News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Jakarta Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai 7 September 2026

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sejumlah satuan pendidikan mulai Senin, 7 September 2026. Kebijakan
Minggu, 6 September 2026 - 16:49 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah di Jakarta Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai 7 September 2026
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sejumlah satuan pendidikan mulai Senin, 7 September 2026. 

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah antisipatif menyusul potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PJJ berlaku bagi satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK di wilayah Jakarta. 

Kebijakan ini dilakukan untuk melindungi peserta didik, terutama anak-anak yang termasuk kelompok rentan terhadap paparan abu vulkanik. 

Selama PJJ berlangsung, kegiatan pembelajaran dilakukan dari rumah sesuai ketentuan yang ditetapkan satuan pendidikan. 

Penerapan PJJ akan berlangsung sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari Pemprov DKI Jakarta. 

Berikut informasi mengenai penerapan PJJ bagi sekolah di Jakarta.

PJJ Berlaku untuk Semua Jenjang Pendidikan

Mengutip unggahan akun Instagram resmi @dkijakarta, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan PJJ mulai Senin, 7 September 2026 hingga pemberitahuan berikutnya.

Kebijakan tersebut berlaku bagi satuan pendidikan di wilayah Jakarta, baik negeri maupun swasta.

Adapun jenjang pendidikan yang menerapkan PJJ meliputi:

- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD);
- Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM);
- Sekolah Luar Biasa (SLB);
- Sekolah Dasar (SD);
- Sekolah Menengah Pertama (SMP);
- Sekolah Menengah Atas (SMA); dan
- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Maka demikian, kegiatan pembelajaran bagi peserta didik pada jenjang tersebut untuk sementara dilakukan melalui sistem pembelajaran jarak jauh.

Penerapan PJJ dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk melindungi anak-anak dari potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Paparan abu vulkanik dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok yang lebih rentan, termasuk bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan.

"Ini adalah langkah antisipatif dalam melindungi anak-anak dari paparan abu vulkanik," tulis keterangan dalam unggahan akun Instagram @dkijakarta, Minggu (6/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, pembelajaran dari rumah menjadi salah satu upaya untuk mengurangi aktivitas anak di luar ruangan dan meminimalkan risiko terpapar abu vulkanik.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa kesehatan anak menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penerapan kebijakan PJJ.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral