News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hashim Djojohadikusumo Ingatkan Larangan Borong Hunian Terjangkau untuk Kepentingan Pribadi

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengingatkan agar tidak ada pihak yang memborong hunian terjangkau untuk kepentingan pribadi. Ia
Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB
Satgas Perumahan Ingatkan Larangan Borong Hunian Terjangkau untuk Kepentingan Pribadi
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengingatkan agar tidak ada pihak yang memborong hunian terjangkau untuk kepentingan pribadi. Ia menegaskan, setiap masyarakat yang berminat harus mendapat kesempatan yang adil untuk memiliki hunian tersebut.

Hashim mengantisipasi adanya pihak yang membeli hunian dalam jumlah besar, terutama jika kualitas bangunan dan lokasinya membuat nilai properti meningkat tajam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sudah (jadi) orang Indonesia lama. Jangan nanti ada oknum nakal. Karena pasti kita lihat nanti apalagi mutunya begitu bagus. Lokasi dan mutu bagus nanti nilai tanah dan nilai apartemen akan meningkat tajam. Nah, orang-orang kan tidak bodoh. Ya, so ini yang kita minta betul-betul diperhatikan ya. Jangan diborong," ujar Hashim dalam konferensi pers, Jumat (21/8)

Ia mengingatkan PT KAI (Persero) dan pengelola hunian terjangkau untuk mengantisipasi praktik pembelian melalui pihak lain atau menggunakan nama orang lain. Hashim mencontohkan dari total 3.000 unit hunian, jangan sampai ada satu orang yang membeli ratusan unit dengan menggunakan nama sopir atau pekerja lainnya.

"Dari 3.000 (unit), nanti orang tertentu beli 300 (unit), 500 (unit). Nanti titip siapa? Titip sopirnya. Atas nama sopirnya, atas nama office boy-nya. Kita akui ini sudah terjadi di sejarah Republik Indonesia," jelasnya.

Menurut Hashim, prinsip yang harus diterapkan adalah satu peminat mendapatkan satu hunian agar program tersebut benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan. "Kita harus adil, satu pelanggan, satu peminat, satu apartemen," imbuhnya.

Selain persoalan kepemilikan, Hashim juga menyoroti tantangan pemeliharaan hunian setelah pembangunan selesai. Ia mengatakan, perawatan dan pemeliharaan masih menjadi salah satu kelemahan dalam pengelolaan berbagai proyek di Indonesia. 

Menurutnya, pemerintah dan pengelola tidak boleh hanya memastikan bangunan selesai dengan kualitas baik, tetapi juga harus menjaga kondisinya dalam jangka panjang.

"Titik lemah bangsa Indonesia, menurut saya, saya sudah berbisnis 40 tahun, saya sudah pimpin beberapa perusahaan industri, semen, petrokimia, dan lain-lain, bisnis migas, sudah lama. Titik lemah kita adalah perawatan, pemeliharaan," katanya.

Hunian Harus Tetap Terawat

Hashim berharap hunian yang dibangun dalam program pemerintah dapat tetap terawat dan layak ditempati dalam jangka panjang. Ia bahkan berharap kondisi hunian tersebut tetap baik ketika Presiden Prabowo Subianto meninjau kembali proyek tersebut sekitar 10 tahun mendatang.

"Mudah-mudahan 10 tahun lagi, Pak Prabowo bisa berkunjung ke sini, didampingi oleh Pak Ara dan Pak Bobby, kita melihat bahwa nanti apartemen yang kita bangun bersama, itu nanti kondisinya bagus," terangnya.

Ia mengingatkan agar persoalan klasik seperti bangunan berkarat atau kebocoran tidak terjadi. Menurutnya, jika pemeliharaan tidak dilakukan dengan baik, masyarakat sebagai pemilik hunian yang akan paling dirugikan.

“Yang kasihan kan rakyat kita. Yang keluarkan uang untuk beli. Tapi ini ada tantangan kita," pungkas Hashim. (aag)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan Wakajati Bangka Belitung Yuliana Sagala Meninggal Dunia, Kejaksaan RI Ucapkan Belasungkawa

Mantan Wakajati Bangka Belitung Yuliana Sagala Meninggal Dunia, Kejaksaan RI Ucapkan Belasungkawa

Mantan Wakajati Bangka Belitung Yuliana Sagala meninggal dunia, jajaran Kejaksaan RI mengucapkan belasungkawa.
Penyelundupan 1,1 Kg Serbuk Emas di Bandara Juanda Digagalkan, WNA India Diamankan

Penyelundupan 1,1 Kg Serbuk Emas di Bandara Juanda Digagalkan, WNA India Diamankan

Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, menggagalkan upaya penyelundupan serbuk emas seberat lebih dari 1,1 kilogram yang akan dibawa ke Kuala Lumpur, Malaysia.
Persebaya Hajar Madura United 3-1, Bernardo Tavares Ungkap Fakta Mengejutkan soal Kondisi Pemain

Persebaya Hajar Madura United 3-1, Bernardo Tavares Ungkap Fakta Mengejutkan soal Kondisi Pemain

Persebaya menang 3-1 atas Madura United, tetapi Bernardo Tavares mengungkap fakta mengejutkan: sejumlah pemain hanya berada pada kondisi fisik 50-60 persen.
Mengenal Gandung Pardiman, Anggota DPR RI Fraksi Golkar yang Tutup Usia: dari Guru Daerah Pergi ke Senayan

Mengenal Gandung Pardiman, Anggota DPR RI Fraksi Golkar yang Tutup Usia: dari Guru Daerah Pergi ke Senayan

Berikut profil dan rekam jejak karier perjalanan Gandung Pardiman, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar yang meninggal dunia di Yogyakarta, Selasa (27/10/2026).
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Gagal Raih Kemenangan di Derbi Liga Australia, Pelatih Melbourne Victory Lampiaskan pada Persib Bandung

Gagal Raih Kemenangan di Derbi Liga Australia, Pelatih Melbourne Victory Lampiaskan pada Persib Bandung

Melbourne Victory akan menghadapi pemuncak klasemen Grup E Persib Bandung di laga pekan ketiga ACL Two 2026-2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10/2026). 

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral