Prabowo Perintahkan Karhutla Way Kambas Segera Dipadamkan, Motor Dikirim ke Jambi
- Setpres
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi dan Lampung. Dari Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Provinsi Sumatra Selatan, Palembang, Senin (24/8/2026), Prabowo meminta penanganan titik api dipercepat sekaligus memastikan dukungan operasional bagi petugas di lapangan.
Dalam konferensi video dengan jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, Presiden mendapat laporan bahwa kondisi karhutla di wilayah tersebut mulai terkendali. Tidak ditemukan lagi api aktif dalam beberapa hari terakhir, meski petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah lokasi yang mengeluarkan asap.
“Di Jambi, alhamdulillah sudah berapa hari tidak ada kebakaran lagi Pak, tinggal lagi mungkin di lapangan mungkin kami masih ada pendinginan di lapangan, mungkin Pak, di lapangan Pak kalau ada asapnya sampai meluas ini kami lakukan pendinginan. Kalau api tidak ada pak,” ucap Gubernur Jambi Al Haris dalam laporannya, sebagaimana tayang di YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo kemudian merespons kebutuhan operasional yang disampaikan pemerintah daerah. Salah satunya dukungan kendaraan untuk mempercepat mobilisasi petugas, terutama mengingat Jambi memiliki puluhan pos pemantauan karhutla.
“Anda punya 81 pos, kita segera kirim motor ke Jambi. Saya terima kasih kepada Forkopimda Jambi, pertahankan ini, lakukan sosialisasi edukasi, pencegahan terus, monitor terus perkembangan,” kata Prabowo.
Presiden juga menekankan agar kondisi yang mulai terkendali tidak membuat kewaspadaan menurun. Sosialisasi, edukasi, pencegahan, hingga pemantauan perkembangan karhutla diminta terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Perhatian Prabowo kemudian beralih ke Lampung, khususnya kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Dalam konferensi video bersama jajaran forkopimda Lampung, Prabowo meminta penanganan titik api di kawasan tersebut dilakukan secara cepat. Ia bahkan memberikan penekanan khusus terhadap luasan lahan yang terbakar agar segera ditangani.
“Kalau bisa saya minta 100 hektare itu segera dipadamkan ya,” ucap dia.
Perintah tersebut menunjukkan fokus pemerintah tidak hanya pada pemantauan kondisi karhutla, tetapi juga percepatan respons di lapangan. Titik api yang masih muncul diminta segera dipadamkan agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Di akhir konferensi video, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla. Mulai dari jajaran forkopimda hingga petugas yang bekerja di posko dan berada di garis terdepan pemadaman.
“Sampaikan terima kasih saya ke semua petugas di lapangan, semua di posko-posko, di pos-pos depan. Kita akan upayakan dukungan untuk semua yang berada di depan,” ujarnya.
Prabowo menegaskan pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada para petugas yang bekerja menghadapi karhutla. Di tengah kondisi cuaca yang dinilai tidak bersahabat, ia meminta seluruh pihak tetap menjaga wilayah masing-masing.
“Jaga wilayahmu jaga kampung halamanmu. Kita atasi ini memang cuaca tidak bersahabat sementara, tapi bisa kita atasi,” tandasnya. (agr/rpi)
Load more