Gagas "Archipelagic Thinking", Tiyo-Dhana akan Serap Aspirasi Anak Muda untuk Masa Depan Indonesia
- dok. pribadi
"Kita akan lebih banyak mendengar daripada berbicara. Kita ingin mendalami pemikiran anak muda dari seluruh Indonesia mengenai masa depan daerah mereka," ujar Tiyo, pada Minggu (23/8/2026).
Tiyo menilai krisis moral dan etika yang melanda kalangan elite belakangan ini yang memicu korupsi masif — telah mencapai tingkat yang memerlukan perubahan mendasar.
"Krisis ini sudah sangat akut, untuk menyelesaikannya harus dipotong satu generasi. Kita tidak bisa mengharapkan perubahan terjadi dari generasi sekarang, kita harus menyiapkan generasi masa depan," tegas Tiyo.
Oleh karena itu, ia berjuang menyiapkan fondasi bagi generasi baru yang akan memimpin di tahun 2045, dimulai dari perubahan pola pikir anak muda.
Keberagaman sosial-budaya yang kaya adalah modal sosial yang luar biasa, dan kekayaan alam yang melimpah adalah modal ekonomi yang dahsyat.
"Di tangan generasi muda yang punya kesadaran moral dan budaya yang tinggi, potensi Indonesia Emas bisa terwujud," pungkas Tiyo.
Dhana, yang kini merintis portal media dan siniar RayaTimes, bersedia menjadikan platform media sosial miliknya sebagai sarana pelaksanaan Roadshow Archipelagic Thinking.
"Kami ingin mendalami pemikiran anak muda dari seluruh Indonesia mengenai masa depan daerah mereka," timpal Dhana. (muu)
Load more