Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan Sri Sultan HB X, Singgung Pembelajaran dari Erupsi Gunung Kelud dan Merapi
- Dok. Humas YIA
Yogyakarta, tvOnenews.com - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah meluas ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Jawa setelah erupsi pada beberapa waktu lalu.
Kondisi ini turut menjadi perhatian Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Meski sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini belum mengarah ke DI Yogyakarta, namun Sri Sultan meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi bahaya abu tersebut.
Gubernur Yogyakarta mengungkapkan pengalaman menghadapi hujan abu akibat erupsi gunung api sebelumnya agar menjadi pelajaran penting bagi masyarakat.
Seperti pengalaman erupsi Gunung Kelud pada 2014 silam yang menyebabkan sejumlah wilayah di Yogyakarta tertutup abu.
Serta, pengalaman erupsi Gunung Merapi yang berada di level tiga atau siaga dalam 2-3 tahun terakhir ini.
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Sultan mengatakan masyarakat perlu memahami bahwa abu vulkanik bukan sekadar debu biasa.
Partikelnya sangat halus dan memiliki karakter tajam sehingga dapat membahayakan kesehatan apabila terhirup.
"Abu vulkanik itu kan mengandung material berbahaya yang tajam. Jadi sekarang lebih baik pakai masker," ungkap Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, pada Senin (7/9/2026).
Sultan juga mengingatkan bagi masyarakat yang terdampak paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau agar berhati-hati ketika membersihkan debu vulkanik yang menempel di atap rumah maupun lingkungan sekitar.
Abu yang mengendap sebaiknya tidak ditangani dengan cara yang membuat partikelnya kembali beterbangan lantaran teksturnya yang sangat lembut.
Raja Kraton Yogyakarta pun merasa khawatir bila masyarakat melakukan pembersihan yang dapat membahayakan dirinya sendiri.
"Saya khawatir nanti yang gak punya pengalaman, bersihkannya pakai sapu terus menek (red: manjat) genteng malah isoh kepleset (red: bisa terpeleset) apalagi kalau hujan akan licin," ujarnya.
Hasil Paper Test di Bandara
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau rupanya berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Adisutjipto, Kabupaten Sleman maupun Bandara YIA (Yogyakarta International Airport), Kabupaten Kulon Progo.
Seluruh penerbangan dari Bandara Adisutjipto menuju Jakarta dibatalkan hingga Senin (7/9/2026) pukul 16.00 WIB. Terdapat tiga maskapai penerbangan yang masing-masing dari Fly Jaya dan Citilink.
Load more