News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Pasti Disahkan 15 Desember Walau Ada yang Tak Suka

Ahmad Sahroni mengakui masih ada pihak yang tidak menyukai pengesahan RUU tersebut. Namun, dia meyakini pengesahan aturan itu belum tentu
Senin, 7 September 2026 - 12:53 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memastikan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset akan disahkan sesuai target pada 15 Desember 2026.

Sahroni mengakui masih ada pihak yang tidak menyukai pengesahan RUU tersebut. Namun, dia meyakini pengesahan aturan itu belum tentu memenuhi harapan pihak-pihak yang berseberangan dengan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia bahkan memprediksi kelompok yang tidak menyukai pemerintah akan kembali mempersoalkan kebijakan tersebut setelah RUU Perampasan Aset disahkan.

"Tetapi sesuai janji pimpinan DPR, 15 Desember dipastikan diketok. Kita enggak mau ada hal-hal nanti setelah perampasan aset ini diketok, jangan sampai nuntut lagi hal-hal yang lain," kata Sahroni dalam rapat dengar pendapat membahas RUU Perampasan Aset di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, (7/9/2026)

Sahroni berharap setelah aturan tersebut disahkan tidak muncul tuntutan baru kepada DPR RI. Menurut dia, proses pembentukan RUU Perampasan Aset bukan pekerjaan mudah yang membutuhkan pembahasan secara cermat.

Komisi III DPR RI, kata Sahroni, tetap berkomitmen menggunakan RUU Perampasan Aset sebagai instrumen pemberantasan korupsi.

Namun, dia mengingatkan agar aturan tersebut tidak membuka celah bagi aparat penegak hukum untuk bertindak sewenang-wenang.

"Perampasan aset ini pedomannya satu, bahwa memberantas koruptor adalah yang utama bagi kita semua. Intinya itu," ucap Sahroni.

Di sisi lain, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya mendapat desakan agar pembahasan dan pengesahan RUU Perampasan Aset segera dituntaskan.

Akan tetapi, muncul perbedaan pendapat ketika Komisi III menjelaskan terdapat 13 jenis tindak pidana yang akan menjadi bagian dari ruang lingkup perampasan aset dalam RUU tersebut.

Habiburokhman menyebut 13 tindak pidana tersebut memiliki kemiripan dengan tindak pidana korupsi karena dapat menimbulkan kerugian bagi negara maupun masyarakat.

Menurut dia, pembentukan aturan tersebut harus mempertimbangkan potensi penyalahgunaan kewenangan ketika nantinya diterapkan.

"Kita itu bikin undang-undang itu harus berpikir jangan sampai ini nanti ketika digunakan menjadi alat abuse of power," kata Habiburokhman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Gunung Api Erupsi Bersamaan Pagi ini, Ahli Vulkanologi Surono Sampaikan Pesan untuk Masyarakat

3 Gunung Api Erupsi Bersamaan Pagi ini, Ahli Vulkanologi Surono Sampaikan Pesan untuk Masyarakat

Beberapa waktu terakhir, sejumlah gunung api di Indonesia mulai menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 3 Gunung api erupsi pagi ini, Surono sampaikan pesan
Michael Carrick Bikin Pernyataan Mengejutkan usai Manchester United Gagal Kalahkan Everton

Michael Carrick Bikin Pernyataan Mengejutkan usai Manchester United Gagal Kalahkan Everton

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, membuat pernyataan mengejutkan seusai ditahan Everton. Dia juga mengungkap kondisi Marcus Rashford yang ditarik keluar akibat masalah kebugaran.
Siap-Siap Naik Kelas! 6 Zodiak Paling Cemerlang Kariernya pada 8 September 2026: Aries Panen Peluang Emas

Siap-Siap Naik Kelas! 6 Zodiak Paling Cemerlang Kariernya pada 8 September 2026: Aries Panen Peluang Emas

Tanggal 8 September 2026 membawa semangat baru bagi kehidupan profesional beberapa zodiak. Siapa saja yang diprediksi paling bersinar di tempat kerja besok?
Urai Antrean Truk Berhari-hari, Sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB) Kapal Perlu Dievaluasi

Urai Antrean Truk Berhari-hari, Sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB) Kapal Perlu Dievaluasi

Antrean truk yang terus terjadi dalam dua pekan terakhir menjadi efek karambol kondisi pada berbagai pihak.
Tak Lagi Satu Tim, Park Eun-jin Bicara Jujur Jelang Lawan Megawati Hangestri: Bakal Merepotkan

Tak Lagi Satu Tim, Park Eun-jin Bicara Jujur Jelang Lawan Megawati Hangestri: Bakal Merepotkan

Park Eun-jin tak lagi satu tim dengan Megawati Hangestri. Jelang duel di V-League, ia jujur mengakui Megawati bakal menjadi lawan yang merepotkan.
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Bupati Akhmad Yani Resmikan Proyek Betonisasi JPD Klampok-Munggugebang

Percepat Pembangunan Infrastruktur, Bupati Akhmad Yani Resmikan Proyek Betonisasi JPD Klampok-Munggugebang

Untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, Pemerintah Kabupaten Gresik terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan.

Trending

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Megawati Hangestri dipuji skuad Hyundai Hillstate setelah memamerkan hasil make up-nya sendiri saat momen photo shoot di Suwon Gymnasium beberapa waktu lalu.
Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate ternyata sempat ragu merekrut Megawati Hangestri. Orang dalam mengungkap banyak kekhawatiran soal kondisi sang pevoli Indonesia.
LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

Peranan Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam penanganan dugaan kasus TPPU eks Jampidsus, Febrie Adriansyah turut disorot berbagai pihak.
Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu menanggapi santai terkait tidak harmonisnya hubungannya dengan DPRD Tapteng pascabencana.
Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada: Bukan Sepenuhnya Berhenti

Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada: Bukan Sepenuhnya Berhenti

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini terpantau mengalami penurunan. Kepala Pos PVMBG Hargo Pancuran melaporkan aktivitas vulkanik mulai mereda.
Korte-Korwe PKB 02 Cakung Timur Resmi Dilantik

Korte-Korwe PKB 02 Cakung Timur Resmi Dilantik

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas melantik jajaran pengurus Koordinator RT (Korte) dan Koordinator Wilayah (Korwe) PKB 02 Cakung Timur, Jakarta Timur pada Minggu (6/9/2026).
Menang dari PSM Makassar, Persib Alihkan Fokus El Classico Super League Vs Persija Jakarta

Menang dari PSM Makassar, Persib Alihkan Fokus El Classico Super League Vs Persija Jakarta

Kurang dari sepekan, Persib pun langsung menatap Persija dalam el classico Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 12 September 2026 mendatang. 
Selengkapnya

Viral