News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 WNI Disebut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Wamen P2MI: Jangan Sembarangan Sebut TPPO

Pemerintah meminta dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO terhadap delapan WNI yang disebut direkrut menjadi tentara bayaran Rusia tidak langsung disimpulkan tanpa melihat unsur eksploitasi dan proses hukumnya.
Rabu, 2 September 2026 - 12:37 WIB
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala BP2MI Christina Aryani
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah meminta dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO terhadap delapan warga negara Indonesia (WNI) yang disebut direkrut menjadi tentara bayaran Rusia tidak langsung disimpulkan tanpa melihat unsur eksploitasi dan proses hukumnya.

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala BP2MI Christina Aryani menegaskan status TPPO memiliki unsur yang telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan. Karena itu, dugaan tersebut perlu ditelusuri dan dinilai oleh aparat penegak hukum (APH).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Christina saat ditemui di Kantor Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026), saat ditanya mengenai kabar delapan WNI yang direkrut untuk menjadi tentara bayaran Rusia.

“Tapi kan intinya itu mereka tergiur iklan-iklan ya, katanya gitu. Nah, itu nanti Kemlu yang akan mencoba menegosiasikan bisanya kalau misalnya bisbaa dikembalikan atau lain-lain. Tapi mereka biasanya terikat kontrak kan? Ya seperti itu,” ujar dia.

Christina mengatakan fenomena WNI yang bergabung dengan militer asing bukan hal yang sepenuhnya baru. Menurut dia, kasus serupa pernah terjadi meski tidak banyak dan kini kembali menjadi perhatian.

“Itu sudah bukan fenomena yang baru. Sebetulnya dari dulu juga sudah pernah ada sekali-dua kali, tapi ya sekarang mengemuka lagi,” kata Christina.

Christina menolak jika kasus tersebut langsung dikategorikan sebagai TPPO hanya berdasarkan cara perekrutan atau iming-iming tertentu.

Ia menekankan adanya unsur eksploitasi menjadi salah satu hal yang harus dilihat untuk menentukan apakah suatu kasus memenuhi unsur TPPO.

Enggak dong. Kalau dibilang TPPO, kalau TPPO itu undang-undangnya jelas. Jadi bisa lihat lagi, adakah eksploitasi di situ? Adakah banyak kok,” jelas dia.

Menurut Christina, pelabelan TPPO tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan pengakuan seseorang yang merasa menjadi korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencontohkan kasus WNI yang bekerja sebagai scammer di luar negeri dan sejak awal mengetahui jenis pekerjaan yang akan dijalani.

“Jadi memang kadang-kadang orang sering juga bilang, 'Oh, saya kena TPPO,' gitu, padahal secara sadar dia pergi ke luar negeri mau bekerja sebagai scammer gitu kan. Dia tahu, tapi karena dia merasa biar dapat atensi, bisa juga dia bilang itu TPPO,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Tewas di Tengah Kericuhan Pejompongan, Bambang Sempat Berjualan Bersama Istri

Sebelum Tewas di Tengah Kericuhan Pejompongan, Bambang Sempat Berjualan Bersama Istri

Polisi mengantongi dua sketsa pria yang diduga pelaku penganiayaan hingga menewaskan Bambang Setiyawan saat kericuhan di Pejompongan.
Proyek Industri Garam Raksasa di Rote Ndao, Pemerintah Bidik Produksi 5 Ton di 2029

Proyek Industri Garam Raksasa di Rote Ndao, Pemerintah Bidik Produksi 5 Ton di 2029

Pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (KSIGN) di Rote Ndao jadi bagian program prioritas pemerintah untuk memperluas pusat pertumbuhan ekonomi di NTT.
Ketemu Pacar Selingkuh di Jalan, Perempuan Ini Nekat Tabrak Motor Kekasihnya Pakai Mobil

Ketemu Pacar Selingkuh di Jalan, Perempuan Ini Nekat Tabrak Motor Kekasihnya Pakai Mobil

Pengemudi mobil ini nekat menabrak kekasihnya dari belakang yang diduga sedang berboncengan dengan selingkuhannya pakai motor. Peristiwa ini viral di TikTok.
Serap 500 Tenaga Kerja Lokal, Kebun Bah Jambi Perkuat Ekonomi Warga Simalungun

Serap 500 Tenaga Kerja Lokal, Kebun Bah Jambi Perkuat Ekonomi Warga Simalungun

Kebun Bah Jambi merupakan salah satu unit usaha PTPN IV Regional 2 yang beroperasi di wilayah Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dan Kecamatan Tanah Jawa.
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengrusakan CCTV Milik Pemerintah Saat Ricuh Pascademo 27 Agustus

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengrusakan CCTV Milik Pemerintah Saat Ricuh Pascademo 27 Agustus

Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku yang melakukan pengrusakan CCTV saat terjadinya kerusuhan demo, di depan Gedung DPR/MPR RI, pada Kamis (27/8) lalu.
5 Tahun Bersama Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Beri Pengakuan Jujur Soal Kualitas Super League usai Tukangi Persija

5 Tahun Bersama Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Beri Pengakuan Jujur Soal Kualitas Super League usai Tukangi Persija

Shin Tae-yong mengungkap perubahan kualitas Liga Indonesia setelah bergabung dengan Persija Jakarta. STY menilai level kompetisi kini sudah meningkat.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Resmi Gabung Rayo Vallecano dengan Status Pinjaman dari Como

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Resmi Gabung Rayo Vallecano dengan Status Pinjaman dari Como

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, sudah resmi bergabung dengan Rayo Vallecano dengan status pinjaman dari Como. Hal ini bisa berdampak baik untuk skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral