Soal Wacana Ayah dan Kakek Prabowo Jadi Pahlawan Nasional, Ini Kata Menbud Fadli Zon
- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon buka suara terkait wacana Sumitro Djojohadikusumo dan Margono Djojohadikusumo menjadi pahlawan nasional.
Adapun Sumitro dan Margono merupakan ayah dan kakek dari Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli mengatakan telah bertemu dengan Prabowo.
Dia mengaku melaporkan seluruh masukan dari kementerian, lembaga, dan masyarakat terkait tokoh-tokoh yang dinilai layak mendapat tanda jasa dan kehormatan.
“Ini untuk tanda jasa, tanda kehormatan dari berbagai bidang. Baik itu tokoh-tokoh masyarakat, tokoh seniman budayawan, mungkin ada tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang,” kata Fadli dikutip Kamis (3/9/2026).
“Misalnya medical atau yang lain-lain, yang satgas atau yang lainnya yang mempunyai jasa. Masukan-masukan ini saya harus sampaikan kepada Presiden dan nantinya akan ditimbang kembali,” tambahnya.
Namun, dia mengatakan pembahasan mengenai tokoh pahlawan nasional masih dalam proses. Nama-nama tersebut akan diumumkan pada Hari Pahlawan nanti.
“Kalau pahlawan nasional nanti bulan November, meskipun prosesnya sedang berlangsung,” jelas Fadli.
Fadli menyebut sekitar ratusan orang masuk daftar usulan untuk diajukan sebagai pahlawan nasional. Dia menegaskan pemberian gelar pahlawan nasional juga berasal dari usulan di bawah.
“Ada tim peneliti, TP2GD namanya, peneliti daerah. Kemudian ada TP2GP pusat ya, tim peneliti di pusat yang itu di bawah Kementerian Sosial,” kata dia.
“Baru kemudian akan diserahkan kepada dewan gelar tanda jasa tanda kehormatan untuk kita kaji lagi dan nanti diserahkan kepada Presiden,” tambah Fadli.
Meski demikian, dia mengaku tidak tahu apakah nama Sumitro dan Margono masuk dalam daftar tokoh yang diusulkan atau tidak.
“Mungkin saja ada, tapi setahu saya sih tidak. Belum ada di dalam daftar kita,” ungkap Fadli. (saa/nsi)
Load more