Penjelasan Mensesneg Terkait Menhut dan Menteri LH Tak Dampingi Presiden Prabowo LH dalam Rakor Karhutla
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terkait absennya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni serta Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dalam rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Prasetyo mengungkapkan bahwa ketidakhadiran kedua menteri tersebut dalam agenda rakor di wilayah Kalimantan dan Sumatra bukan merupakan hal yang disengaja.
Menurutnya, mereka berdua sebelumnya sudah terlebih dahulu meninjau titik-titik lokasi yang terdampak karhutla di lapangan.
"Itu kebetulan karena beberapa kali juga Menhut sudah berkunjung ke lapangan, kemudian termasuk di Sumatra Selatan, Menteri Lingkungan Hidup juga kemarin sudah berkunjung ke mari, ke Sumatra Selatan. Jadi, ini hanya kebetulan saja," jelas Prasetyo saat memberikan keterangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Senin (24/8).
Prasetyo menambahkan, fokus utama dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin tersebut adalah mengenai penguatan armada dan jumlah personel di lapangan.
Presiden Prabowo secara khusus menekankan peran bantuan yang dapat diberikan oleh institusi TNI dan Polri.
"Hari ini kan Bapak Presiden memang fokus mengajak Panglima TNI maupun Kapolri untuk menambah kekuatan kalau dibutuhkan personel maupun alat-alat, termasuk heli untuk water bombing, kemudian tadi ada permohonan motor trail yang dimodifikasi," ungkap Prasetyo.
Rapat penanggulangan karhutla kali ini dilaksanakan di Riau dan Palembang, Sumatra Selatan.
Pertemuan ini melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari empat provinsi, yakni Riau, Sumatra Selatan, Jambi, dan Lampung, di mana dua provinsi terakhir mengikuti jalannya rapat secara daring melalui konferensi video.
Sejumlah pejabat tinggi turut mendampingi Presiden dalam rapat tersebut, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BIN M. Herindra, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Hadir pula unsur pimpinan militer seperti KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari.
Langkah maraton Presiden Prabowo dalam menangani isu karhutla ini merupakan kelanjutan dari rangkaian rapat koordinasi serupa yang telah digelar pada pekan sebelumnya di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. (ant/dpi)
Load more