News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukti Hukum di Era Digital Tak Lagi Cuma Dokumen dan Saksi, Ada Jejak Data hingga AI

Bukti hukum di era digital kini mencakup metadata, GPS, transaksi elektronik hingga AI. Harli Siregar mendorong transformasi penegakan hukum.
Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:06 WIB
Ilustrasi palu hakim
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Bukti hukum di era digital tidak lagi hanya mengandalkan dokumen fisik, keterangan saksi, atau benda yang ditemukan di tempat kejadian. Aktivitas manusia kini meninggalkan jejak elektronik yang dapat menjadi bagian penting dalam mengungkap fakta sebuah perkara.

Perubahan tersebut terjadi karena berbagai aktivitas sehari-hari berlangsung melalui perangkat dan sistem digital. Komunikasi, transaksi, perpindahan lokasi hingga aktivitas dalam sebuah aplikasi dapat meninggalkan data yang tercatat secara otomatis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam praktik hukum modern, jejak tersebut dapat membantu aparat penegak hukum membangun rangkaian fakta secara lebih terukur. Namun, data digital juga memiliki tantangan tersendiri karena keaslian, keamanan, cara memperoleh hingga pengelolaannya harus dapat dipertanggungjawabkan.

Beberapa bentuk bukti digital yang kini dapat ditemukan dalam proses penegakan hukum antara lain:

  • Metadata, yang mencatat informasi seperti waktu pembuatan atau perubahan dokumen serta perangkat yang digunakan.

  • Data lokasi, berupa jejak GPS dari ponsel atau aplikasi.

  • Transaksi elektronik, seperti mutasi rekening, transaksi dompet digital dan catatan transfer.

  • Rekaman komunikasi, termasuk pesan, email serta log komunikasi suara dan video.

  • Log sistem, berupa catatan otomatis dari server atau aplikasi mengenai aktivitas pengguna.

Karakter bukti tersebut membuat aparat penegak hukum perlu memahami teknologi sekaligus prinsip hukum yang mengatur penggunaannya. Data yang ditemukan juga harus dijaga keasliannya dan memiliki proses pengelolaan yang jelas agar dapat dipertanggungjawabkan dalam persidangan.

Bukti Digital Butuh Keaslian dan Proses yang Tepat

Penggunaan alat bukti digital juga menghadirkan sejumlah tantangan. Data elektronik dapat rusak, berubah atau dimanipulasi apabila tidak ditangani dengan prosedur yang tepat.

Karena itu, proses penyitaan dan pemeriksaan perangkat maupun data digital membutuhkan metode forensik digital untuk menjaga rantai penguasaan atau chain of custody.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain persoalan keaslian, penegak hukum juga harus memperhatikan batas antara kepentingan pembuktian dan perlindungan privasi. Dalam perkara tertentu, data digital dapat berisi informasi pribadi dalam jumlah besar sehingga penggunaannya harus tetap berada dalam koridor hukum.

Perkembangan teknologi kemudian membawa tantangan baru melalui penggunaan kecerdasan buatan atau AI. Teknologi tersebut mampu membantu memproses data dalam jumlah besar, tetapi hasil analisisnya tetap membutuhkan pengawasan dan pertimbangan manusia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Porprov 2027, Jumlah Cabor KONI Lamongan Bertambah Jadi 49

Jelang Porprov 2027, Jumlah Cabor KONI Lamongan Bertambah Jadi 49

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan menyiapkan 47 cabang olahraga (cabor) untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X 2027.
Michael Carrick Respons Sindiran Lisandro Martinez kepada Manajemen Manchester United, Ingatkan Pentingnya Kebersamaan

Michael Carrick Respons Sindiran Lisandro Martinez kepada Manajemen Manchester United, Ingatkan Pentingnya Kebersamaan

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, akhirnya memberikan tanggapan terkait kritik keras bek Argentina, Lisandro Martinez, terhadap manajemen Setan Merah.
Laporan Dugaan Penipuan Investasi Sambal Bakar Indonesia di Surabaya, Richard Sampaikan Klarifikasi

Laporan Dugaan Penipuan Investasi Sambal Bakar Indonesia di Surabaya, Richard Sampaikan Klarifikasi

Perselisihan kerja sama investasi pembukaan outlet Rumah Makan Sambal Bakar Indonesia (SBI) di Surabaya berlanjut ke ranah hukum.
Megawati Hangestri Ungkap Kondisi Terbaru Usai Lewati Masa Pemulihan Cedera, Siap Debut dengan Hyundai Hillstate?

Megawati Hangestri Ungkap Kondisi Terbaru Usai Lewati Masa Pemulihan Cedera, Siap Debut dengan Hyundai Hillstate?

Megawati Hangestri membawa kabar terbaru mengenai pemulihan cedera lututnya menjelang Liga Voli Korea 2026/2027 bersama klub barunya, Hyundai Hillstate.
Link Live Streaming Persib vs Viettel FC Malam Ini di ACL Two, Nonton Siaran Langsungnya di Sini

Link Live Streaming Persib vs Viettel FC Malam Ini di ACL Two, Nonton Siaran Langsungnya di Sini

Link live streaming Persib vs Viettel FC di ACL Two malam ini, Rabu 14 Oktober 2026. Cek jadwal kick-off pukul 19.15 WIB dan siaran langsung RCTI serta Vision+.
Sebanyak 283.270 Orang Mengidap ISPA Akibat Karhutla Sepanjang Agustus-Oktober, Daerah Tertinggi: Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan

Sebanyak 283.270 Orang Mengidap ISPA Akibat Karhutla Sepanjang Agustus-Oktober, Daerah Tertinggi: Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 283.270 orang mengidap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat Karhutla yang terjadi -

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Zhong Hui 'Gendong' Red Sparks di KOVO Cup 2026, Sosok Megawati Hangestri Perlahan Tergantikan

Zhong Hui 'Gendong' Red Sparks di KOVO Cup 2026, Sosok Megawati Hangestri Perlahan Tergantikan

Outside Hitter asal China Zhong Hui mulai bisa mengambil alih peran sebagai mesin poin di KOVO Cup 2026, fans Red Sparks perlahan lupakan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral