Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, Menhub Dorong Warga Beralih ke Kereta hingga Kapal
- Antara
Pemerintah terus mengantisipasi kemungkinan gangguan terhadap satu moda transportasi dengan menyiapkan alternatif layanan lainnya. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga konektivitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik.
Menhub Minta Masyarakat Pertimbangkan Moda Lain
Dudy mengajak masyarakat dan pelaku usaha yang selama ini mengandalkan transportasi udara untuk mempertimbangkan moda transportasi alternatif.
Penggunaan kereta api, bus, maupun kapal laut dapat menjadi pilihan selama layanan penerbangan di sejumlah wilayah masih terganggu.
"Jadi kami menghimbau baik kepada masyarakat maupun pelaku usaha, apabila selama ini banyak menggunakan moda transportasi udara dalam berkegiatan, bisa mengalihkan ke moda transportasi darat, laut, maupun juga kereta api yang sampai sejauh ini belum terdampak daripada erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Menhub.
Pemerintah memastikan langkah pengalihan moda tersebut menjadi bagian dari antisipasi terhadap dampak erupsi. Mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap menjadi perhatian selama kondisi penerbangan belum sepenuhnya normal.
Enam Bandara Ditutup Sementara
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebabkan enam bandara ditutup sementara. Penutupan dilakukan setelah sejumlah bandara terdampak abu vulkanik yang dapat memengaruhi keselamatan operasional penerbangan.
Pada awalnya, Kementerian Perhubungan menutup lima bandara, yakni:
-
Bandara Radin Inten Lampung
-
Bandara Soekarno-Hatta Jakarta
-
Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta
-
Bandara Pondok Cabe Jakarta
-
Bandara Budiarto Curug Tangerang
Jumlah tersebut kemudian bertambah setelah dilakukan pengujian lanjutan pada pukul 12.00 WIB.
Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan turut terdampak abu vulkanik. Dengan demikian, operasional penerbangan di bandara tersebut juga dihentikan sementara.
Kondisi tersebut membuat pemerintah terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap aktivitas penerbangan.
Selama sejumlah bandara masih ditutup, masyarakat dan pelaku usaha diminta mempertimbangkan penggunaan transportasi darat, laut, maupun kereta api yang sejauh ini belum terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (ant/nsp)
Load more