Kado HUT ke-58, Kapolres Bogor Antar ART yang Bekerja Sejak Usia 9 Tahun Berangkat Umrah
- Polri.
Jakarta, tvOnenews.com - Kisah perjuangan Heni Yawati atau Bi Heni, seorang asisten rumah tangga (ART) asal Kampung Pisang, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian setelah perempuan berusia 58 tahun itu bersiap berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah.
Bi Heni dijadwalkan berangkat pada Rabu, 2 September 2026. Kesempatan tersebut menjadi momen istimewa bagi perempuan yang sejak kecil telah bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
Lahir pada 17 Agustus 1968, Bi Heni disebut telah menjalani pekerjaan sebagai ART sejak berusia 9 tahun. Pendidikan formalnya juga hanya ditempuh hingga kelas 2 SD sebelum akhirnya putus sekolah.
Meski tidak sempat menyelesaikan pendidikan, Bi Heni berusaha memastikan keempat anaknya memperoleh pendidikan yang lebih baik. Dengan penghasilannya sebagai ART, ia berhasil menyekolahkan seluruh anaknya hingga lulus SMA.
Perjalanan panjang tersebut membuat keberangkatannya ke Tanah Suci memiliki arti tersendiri. Di tengah keterbatasan yang dijalaninya selama puluhan tahun, Bi Heni kini mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah.
Mendapat Kesempatan Umrah di Usia 58 Tahun
Menjelang keberangkatannya, Bi Heni mengikuti acara Walimatus Safar atau tasyakuran umrah yang digelar di Musala Nur Hikmah, Kampung Pisang, RT 03 RW 07, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Acara tersebut turut dihadiri Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto bersama Kasat Binmas Polres Bogor AKP Nimrod serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Bi Heni diketahui memperoleh kesempatan umrah gratis melalui Program Umroh Presisi yang digagas Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia dan diberikan atas perhatian Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bogor juga memberikan tali asih berupa uang saku untuk membantu kebutuhan Bi Heni selama berada di Mekkah dan Madinah.
"Ini ada sedikit rezeki untuk Bi Heni, semoga bermanfaat untuk keperluan selama Umroh di Mekkah dan Madinah," ujar AKBP Wikha, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (29/8/2026).
Namun, bagi Kapolres Bogor, perjalanan Bi Heni ke Tanah Suci bukan semata-mata persoalan materi. Ia melihat kesempatan tersebut sebagai bagian dari takdir seseorang untuk menjadi tamu Allah.
"Secara nalar dan logika, orang mampu itu banyak. Namun ketika siapapun yang sudah ditakdirkan menjadi tamu Allah untuk ke Tanah Suci Mekkah, tidak ada yang mustahil. Salah satu contohnya adalah Bi Heni ini," imbuhnya.
Puluhan Tahun Menjadi ART
Kisah Bi Heni menjadi perhatian karena perjalanan hidupnya tidak lepas dari perjuangan sejak usia sangat muda.
Sejak berusia 9 tahun, ia sudah bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Pekerjaan tersebut terus dijalani hingga usianya kini mencapai 58 tahun.
Di tengah kondisi tersebut, Bi Heni tetap berusaha menjalankan tanggung jawab sebagai seorang ibu. Pendidikan yang tidak dapat ia lanjutkan tidak membuatnya menyerah memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anaknya.
Keempat anak Bi Heni berhasil menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMA.
Kesempatan menjalankan umrah pada usia 58 tahun pun menjadi semacam hadiah atas perjalanan panjang yang telah dilaluinya. Apalagi, keberangkatan tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada 17 Agustus.
Saat menerima perhatian dari Kapolres Bogor, Bi Heni tampak terharu. Ia menyampaikan rasa terima kasih karena mendapat kesempatan untuk beribadah ke Tanah Suci.
"Terima kasih banyak Pak Kapolres. Saya tidak bisa membalas. Biar Allah SWT yang membalas kebaikan dan perhatian Bapak kepada saya," tutur Bi Heni.
Tasyakuran Ditutup Tradisi Ngeliwet
Acara Walimatus Safar tersebut berlangsung bersama pengajian rutin jamaah arisan mingguan warga setempat.
Setelah rangkaian pengajian, kegiatan ditutup dengan makan bersama nasi liwet di atas daun pisang. Tradisi makan bersama yang dikenal masyarakat Sunda sebagai "Ngeliwet" itu menjadi bagian dari suasana kebersamaan warga sebelum Bi Heni berangkat ke Tanah Suci.
Hadir dalam acara tersebut Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Kasat Binmas AKP Nimrod, Ketua DKM Mushola Nur Hikmah H. Abdul Rozaq, penceramah KH. Burhanudin, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kampung Pisang. (cmi)
Load more