News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Status Desil di DTSEN Berubah, BPS Beberkan Alasan dan Cara Pemerintah Tentukan Peringkat Kesejahteraan

BPS menegaskan posisi kesejahteraan warga memang dapat berubah setelah pemutakhiran, tetapi tidak otomatis hanya karena satu data berubah. Oleh karena itu, beginilah cara menentukan desil dalam DTSEN.
Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:04 WIB
Kawasan kumuh Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Jumat (19/9).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan angka desil harus dipahami sebagai hasil pemeringkatan relatif, bukan penilaian tunggal terhadap kondisi ekonomi seseorang atau keluarga.

Hal itu disampaikan sebagai respons atas ramainya isu desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berubah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan, istilah desil digunakan untuk mengelompokkan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraannya dibandingkan keluarga lain.

Pemeringkatan dilakukan dengan melihat berbagai karakteristik sosial dan ekonomi. Seluruh keluarga kemudian dibagi ke dalam 10 kelompok, dengan masing-masing kelompok mencakup sekitar 10% keluarga.

Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah. Sebaliknya, desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

“Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” jelas Amalia melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Artinya, desil bukan ukuran mutlak untuk menentukan seseorang miskin atau tidak. Angka tersebut juga bukan menunjukkan nominal pendapatan maupun jumlah kekayaan suatu keluarga.

Sebagai contoh, keluarga yang berada pada desil 3 berarti masuk kelompok ketiga dalam pembagian 10 kelompok berdasarkan pemeringkatan kesejahteraan relatif.

Meski berada dalam desil yang sama, setiap keluarga belum tentu memiliki tingkat pendapatan, pengeluaran, atau kondisi sosial ekonomi yang identik.

BPS juga menegaskan penetapan desil tidak hanya mengacu pada satu indikator. Penghasilan, kepemilikan barang tertentu, kapasitas listrik, atau jenis pekerjaan secara sendiri-sendiri tidak otomatis menentukan posisi desil keluarga.

Pemeringkatan dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah kondisi secara bersamaan. Indikator yang diperhitungkan antara lain kondisi tempat tinggal, sumber air minum, bahan bakar dan energi memasak, kepemilikan aset, daya serta konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, hingga kondisi disabilitas.

Berbagai karakteristik tersebut kemudian diolah menggunakan metode statistik Proxy Means Test (PMT). Metode ini digunakan untuk memperkirakan tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi yang dapat diamati.

Karena menggunakan gabungan berbagai indikator, perubahan pada satu kondisi tidak serta-merta membuat posisi desil sebuah keluarga berubah. Penentuan peringkat tetap mempertimbangkan keseluruhan karakteristik yang tersedia.

PMT merupakan salah satu pendekatan statistik yang juga diterapkan secara internasional. Metode ini terutama digunakan ketika informasi pendapatan atau konsumsi rumah tangga sulit dikumpulkan maupun diverifikasi secara lengkap.

Melalui pendekatan tersebut, berbagai informasi sosial ekonomi yang dapat diamati dapat diolah secara sistematis untuk memperkirakan posisi kesejahteraan relatif setiap keluarga.

Dalam praktiknya, desil berfungsi sebagai alat pemeringkatan untuk membantu pemerintah mengenali kelompok masyarakat berdasarkan posisi kesejahteraan relatif.

Informasi ini dapat menjadi salah satu pertimbangan kementerian/lembaga dalam menentukan sasaran dan prioritas program.

Namun, posisi desil bukan daftar otomatis penerima bantuan atau program pemerintah. Penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan tujuan dan ketentuan masing-masing program.

Posisi desil juga dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi suatu keluarga maupun perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lain.

Karena itu, data dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) harus terus diperbarui agar tetap menggambarkan kondisi masyarakat terkini.

Perubahan pada satu indikator pun tidak otomatis menggeser posisi desil. Sebab, proses pemeringkatan tetap menggunakan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersamaan.

Pemutakhiran DTSEN dilakukan dari berbagai sumber. Data tersebut antara lain berasal dari data administrasi, hasil sensus dan survei, pembaruan oleh kementerian/lembaga serta pemerintah daerah, pengecekan lapangan atau ground check, hingga informasi yang disampaikan masyarakat melalui kanal resmi.

Per 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencatat 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga. Data tersebut terus dimutakhirkan agar semakin sesuai dengan perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Masyarakat yang menemukan data diri atau keluarganya belum sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan melalui mekanisme usul dan sanggah. Pengajuan dapat dilakukan melalui kanal resmi, seperti Cek Bansos atau aplikasinya, SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, serta Cek DTSEN.

Namun, pengajuan pembaruan data tidak berarti posisi desil langsung berubah. Informasi yang masuk akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali sesuai data serta metode yang berlaku.

“BPS bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terus melakukan pemutakhiran untuk menjaga kualitas DTSEN agar semakin mencerminkan kondisi masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam memastikan informasi diri dan keluarganya sesuai kondisi sebenarnya juga menjadi bagian penting dari proses tersebut,” ujar Amalia. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Langsung Cari Pelatih Thailand Seketika Pastikan Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup

John Herdman Langsung Cari Pelatih Thailand Seketika Pastikan Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia meraih gelar perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Tanggapi Hasil Drawing League Cup 2026-2027, Direktur I.League: Rivalitas Klasik akan Tersaji

Tanggapi Hasil Drawing League Cup 2026-2027, Direktur I.League: Rivalitas Klasik akan Tersaji

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan bahwa rivalitas dari klub-klub klasik akan tersaji di League Cup 2026-2027. Turnamen domestik Indonesia itu akan digelar mulai 3 November mendatang.
Debut ASEAN Club Championship Langsung Tantang Port FC, Jersey Persib Jadi Motivasi Tersendiri Bagi Igor Tolic

Debut ASEAN Club Championship Langsung Tantang Port FC, Jersey Persib Jadi Motivasi Tersendiri Bagi Igor Tolic

Persib Bandung bahkan akan menggunakan jersey anyar dalam laga tandang di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta 8: Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta 8: Berawan Sepanjang Hari

BMKG merilis prakiraan cuaca untuk wilayah administratif DKI Jakarta untuk hari Kamis, 8 Oktober 2026 dengan berawan sepanjang hari dengan rataan suhu 28-34°C.
Respons Jorge Jesus usai Baca Surat Klarifikasi dari Cristiano Ronaldo: Saya akan Memikirkan Timnas Portugal

Respons Jorge Jesus usai Baca Surat Klarifikasi dari Cristiano Ronaldo: Saya akan Memikirkan Timnas Portugal

Pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, mengaku sudah membaca surat klarifikasi dari Cristiano Ronaldo. Namun, dia tidak berkomentar apa pun dan tetap fokus kepada timnya.
Prakiraan Cuaca 8 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berawan

Prakiraan Cuaca 8 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berawan

kata BMKG kondisi cuaca sepekan ke depan masih menunjukkan kontras antarwilayah. Masyarakat pun tetap hati-hati karena perubahan cuaca dapat terjadi.

Trending

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Buruh Datang Untuk Mengawal UU Ketenagakerjaan

Buruh Datang Untuk Mengawal UU Ketenagakerjaan

Massa buruh yang hadir di Jakarta, Selasa (6/10/2026), menyebut kedatangan mereka bukan semata-mata untuk menggelar aksi demonstrasi.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Pesan Berkelas Cristiano Ronaldo kepada Lionel Messi usai La Pulga Resmi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina

Pesan Berkelas Cristiano Ronaldo kepada Lionel Messi usai La Pulga Resmi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina

Cristiano Ronaldo menyampaikan pesan berkelas kepada Lionel Messi seiring dengan pensiunnya sang rival dari Timnas Argentina. Dia mengaku menghormati pencapaian La Pulga.
Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta 8: Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta 8: Berawan Sepanjang Hari

BMKG merilis prakiraan cuaca untuk wilayah administratif DKI Jakarta untuk hari Kamis, 8 Oktober 2026 dengan berawan sepanjang hari dengan rataan suhu 28-34°C.
Selengkapnya

Viral