Dittipidnarkoba Bareskrim Polri tengah menangkap Abdul Hamid alias Boy yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), akibat tergabung dalam jaringan bandar narkoba bernama Koh Erwin (KE) yang juga penyuplai eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Dittipidnarkoba Bareskrim Polri memburu dua orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO)Â dan masuk dalam jaringan bandar narkoba bernama Koh Erwin (KE).Â
Buntut kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra, dan mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi. Membuat Ditipidnarkoba Polri
Buronan bandar narkoba, Erwin Iskandar atau Ko Erwin yang juga terlibat kasus eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro didapati melarikan diri ke Malaysia dengan menggunakan kapal tradisional.
Polisi ungkap identitas dua orang yang menjadi fasilitator pelarian Erwin Iskandar atau Koh Erwin, buron bandar sabu yang menyuap mantan Kapolres Bima Kota.
Pelarian Erwin alias Koko Erwin, terduga bandar narkoba kelas kakap yang terseret dalam kasus eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, telah berakhir.Â
Detik-detik penangkapan Koh Erwin bandar narkoba yang diduga setor duit Rp1 miliar kepada eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro diringkus polisi.
Wamendagri Bima Arya menegur Gubernur Kaltim soal mobil dinas Rp8,5 miliar di tengah efisiensi anggaran. Soroti kelayakan dan kepantasan belanja daerah.
Dittipidnarkoba Bareskrim Polri ambil alih pemburuan bandar narkoba Koh Erwin (KE) yang memberikan uang kepada Eks Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".