satu tempat? Apakah tidak lebih aman jikalau keluarga saya masih tetap di tempatnya masing-masing?. Saya teringat nasib keluarga Tsar Romanov dari Rusia yang semuanya dibunuh di satu tempat dalam revolusi kaum Bolshevik." tulis Habibie, menceritakan kecemasannya tentang kondisi keluarganya saat itu. 

Pemikiran yang mengerikan timbul dalam benak Habibie. 

"Membayangkan hal tersebut, lalu saya kembalikan pada pegangan agama saya. Saya bersyukur telah menikmati proses pembudayaan yang mengakar pada agama Islam yang sangat kuat. Almarhum ayah saya meninggal sewaktu beliau sedang menjadi Imam memimpin shalat Isya bersama keluarga." 

Habibie berkisah, ketika itu Ia berusia 13 tahun. Peristiwa 48 tahun yang lalu, tiba-tiba terbayang kembali. Ia masih dapat merasakan dan melihat sewaktu ayahnya sujud sambil mengucapkan: Allahu Akbar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ayah meninggalkan kami untuk selama-lamanya menghadap Allah SWT, di hadapan kami sekeluarga yang sedang shalat." kenang Habibie.

"Apakah nasib saya akan seperti almarhum ayah kandung saya, berpisah dengan keluarga untuk selama-lamanya di hadapan istri, anak, dan cucu? Ataukah nasib 
kami sekeluarga akan berakhir seperti keluarga Tsar Romanov dari Rusia?
Mengapa harus demikian? Apa yang harus saya laksanakan? Tiap orang yang beragama dan percaya pada eksistensi Tuhan YME percaya bahwa hidup dan mati seseorang ditentukan oleh Allah SWT Yang dikehendaki Tuhan YME adalah yang terbaik dan pasti akan terjadi." tulis Habibie.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Gubernur Khofifah bersama Wagub Emil datangi Kementerian ESDM RI, bahas kepastian pasokan dan percepatan distribusi BBM, khususnya Biosolar dan Pertalite, di Jatim
Soal Jumlah Anggota Wantimpres, Pakar Hukum Tata Negara: Langkah Presiden Prabowo Sah dan Konstitusional

Soal Jumlah Anggota Wantimpres, Pakar Hukum Tata Negara: Langkah Presiden Prabowo Sah dan Konstitusional

Keputusan Presiden RI Prabowo Subianto yang melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2 Oktober 2026 melalui Keppres Nomor 107/P Tahun -
Pecahkan Rekor Susi Susanti, Prestasi An Se-young Bikin China Iri

Pecahkan Rekor Susi Susanti, Prestasi An Se-young Bikin China Iri

Prestasi gemilang An Se-young di panggung bulutangkis dunia menuai sorotan media China setelah bintang Korea Selatan itu memecahkan rekor legenda Susi Susanti.
Striker Berdarah Indonesia Cetak 15 Gol di Islandia, Kini Jadi Rebutan Klub Eropa

Striker Berdarah Indonesia Cetak 15 Gol di Islandia, Kini Jadi Rebutan Klub Eropa

Markús Páll Ellertsson, striker berdarah Indonesia-Islandia, mencuri perhatian setelah mencetak 15 gol di ÍA Akranes dan masuk radar Rosenborg serta klub Eropa.
Mengenal 'Dry Ice' yang Efektif Tekan Polutan Karhutla, BMKG Catat Jarak Pandang Palembang Berangsur Membaik

Mengenal 'Dry Ice' yang Efektif Tekan Polutan Karhutla, BMKG Catat Jarak Pandang Palembang Berangsur Membaik

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimplementasikan terobosan taktis dengan menggunakan teknik penyemaian dry ice (es kering) melalui ... -
Ibas Dorong Kerja Sama Indonesia-Australia dalam Pengembangan Museum dan Galeri Seni

Ibas Dorong Kerja Sama Indonesia-Australia dalam Pengembangan Museum dan Galeri Seni

Usai mengunjungi National Gallery of Australia, Ibas menyoroti pendanaan, digitalisasi, dan tata kelola museum di Indonesia agar berkelanjutan dan inklusif.

Trending

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik mengenai praktik penyewaan apartemen dengan durasi harian hingga hitungan jam di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, memicu respons tegas dari pihak pengelola. 
Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Kepolisian rilis rute alternatif yang bisa digunakan pengguna jalan untuk hindari kepadatan buntut aksi penyampaian pendapat pada hari ini, Selasa (20/10/2026).
Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Kasus penembakan tragis yang menimpa Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai (Bharatu Valdo) di Markas Ditpoludara pada Jumat (16/10) menemui titik terang. 
Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) di bawah komando Menteri Natalius Pigai terus memacu penguatan kapasitas SDM di bidang penegakan HAM. 
Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menyampaikan pandangan optimis mengenai langkah tegas pemerintahan dalam melakukan pembersihan di sektor birokrasi dan pemberantasan korupsi. 
Partai Golkar Injak Usia ke-62, Anggota DPR RI Ini Tekankan Pentingnya Aksi Nyata untuk Masyarakat

Partai Golkar Injak Usia ke-62, Anggota DPR RI Ini Tekankan Pentingnya Aksi Nyata untuk Masyarakat

Partai Golkar turut menggelar sejumlah kegiatan sosial dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62. Kegiatan sosial berisikan aksi donor darah ter...
Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa disebut hanya tinggal menjalani dua tahapan lagi sebelum proses perubahan kewarganegaraannya rampung.
Selengkapnya

Viral