GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi: 360.000 Lembar Uang Palsu dari Sindikat di Tangsel Belum Beredar

Sindikat uang palsu di Tangsel miliki dua pola distribusi. Pertama adanya pihak pemodal yang memberikan perintah yang memiliki jaringan untuk mengedarkan. 
Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB
Kombes Viktor: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Pakai Skema Tukar 3:1
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya sebut ratusan ribu lembar uang palsu yang diproduksi oleh salah satu sindikat di Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan, belum beredar. 

"Jadi ini barang ini belum beredar, tapi nanti akan kita dalami, karena ini masih dari keterangan tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Viktor, pada Sabtu (22/8/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viktor menjelaskan, bahwa sindikat di Tangsel ini terdapat dua pola distribusi. Pertama adanya pihak pemodal yang memberikan perintah. Pemodal ini disebut memiliki jaringan untuk mengedarkan. 

Sementara itu, terdapat dua tersangka yang merupakan bagian produksi. Keduanya juga memiliki lokasi untuk mengedarkan uang palsu. 

Ruko di BSD Tangsel Disulap Jadi Pabrik Pencipta Uang Palsu, Total 36 Miliar Pecahan 100 Ribu Siap Beredar
Ruko di BSD Tangsel Disulap Jadi Pabrik Pencipta Uang Palsu, Total 36 Miliar Pecahan 100 Ribu Siap Beredar
Sumber :
  • Istimewa

"Jadi hasil dari 360.000 lembar (uang palsu) ini, tidak diarahkan kepada satu sumber, tetapi kepada dua sumber nantinya," jelas dia. 

Di sisi lain, Ia turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. Pasalnya, penggerebekan ini tidak terlepas dari laporan yang diterima oleh kepolisian dari masyarakat. 

"Tentunya kami terus berharap polisi tidak berjalan sendirian, tetapi kita bisa berjalan bersama masyarakat," ujarnya. 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bongkar sindikat pembuatan uang palsu pecahan Rp100.000 di kawasan Ruko Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, bahwa dalam pengungkapannya, polisi mengamankan uang pecahan Rp100.000 yang berjumlah 360.000 lembar.

"Subdit Ekonomi dan Perbankan melakukan pengungkapan terkait tentang penemuan berupa lembar berupa uang dalam pecahan 100.000 sebanyak 360.000 lembar menyerupai uang kertas," katanya, Sabtu (22/8/2026).

Dalam pengungkapan ini juga, Polisi amankan empat orang berinisial S, NC, D, dan AB. Saat ini keempatnya masih didalami oleh terkait dengan perannya masing-masing.

Sementara itu, Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Viktor mengungkapkan, bahwa pengungkapan sindikat ini berawal adanya informasi yang ditindaklanjuti pada Jumat (21/8/2026).

Polisi melakukan penggerebekan di sebuah ruko di kawasan Taman Tekno. Di lokasi tersebut polisi mengamankan tiga orang yaitu, N, S, dan D.

Selanjutnya pengembangan dilakukan yang mengarah kepada satu orang berinisial AB di wilayah PIK. Ia memiliki peran pemberi order.

"Satu orang ini sebagai perannya yang memberikan order atas inisial AB," ucapnya.

Dalam penggerebekan ini, polisi turut mengamankan perangkat mesin cetak, tinta dan lembaran uang palsu dengan total 360.000 lembar pecahan Rp100.000.

"Mengamankan sejumlah uang palsu senilai 36 miliar, baik dalam bentuk yang sudah terpotong yang siap diedarkan maupun yang dalam masih bentuk nanti bisa dilihat dalam masih bentuk lembaran. Jadi totalnya ada 360.000 lembar," jelasnya.

Di sisi lain, dua dari empat yang diringkus merupakan residivis dengan tindak pidana yang sama dilakukan pada tahun 2022 dan juga 2019.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 374 dan/atau Pasal 375 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau Pasal 36 dan/atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Ancaman pidana penjara 15 tahun. (aha/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Liga Italia 2026-2027 Hari Ini, Minggu (23/8/2026): AC Milan dan Juventus Main, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Juga Tampil

Jadwal Liga Italia 2026-2027 Hari Ini, Minggu (23/8/2026): AC Milan dan Juventus Main, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Juga Tampil

Jadwal Liga Italia 2026-2027 hari ini, Minggu (23/8/2026), sajikan sejumlah laga menarik. AC Milan, Juventus, hingga kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tampil.
Tangani Karhutla Kalimantan dan Sumatera, 12.880 Personel Dikerahkan

Tangani Karhutla Kalimantan dan Sumatera, 12.880 Personel Dikerahkan

Kemenhut mengerahkan 12.880 personel dalam upaya pemadaman, OMC dan pemantauan kualitas udara kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera.
Tokyo Diguncang Gempa M 5,9 

Tokyo Diguncang Gempa M 5,9 

Gempa bumi berkekuatan magnitudo awal 5,9 mengguncang Kota Tokyo, pada Minggu dini hari. Sejumlah layanan transportasi terganggu dan menyebabkan sejumlah orang luka-luka.
Link Live Streaming AVC Women's Continental 2026: Indonesia Libur, Ada Big Match Jepang Vs Korea Selatan

Link Live Streaming AVC Women's Continental 2026: Indonesia Libur, Ada Big Match Jepang Vs Korea Selatan

Link live streaming AVC Women's Continental 2026 hari ini, Minggu (23/8/2026), akan menyajikan tiga pertandingan menarik dari babak penyisihan grup. Timnas Voli Putri Indonesia memang tidak bermain hari ini, tetapi big match antara Jepang vs Korea Selatan.
Bicarakan Investasi, Menlu China Wang Yi Bertemu Luhut

Bicarakan Investasi, Menlu China Wang Yi Bertemu Luhut

Menlu China Wang Yi bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI Luhut Binsar Panjaitan pada Jumat (21/8/2026) di Jakarta.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia  Tim U-20 Asuhan Nova Arianto Telan Pil Pahit Kontra Irak

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia Tim U-20 Asuhan Nova Arianto Telan Pil Pahit Kontra Irak

Timnas Indonesia U-20 menderita pil pahit menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Mereka menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari Irak.

Trending

Dua Bagian Kaki Korban Mutilasi Depok Ditemukan Radius 2-3 Kilometer dari Lokasi Penemuan Pertama

Dua Bagian Kaki Korban Mutilasi Depok Ditemukan Radius 2-3 Kilometer dari Lokasi Penemuan Pertama

Dua bagian kaki korban mutilasi Depok ditemukan dalam radius 2-3 kilometer dari lokasi penemuan pertama. 
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 24 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 24 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Memasuki Senin, 24 Agustus 2026, kondisi finansial sejumlah zodiak diprediksi mengalami perkembangan positif. Apakah kamu salah satunya yang bercuan deras?
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Usai Kevin Diks Resmi Jadi Wakil Kapten Monchengladbach

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Usai Kevin Diks Resmi Jadi Wakil Kapten Monchengladbach

Para pemain Timnas Indonesia langsung bereaksi setelah rekan setimnya yakni Kevin Diks diberi mandat sebagai wakil kapten Borussia Monchengladbach musim depan.
Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: John Herdman Terima Kabar Buruk Bertubi-tubi

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: John Herdman Terima Kabar Buruk Bertubi-tubi

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri alias abroad memberikan kabar buruk bertubi-tubi kepada John Herdman. Mereka tidak melalui partai yang ideal bersama klubnya masing-masing.
Sopir Truk Kontainer Dikeroyok di Tanjung Priok, Pelaku Diduga Sejumlah Pengamen yang Ditolak saat Minta Tumpangan

Sopir Truk Kontainer Dikeroyok di Tanjung Priok, Pelaku Diduga Sejumlah Pengamen yang Ditolak saat Minta Tumpangan

Sopir truk kontainer dikeroyok oleh sejumlah pelaku di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Miris! Ayah Kandung Bersandiwara Kehilangan Anak tapi Ternyata Pelaku Pembunuhan, Videonya Viral di Medsos

Miris! Ayah Kandung Bersandiwara Kehilangan Anak tapi Ternyata Pelaku Pembunuhan, Videonya Viral di Medsos

Media sosial dihebohkan dengan viralnya video seorang ayah mengaku kehilangan anak. Ternyata pelaku pembunuhan terhadap putrinya sendiri.
Akibat Asap dan Karhutla, Warga Mulai Mengungsi di Syamsudin Noor Banjarbaru

Akibat Asap dan Karhutla, Warga Mulai Mengungsi di Syamsudin Noor Banjarbaru

Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin parah di Kalimantan Selatan
Selengkapnya

Viral