News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi 5 Wartawan Hilang Kontak Hendak Peliputan Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda

Berikut kronologi lima wartawan/jurnalis dilaporkan hilang kontak yang akan meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda, Banten.
Rabu, 9 September 2026 - 12:41 WIB
Senin Pagi! Gunung Anak Krakatau Meletus 10 Kali
Sumber :
  • istimewa - Antara

Pandeglang, tvOnenews.com - Lima wartawan dilaporkan hilang kontak. Hal itu terjadi saat menjalani tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di kawasan Perairan Selat Sunda, Banten.

Lima wartawan tersebut berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang pada Senin (7/9/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan dari Data Basarnas Banten, kontak terakhir salah satu wartawan yang berangkat dengan seorang wartawan di Lampung terjadi pada pukul 14.42 WIB.

Hingga Selasa, 8 September 2026 malam, lima jurnalis tersebut dan delapan orang lain di dalamnya masih hilang kontak. Tim SAR gabungan terus bergerak lantaran keberadaan kapal speedboat yang digunakan masih belum ditemukan hingga saat ini.

"Polri akan terus berkolaborasi dan memberikan dukungan maksimal dalam operasi pencarian ini. Kami berharap seluruh awak media dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Sumber :
  • Istimewa

Kelima jurnalis itu yang tengah melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau, di antaranya M. Bagus Khoirunnas (LKBN Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), serta Donal (jurnalis lepas).

Adapun kronologi lima wartawan hilang kontak saat peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda yang dirangkum tvOnenews.com pada Rabu, 9 September 2026 sebagai berikut.

1. Lima Wartawan Berangkat Pakai Speedboat

Lima jurnalis dan rombongan berangkat menggunakan speedboat atau kapal cepat bebrnama Arupadhatu 1. Mereka memulai perjalanan dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

Setidaknya ada delapan orang di dalam kapal cepat tersebut, di antaranya Nahkoda bernama Warta (55), anak buah kapal (ABK) bernama Surakhman (60), pemandu atau guide bernama Heriyanto (49), serta lima jurnalis.

Tujuan mereka berangkat dari Dermaga Pagedongan untuk melakukan peliputan aktivitas gunung api tersebut. Hal itu mengarahkan mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau dari wilayah perairan Selat Sunda.

2. Mendadak Hilang Kontak

Kontak perjalanan rombongan tidak berlangsung hingga satu jam. Kontak terakhir dengan salah satu jurnalis di Lampung sekitar pukul 14.42 WIB.

Sekitar 22 menit kemudian, aktivitas komunikasi seluruh awak dalam speedboat itu dilaporkan mendadak hilang total. Terdapat informasi dari salah satu anggota rombongan mengirim foto sebelum komunikasi terputus total.

Namun informasi foto yang dikirim salah satu anggota dalam kapal itu masih simpang siur. Hal tersebut menjadi bahan untuk penelusuran tim memastikan posisi terakhir rombongan dan lima jurnalis dalam kapal cepat itu.

3. Tim SAR Gabungan Sisir Area Hilang Kontak

Tim SAR gabungan dari unsur kepolisian dan Basarnas menindaklanjuti laporan hilang kontak tersebut. Tim Rescue USS Pandeglang mengumpulkan seluruh informasi yang didapat terkait posisi terakhir speedboat tersebut.

Kasi Ops Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengatakan bahwa, pihaknya langsung menerjunkan tim pencarian dengan armada operasional RIB-02. Armada itu merupakan perahu karet dengan mesin tempel milik Basarnas digunakan berbagai Kantor atau Pos SAR di seluruh Indonesia.

"Kami gerakkan RIB 02 untuk melakukan pencarian di posisi terakhir. Tapi belum tahu. Ya mudah-mudahan hanya putus komunikasi dan seluruh penumpang dalam kondisi aman," terang Rizky.

Selain RIB 02, upaya pencarian juga menggunakan KN SAR Tetuka 247. Armada ini berangkat dari Pelabuhan BBJ menuju wilayah dan area diduga menjadi lokasi kejadian.

Fungsi kapal ini untuk kebutuhan penyisiran. Selain itu, tim SAR gabungan juga bisa melakukan pemantauan secara visual selama di jalur pencarian. Hingga pukul 21.05 WIB, KN SAR Tetuka telah tiba di perairan Sangiang.

4. Pencarian Diberhentikan

Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten, AKBP Lis Handayana mengatakan, pencarian telah berlangsung hingga Selasa malam pada pukul 22.31 WIB. Selepas itu, operasi pencarian diberhentikan sementara waktu.

Lis Handayana mengungkapkan alasan operasi diberhentikan sementara waktu. Hal ini tak lepas faktor pencahayaan sehingga diputuskan untuk dilanjutkan pada Rabu, 9 September 2026.

Hingga kini, status lima jurnalis bersama nahkoda, ABK, dan guide masih hilang kontak. Pada Rabu, 9 September 2026, tim SAR gabungan kembali menggelar operasi pencarian dan diharapkan seluruh rombongan segera ditemukan.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Autobiografi, Jejak Digital Fajar Sahrudin Ungkap Pergulatan Mental dan Alasan Enggan ke Psikolog

Bukan Cuma Autobiografi, Jejak Digital Fajar Sahrudin Ungkap Pergulatan Mental dan Alasan Enggan ke Psikolog

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin di kawasan GBK menyisakan perhatian besar di media sosial. Terungkap alasan Fajar enggan temui psikolog untuk obati trauma.
Tibet Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Tibet Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Daerah otonom Tibet di China, diguncang gempa berkekuatan 5,3 magnitudo. Hal ini diungkapkan oleh Pusat Seismologi Eropa-Mediterania pada Selasa (8/9).
DPR Sebut Pemerintah Harus Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG sampai Pulih

DPR Sebut Pemerintah Harus Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG sampai Pulih

Saan Mustopa meminta Badan Gizi Nasional (BGN) bersama instansi terkait menangani secara serius terhadap kasus keracunan MBG dan dampak yang ditimbulkan.
Tol Yogya-Bawen Seksi 6 akan Beroperasi November Tahun Ini

Tol Yogya-Bawen Seksi 6 akan Beroperasi November Tahun Ini

November tahun ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan operasionalkan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen
Ramalan Shio 10 September 2026: Naga Banyak Untung, Kelinci Atur Keuangan

Ramalan Shio 10 September 2026: Naga Banyak Untung, Kelinci Atur Keuangan

Ramalan shio 10 September 2026 mengungkap peluang keuangan 12 shio. Naga diprediksi banyak untung, sementara Kelinci perlu lebih cermat mengatur keuangan.
Sudah Gagal Terbang saat Bandara Soetta Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 7 Mahasiswi Tertipu Tiket Bus di TikTok

Sudah Gagal Terbang saat Bandara Soetta Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 7 Mahasiswi Tertipu Tiket Bus di TikTok

Tujuh orang mahasiswi asal Sumatera Barat (Sumbar) tertipu usai beli tiket bus lewat TikTok dampak dari gagal pulang melalui penerbangan di Bandara Soetta.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Selengkapnya

Viral