GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Seorang Camat Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Supratman luapkan amarah kepada petugas BNPB soal bantuan korban gempa
Senin, 24 Agustus 2026 - 18:19 WIB
Camat Lamba Leda Utara, NTT, Agustinus Supratman luapkan amarah kepada petugas BNPB
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @reset.feeds

tvOnenews.com - Seorang Camat Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Supratman viral di media sosial.

Pasalnya, Agustinus terekam kamera saat meluapkan amarah kepada seorang petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di posko logistik Kecamatan Lamba Leda Utara perihal jumlah bantuan untuk korban gempa yang tidak sesuai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agustinus meluapkan amarahnya lantaran jumlah bantuan yang disalurkan untuk korban gempa tidak sebanding dengan angka yang dilaporkan.

Camat Lamba Leda Utara itu murka hingga menunjuk-nunjuk wajah petugas BNPB itu, bahkan membanting karung beras di hadapan petugas tersebut.

Video kekesalan Agustinus terhadap petugas BNPB itu viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @reset.feed.

Agustinus merasakan stress dan tertekan untuk menjadi penyalur bantuan ke 11 desa. 

“Saya Stress, saya sudah tidak kuat lagi,” ungkap Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, dikutip dari akun Instagram @reset.feed.

“Bapak ngomong disana bilang bapak punya bantuan banyak supaya orang dengar disana. Di telepon saya rekam. Bapak keterlaluan, ini bapak punya bantuan?” sambungnya sambil menunjuk wajah petugas BNPB itu.

Camat Lamba Leda Utara, NTT, Agustinus Supratman luapkan amarah kepada petugas BNPB
Camat Lamba Leda Utara, NTT, Agustinus Supratman luapkan amarah kepada petugas BNPB
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @reset.feeds

Petugas BNPB yang hingga kini masih belum diketahui namanya itu berusaha menenangkan Camat Lamba Leda Utara.

“Tenang dulu, sama-sama kita bantu ya,” kata petugas BNPB.

“Saya stress, tolong bagi rata! Semua bantuan yang datang itu tolong bagi rata, saya hargai bapak dari kemarin seperti Tuhan,” tegas Agustinus.

Selain itu, terdengar suara seorang pria yang merekam kejadian tersebut merasa iba dengan Camat yang sudah berusaha mengatur bantuan untuk 11 desanya.

“Kasihan Pak Camat yang atur setengah mati di sini,” tambah pria perekam video.

Setelah itu, petugas BNPB itu sempat mempertanyakan mengapa Agustinus memarahinya terkait bantuan itu.

“Kenapa marahnya sama saya?” tanya petugas BNPB kepada Camat.

Kemudian, Agustinus menjawab bahwa dirinya merasa tertekan dengan pembagian bantuan yang dinilai tidak merata.

Sementara itu, seluruh warga di 11 desa terus mempertanyakan distribusi bantuan kepadanya.

“Karena rasanya saya seperti ditekan Pak, saya harus bagi ke 11 desa, Pak. Bukan begitu caranya, saya sangat tidak setuju. Semua desa sekarang protes ke saya, semua pada teriak bantuan, saya bagi 11 desa tapi Bapak tekan saya, saya rasa tertekan sekali, saya merasa beban sekali,” pungkasnya.

Meski petugas BNPB itu mencoba menenangkan Agustinus, tetapi Camat Lamba Leda Utara itu terus mempertanyakan jumlah bantuan yang tersedia.

“Pak omong baik-baik, kita urus masyarakat ini, Pak. Bapak sudah mulai telepon saya, tekan-tekan supaya orang dengar di sana. Bapak bilang banyak bantuan ke sini. Mana? Ini Bapak punya bantuan? Ini! ini!”

Dirinya menegaskan bahwa bantuan tersebut harus dibagikan secara merata ke 21.171 jiwa di 11 desa pada Kecamatan Lamba Leda Utara.

Jika bantuan tersebut tidak dibagikan secara merata, maka desa lainnya akan protes kepadanya. Namun, bantuan yang diterima tidak sebanyak yang dilaporkan oleh petugas BNPB tersebut.

(kmr)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed, KPK Geledah Rumah Para Tersangka hingga Kantor Rektorat

Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed, KPK Geledah Rumah Para Tersangka hingga Kantor Rektorat

Juru bicara KPK menyampaikan bahwa penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga masih berkaitan dengan perkara korupsi di kampus Unsoed.
Rekap Hasil AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Thailand Hajar Timnas Voli Putri Indonesia Tanpa Ampun

Rekap Hasil AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Thailand Hajar Timnas Voli Putri Indonesia Tanpa Ampun

Rekap hasil AVC Women's Continental 2026 hari ini, Senin (24/8/2026). Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa menelan pil pahit karena kalah telak dari Thailand.
Inter Milan Naik Level, 3 Pemain Inggris Bikin Nerazzurri Makin Berpeluang Pertahankan Scudetto

Inter Milan Naik Level, 3 Pemain Inggris Bikin Nerazzurri Makin Berpeluang Pertahankan Scudetto

Inter Milan mendapat suntikan tenaga baru pada bursa transfer musim panas 2026. Tiga pemain asal Inggris dinilai mampu meningkatkan kualitas skuad Nerazzurri.
Gelar Rakernas II, IPPAT Dorong Realisasi RUU PPAT

Gelar Rakernas II, IPPAT Dorong Realisasi RUU PPAT

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II IPPAT 2026 pada 23–25 Agustus 2026 di Tangerang, Banten.
Thailand Hajar Indonesia 3-0, Manajer Timnas Voli Putri Sebut Ada Perubahan Positif di AVC Women's Continental 2026

Thailand Hajar Indonesia 3-0, Manajer Timnas Voli Putri Sebut Ada Perubahan Positif di AVC Women's Continental 2026

Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa tumbang dari Thailand di AVC Women's Continental 2026, tetapi kekalahan tersebut tidak sepenuhnya dipandang negatif. Manajer Garuda Pertiwi justru melihat adanya perubahan positif dalam permainan anak asuh Marcos Sugiyama.
Prabowo Instruksikan Pencegahan Karhutla di Jambi Terus Digencarkan Meski Kondisi Membaik

Prabowo Instruksikan Pencegahan Karhutla di Jambi Terus Digencarkan Meski Kondisi Membaik

Presiden Prabowo Subianto menegaskan agar langkah-langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi tidak kendur, sekalipun titik api saat ini sudah mulai berkurang. 

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Selengkapnya

Viral