News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RUU Perampasan Aset Tak Cuma Bidik Koruptor, Narkoba hingga Penipuan Investasi Bisa Disasar

Komisi III DPR menegaskan RUU Perampasan Aset tak hanya menyasar korupsi, tetapi juga narkotika, terorisme, penipuan investasi, dan kejahatan lainnya.
Rabu, 2 September 2026 - 15:00 WIB
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Syifa Aulia

Menurut Habiburokhman, berbagai tindak pidana tersebut memiliki dampak yang tidak kalah merusak dibandingkan tindak pidana korupsi.

"Spektrum kerugian yang ditimbulkan oleh tindak pidana tersebut jelas tidak kalah destruktif," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menilai mekanisme perampasan aset dapat digunakan untuk memutus aliran dana yang menopang tindak pidana tertentu.

Dalam perkara narkotika dan terorisme, misalnya, perampasan aset dapat digunakan untuk memutus aliran dana sekaligus merampas aset logistik yang digunakan bandar narkotika maupun jaringan teror.

Menurut dia, langkah tersebut diperlukan untuk menghambat keberlangsungan sekaligus regenerasi jaringan kejahatan.

Aset Pelaku Bisa Disamarkan atau Dialihkan

Perampasan aset juga dinilai memiliki peran penting dalam perkara penipuan investasi dan asuransi.

Habiburokhman mengatakan mekanisme tersebut diperlukan untuk membantu memulihkan kerugian yang dialami korban. Sebab, proses pengembalian kerugian kerap menghadapi kendala ketika aset pelaku telah disamarkan atau dialihkan.

Dalam kondisi tersebut, keberadaan mekanisme perampasan aset diharapkan dapat menjadi instrumen untuk memulihkan kerugian yang ditimbulkan tindak pidana.

Cakupan yang lebih luas tersebut, kata Habiburokhman, tetap harus berjalan dengan prinsip yang proporsional dan memiliki payung hukum yang jelas.

Tegaskan Pelaku Tak Boleh Nikmati Hasil Kejahatan

Habiburokhman menegaskan prinsip dasar RUU Perampasan Aset adalah memastikan pelaku kejahatan tidak mendapatkan kesempatan untuk menikmati keuntungan yang diperoleh dari perbuatan melawan hukum.

Dengan prinsip tersebut, aset yang berkaitan dengan tindak pidana dapat diarahkan untuk kepentingan pemulihan kerugian negara maupun masyarakat sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.

Namun, di sisi lain, Habiburokhman menekankan pentingnya integritas aparat penegak hukum dalam menjalankan aturan tersebut.

Dia mengatakan aparat yang nantinya menjalankan UU Perampasan Aset harus memiliki integritas dan tidak korup.

Menurutnya, aturan mengenai perampasan aset juga tidak boleh digunakan sebagai sarana kriminalisasi.

Penegasan tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan RUU Perampasan Aset, mengingat aturan yang disusun tidak hanya diarahkan untuk mengejar aset hasil korupsi, tetapi juga dapat mencakup berbagai tindak pidana lain yang berdampak besar terhadap negara dan masyarakat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wujudkan Kabinet Antaraxia PBNU, Gus Hans Ajak Semua Pihak Legawa Terima Hasil Muktamar ke-35 NU

Wujudkan Kabinet Antaraxia PBNU, Gus Hans Ajak Semua Pihak Legawa Terima Hasil Muktamar ke-35 NU

Dinamika pasca Muktamar ke-35 NU di Jombang menjadi momentum penting untuk membangun kepengurusan PBNU yang solid dan mampu menjawab berbagai tantangan umat.
Seorang Anak di Medan Alami Perundungan di Sekolah hingga Diduga Diusir Wakil Kepala Sekolah, Ibu Korban Lapor ke KPAI

Seorang Anak di Medan Alami Perundungan di Sekolah hingga Diduga Diusir Wakil Kepala Sekolah, Ibu Korban Lapor ke KPAI

Seorang anak berinisial MAP jadi korban perundungan di sekolahnya Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Miftahul Jannah Kota Medan, Sumatra Utara. Tak hanya mengalam
‎Baru Perpanjang Kontrak, Van Basty Sousa Resmi Dipinjamkan Persija ke Borneo FC Jelang Super League 2026/2027

‎Baru Perpanjang Kontrak, Van Basty Sousa Resmi Dipinjamkan Persija ke Borneo FC Jelang Super League 2026/2027

Nama Sousa Van Basty tidak terlihat dalam sejumlah agenda pramusim yang dijalani skuad Persija asuhan Shin Tae-yong.
Viral Seorang Pria Berjenggot Diduga Ancam Pedagang Kopi Pakai Golok di Bima, Benarkah Guru PPPK?

Viral Seorang Pria Berjenggot Diduga Ancam Pedagang Kopi Pakai Golok di Bima, Benarkah Guru PPPK?

Video pria diduga guru PPPK mengancam pedagang kopi dengan golok di Bima viral. Korban telah melapor ke Polsek Sape, simak kronologi dan jerat hukumnya
Hadapi Tantangan Sosial dan Lingkungan di Masyarakat, Staf Khusus Mendikdasmen Apresiasi Inovasi Generasi Muda

Hadapi Tantangan Sosial dan Lingkungan di Masyarakat, Staf Khusus Mendikdasmen Apresiasi Inovasi Generasi Muda

Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar, Dr. Rita Pranawati mengapresiasi upaya menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengimplementasikan solusi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Freeport Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp2,5 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Freeport Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp2,5 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Diruty PTFI Tony Wenas bersama perwakilan karyawan PTFI asal NTT membawa langsung sebagian bantuan kemanusiaan menggunakan pesawat dengan total berat 1,5 ton.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dokter Muhammad Iqbal yang viral setelah diduga mengirim DM tak pantas kepada Leona Kanza? Simak profil, tempat praktik, dan kronologi kasusnya di sini.
Selengkapnya

Viral