Bukan Cuma Alutsista, Kapal Induk dari Italia Disiapkan Prabowo untuk Tangani Bencana
- Youtube/Setpres
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi bencana. Prabowo menekankan pentingnya melakukan persiapan sebelum bencana terjadi, bukan hanya bergerak setelah kejadian berlangsung.
Drone Bisa Bawa dan Jatuhkan 50 Kilogram Air
Prabowo juga meminta pemerintah mempersiapkan pengadaan drone berukuran besar yang dapat digunakan untuk membantu penanganan kebakaran.
Drone tersebut diharapkan memiliki kemampuan membawa dan menjatuhkan air dari udara. Menurut Prabowo, terdapat drone berukuran cukup besar yang mampu mengangkut hingga 50 kilogram air dalam sekali operasi.
"Ada drone yang cukup besar ya, sampai bisa mengangkut dan melempar drop 50 kilo air. Kalau 50 kilo air 10 drone sama dengan 1 helikopter. Oh tidak, tidak, 50 kali 10 baru 500, setengah ton ya," ucap Prabowo.
Meski kapasitas angkut air drone masih jauh di bawah helikopter, Prabowo menilai keberadaan drone di wilayah terdepan tetap dapat memberikan manfaat dalam penanganan bencana.
Penggunaan drone juga dapat menjadi salah satu bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kemampuan respons di lapangan, terutama ketika diperlukan penanganan cepat terhadap titik-titik yang mengalami kebakaran.
Prabowo Minta Mitigasi Disiapkan Jauh Sebelumnya
Prabowo menegaskan bahwa kesiapan menghadapi bencana harus dilakukan sejak jauh hari. Menurutnya, pemerintah tidak boleh menunggu sampai bencana terjadi untuk mulai menyiapkan berbagai kebutuhan penanganan.
Ia meminta seluruh persiapan mitigasi dilakukan sebelumnya, termasuk kesiapan kapal induk, helikopter, pesawat untuk modifikasi cuaca, hingga drone yang dapat digunakan untuk membantu pemadaman.
"Tapi memang kalau ada di tempat terdepan ini akan sangat. Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan," imbuh Prabowo.
Load more