GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Gila Pelaku Karhutla Terbongkar!  Prabowo Murka: Wajib Dihukum Berat!

Presiden Prabowo Subianto meminta aparat menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel). Prabowo bahkan meminta
Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Youtube/Setpres

Sumsel, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto meminta aparat menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel). Prabowo bahkan meminta pelaku yang terbukti melakukan pembakaran ditangkap untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Prabowo saat mengikuti rapat penanganan karhutla bersama sejumlah jajaran di Posko Karhutla Palembang, Sumatra Selatan, Senin (24/8/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho melaporkan langkah kepolisian dalam menangani kasus karhutla di wilayahnya. 

Sandi mengatakan kepolisian telah menangani 15 laporan polisi (LP) terkait karhutla dan menetapkan 17 orang sebagai tersangka.

"Karena karhutla ini simulasi terjadi setiap tahun kami mempersiapkan hal ini dari awal tahun misalnya bulan Februari kita melaksanakan kegiatan apel kesiapsiagaan, karhutla sekaligus apel sabuk kamtibmas di Sumsel," beber Sandi dalam rapat tersebut.

Dia menjelaskan, kesiapsiagaan penanganan karhutla telah dilakukan sejak awal tahun. Selain apel kesiapsiagaan, aparat juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di desa-desa.

"Dari kegiatan yang kami pantau dan kami laksanakan saat ini menangani kasus sebanyak 15 LP, selama karhutla terjadi dan telah kami tahan 17 tersangka. Jadi kami pada waktu awal tahun melaksanakan apel kesiapsiagaan dilanjutkan sosialisasi dan edukasi ke desa dengan para kades mengoptimalkan bhabinkamtibmas, dan babinsa memberikan pencerahan tentang larangan pembakaran lahan untuk guna pertanian," ujarnya.

Menurut Sandi, pemerintah telah memiliki aturan yang secara jelas melarang pembakaran lahan. Karena itu, aturan tersebut menjadi dasar bagi aparat untuk mengambil tindakan terhadap pelaku pembakaran.

"Ada Inmendagri larangan jelas sudah dibuat dalam Inpres jadi kami semakin kuat untuk menindaklanjuti," ujarnya.

Usai mendengarkan laporan tersebut, Prabowo memastikan jumlah pelaku yang telah ditangkap aparat.

"Yang sudah ditangkap berapa?" tanya Prabowo.

"17, Bapak," jawab Sandi.

Prabowo kemudian menggali motif para pelaku melakukan pembakaran lahan.

"Motivasi mereka apa?" tanya Prabowo.

Sandi menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan terhadap para tersangka, rata-rata pembakaran dilakukan untuk memudahkan proses pembukaan lahan.

"Motivasi yang sudah kami periksa rata-rata karena untuk membuka lahan, memudahkan membuka lahan," ungkap sandi.

Namun, Sandi mengungkap adanya motif lain dalam kasus pembakaran lahan. Dia mencontohkan kasus pembakaran kebun tebu milik PTPN yang terjadi di Sumsel.

Menurutnya, terdapat anggapan bahwa pembakaran tanaman tebu menjelang panen dapat meningkatkan rendemen dan membuat rasa tebu menjadi lebih manis. Padahal, praktik tersebut telah dilarang karena dapat menimbulkan dampak terhadap wilayah lain.

"Seperti tadi malam, ada yang ditangkap ada 2 tempat, 1 membuka lahan yang satu lagi karena ada kebun tebu punya PTPN. Ada anomali tebu itu kalau sudah waktunya mau dipanen apabila dibakar, rendemen akan semakin banyak dan rasanya semakin manis. Tapi itu sudah kami ingatkan sejak awal itu tidak boleh karena berdampak pada wilayah lainnya," ujarnya.

Sandi mengatakan, polisi menangkap dua orang dari masyarakat yang diduga membakar kebun tebu tersebut pada malam sebelumnya. Kedua orang itu selanjutnya akan diperiksa dan diproses berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

"Tadi malam kita tangkap 2 orang dari masyarakat membakar kebun tebu tersebut dan akan diperiksa sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Mendengar laporan tersebut, Prabowo menegaskan agar pelaku pembakaran karhutla tidak dibiarkan. Dia meminta aparat melakukan penindakan secara tegas terhadap para pelaku.

"Itu harus ditindak tegas ditangkap kalau perlu," tegas Prabowo. (aag)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Championship 2026/2027 Kick-off 11 September, 20 Klub Berebut 3 Tiket Promosi ke Super League

Resmi! Championship 2026/2027 Kick-off 11 September, 20 Klub Berebut 3 Tiket Promosi ke Super League

Championship 2026/2027 memasuki persaingan usai PT Liga Utama Indonesia (LIU) menetapkan jadwal kick-off kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut.
Championship 2026/2027 Segera Dimulai, PT LIU Tetapkan Format Kompetisi hingga Jadwal Kick-off Buat Musim Depan

Championship 2026/2027 Segera Dimulai, PT LIU Tetapkan Format Kompetisi hingga Jadwal Kick-off Buat Musim Depan

Persiapan Championship 2026/2027 memasuki tahap akhir setelah PT Liga Utama Indonesia (LIU) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Rektor ISI Surakarta Tindaklanjuti Aksi Mahasiswa Berjoget Tidak Pantas di Pendopo Ageng, Kampus Siapkan Sanksi

Rektor ISI Surakarta Tindaklanjuti Aksi Mahasiswa Berjoget Tidak Pantas di Pendopo Ageng, Kampus Siapkan Sanksi

Aksi tidak pantas sejumlah mahasiswa berjoget di area sakral Pendopo Ageng Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta pada Jumat (21/8/2026) viral di media sosial
Prabowo Pimpin Rapat Karhutla di Sumsel, Kapolda Sampaikan Laporan dan Hasil Penanganan ke Presiden

Prabowo Pimpin Rapat Karhutla di Sumsel, Kapolda Sampaikan Laporan dan Hasil Penanganan ke Presiden

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan jajarannya dalam menangani karhutla di wilayahnya kepada Presiden Prabowo.
Polda Metro Jaya Bantah Tangkap Koordinator Massa Pati Supriyono Botok

Polda Metro Jaya Bantah Tangkap Koordinator Massa Pati Supriyono Botok

Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi resmi terkait isu penangkapan Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), saat memimpin aksi di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin (24/8). 
Jorge Mendes Tawarkan Bek Barcelona ke AC Milan, Ruben Amorim Beri Penolakan Tegas

Jorge Mendes Tawarkan Bek Barcelona ke AC Milan, Ruben Amorim Beri Penolakan Tegas

AC Milan kembali mendapat tawaran pemain dari agen ternama Jorge Mendes. Kali ini, bek Barcelona Alejandro Balde disebut masuk dalam pembicaraan Rossoneri.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Selengkapnya

Viral