News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan Sri Sultan HB X, Singgung Pembelajaran dari Erupsi Gunung Kelud dan Merapi

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau meluas ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Jawa Barat. Gubernur DIY, Sri Sultan HB X ingatkan warga Yogyakarta
Selasa, 8 September 2026 - 15:17 WIB
Penumpang menunggu kedatangan pesawat di area tunggu Bandara YIA, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, Senin (7/9/2026).
Sumber :
  • Dok. Humas YIA

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah meluas ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Jawa setelah erupsi pada beberapa waktu lalu. 

Kondisi ini turut menjadi perhatian Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini belum mengarah ke DI Yogyakarta, namun Sri Sultan meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi bahaya abu tersebut. 

Gubernur Yogyakarta mengungkapkan pengalaman menghadapi hujan abu akibat erupsi gunung api sebelumnya agar menjadi pelajaran penting bagi masyarakat. 

Seperti pengalaman erupsi Gunung Kelud pada 2014 silam yang menyebabkan sejumlah wilayah di Yogyakarta tertutup abu. 

Serta, pengalaman erupsi Gunung Merapi yang berada di level tiga atau siaga dalam 2-3 tahun terakhir ini. 

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sultan mengatakan masyarakat perlu memahami bahwa abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. 

Partikelnya sangat halus dan memiliki karakter tajam sehingga dapat membahayakan kesehatan apabila terhirup. 

"Abu vulkanik itu kan mengandung material berbahaya yang tajam. Jadi sekarang lebih baik pakai masker," ungkap Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, pada Senin (7/9/2026). 

Sultan juga mengingatkan bagi masyarakat yang terdampak paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau agar berhati-hati ketika membersihkan debu vulkanik yang menempel di atap rumah maupun lingkungan sekitar. 

Abu yang mengendap sebaiknya tidak ditangani dengan cara yang membuat partikelnya kembali beterbangan lantaran teksturnya yang sangat lembut. 

Raja Kraton Yogyakarta pun merasa khawatir bila masyarakat melakukan pembersihan yang dapat membahayakan dirinya sendiri. 

"Saya khawatir nanti yang gak punya pengalaman, bersihkannya pakai sapu terus menek (red: manjat) genteng malah isoh kepleset (red: bisa terpeleset) apalagi kalau hujan akan licin," ujarnya.

Hasil Paper Test di Bandara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau rupanya berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Adisutjipto, Kabupaten Sleman maupun Bandara YIA (Yogyakarta International Airport), Kabupaten Kulon Progo. 

Seluruh penerbangan dari Bandara Adisutjipto menuju Jakarta dibatalkan hingga Senin (7/9/2026) pukul 16.00 WIB. Terdapat tiga maskapai penerbangan yang masing-masing dari Fly Jaya dan Citilink. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mulai Normal, Abu Vulkanik Bergerak Menjauh dari Jawa

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mulai Normal, Abu Vulkanik Bergerak Menjauh dari Jawa

Aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai menurun pada 8 September 2026. Abu vulkanik bergerak ke selatan dan barat daya, menjauh dari Jawa dan Sumatra.
Purbaya Curhat Hal Paling Pusing Jadi Menkeu, Dari Demo Besar hingga Gempuran MSCI

Purbaya Curhat Hal Paling Pusing Jadi Menkeu, Dari Demo Besar hingga Gempuran MSCI

Setahun menjabat, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dirinya langsung menghadapi situasi sulit ketika pertama kali menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).
Menghilang dari Timnas Voli Putri Indonesia dan Klub Usai jadi MVP Proliga 2025, Ini Kata PBVSI Soal Junaida Santi

Menghilang dari Timnas Voli Putri Indonesia dan Klub Usai jadi MVP Proliga 2025, Ini Kata PBVSI Soal Junaida Santi

PBVSI melalui Wakil Kepala Bidang Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, ungkap alasan Junaida Santi tak lagi memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia maupun klub
Bos Persib Akhirnya Angkat Bicara Soal Kondisi Rumput GBLA, Adhitia: Harusnya Memang Tak Boleh Dipakai Dulu

Bos Persib Akhirnya Angkat Bicara Soal Kondisi Rumput GBLA, Adhitia: Harusnya Memang Tak Boleh Dipakai Dulu

Persib sebenarnya ingin tetap bermain di Si Jalak Harupat, tetapi rencana itu batal setelah PSSI melarang penggunaannya. GBLA ditargetkan lebih siap Oktober.
Jejak Kebaikan Fajar Sahrudin Sebelum Meninggal Diungkap Komunitas Satwa, Tinggalkan Pesan Menyentuh

Jejak Kebaikan Fajar Sahrudin Sebelum Meninggal Diungkap Komunitas Satwa, Tinggalkan Pesan Menyentuh

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin pada September 2026 menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, hingga warganet. Komunitas Satwa ungkap kebaikannya.
Organisasi Sahabat Satwa Jogja Kenang Fajar Sahrudin, Sosok Dermawan yang Rajin Berdonasi dan Sayang Binatang

Organisasi Sahabat Satwa Jogja Kenang Fajar Sahrudin, Sosok Dermawan yang Rajin Berdonasi dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh Pria bernama Fajar Sahrudin. Namanya viral dan menuai perhatian publik.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral