BMKG: 9 Daerah di NTB Berstatus Awas Kekeringan, HTH Capai 105 Hari
- ANTARA
Kondisi IOD positif tersebut diperkirakan berpeluang bertahan hingga Oktober 2026.
Kombinasi kondisi tersebut turut meningkatkan potensi berlanjutnya periode kering di NTB.
Warga Diminta Bijak Gunakan Air
Dengan semakin luasnya wilayah yang masuk status awas kekeringan meteorologis, BMKG mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mengantisipasi potensi krisis air bersih apabila kondisi kekeringan terus meluas dan berlangsung dalam waktu panjang.
Musim kemarau di NTB pada 2026 diperkirakan berlangsung cukup panjang, yakni sekitar 25 hingga 27 dasarian atau setara dengan delapan hingga sembilan bulan.
Musim kemarau telah dimulai sejak April 2026. Sementara itu, periode puncak kemarau terjadi pada Agustus 2026 dengan cakupan wilayah mencapai sekitar 89 hingga 90 persen dari wilayah NTB.
Dengan potensi hujan yang masih sangat rendah pada awal September, masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan diminta mengantisipasi kebutuhan air dan menghemat penggunaan sumber daya air. (ant/nsp)
Load more