News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Dedi Mulyadi Marah saat Sidak Sekolah MAUNG, Tegur Pengurus Sekolah soal Kebersihan

Dedi Mulyadi menyempatkan menyapa siswa sekolah MAUNG yang berkumpul di lapangan. Mereka pun ditanya, apakah sekolah sudah bersih atau belum.
Kamis, 10 September 2026 - 14:27 WIB
Detik-detik Dedi Mulyadi Marah saat Sidang Sekolah MAUNG
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / @dedimulyadi_71

Jakarta, tvonenews.com- Muncul satu video Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang melakukan sidak ke Sekolah MAUNG pada Rabu, 9 September 2026. Waktu yang dilihat berdasarkan video tersebut diunggah di medsos pribadinya.

Dalam video sidak sekolah MAUNG, Dedi Mulyadi yang disapa KDM tersebut memeriksa area kamar mandi dan halaman belakang Sekolah. Dia seakan merasa kesal karena melihat kurang rapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak diduga, ia justru melihat ada kondisi yang kurang bersih juga. Hingga mendorong para pengurus sekolah MAUNG, seperti guru bisa mengajak siswa-siwanya bergotong-royong untuk membersihkan sekolah.

"ini bukan sekolah MAUNG ini sekolah meong ini," kata KDM dikutip dari instagramnya @dedimulyadi71, Kamis (10/9).
 
Dengan segera, Dedi Mulyadi yang dikenal salah satu Gubernur yang mengedepankan Pendidikan dan kebersihan tersebut. Langsung menegur pihak sekolah dan kepala sekolah yang menemaninya berkeliling.

"sebenarnya (masalah) ini sederhana kalau gurunya kreatif. Bisa satu kelas melakukan bikin (keran) kan hal sederhana ya,"sambungnya.

"Bapaknya makanya ga pernah turun. Makanya bapak jangan kebanyakan pidato," pesan Dedi menyentil pihak sekolah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

"jadi caranya gampang sebelum masuk kelas, sederhana juga bisa gerakin siswa, anak-anak untuk potongin (rumput) jadi kelihatan bersih rapi.

"gak masalah kalau mereka bawa alat masing-masing untuk membersihkan. Selain anaknya pintar secara akademis.

Dalam kesempatan yang sama, KDM menyepatkan menyapa siswa sekolah MAUNG yang berkumpul di lapangan. Mereka pun ditanya, apakah sekolah sudah bersih atau belum.

Siswa-siswa secara serentak menjawab belum. Dengan kesempatan itu juga, mengingatkan kalau kebersihan bagian dari cerminan siswa yang unggul.

"sekolah MAUNG tidak boleh jadi sekolah meong," tulis keterangan KDM dalam video yang diunggah.

Dalam video yang diunggah ini, sekolah MAUNG yang disambangi KDM diduga merupakan sekolah SMAN 1 Subang.

Detik-detik Dedi Mulyadi Marah saat Sidang Sekolah MAUNG
Detik-detik Dedi Mulyadi Marah saat Sidang Sekolah MAUNG
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / @dedimulyadi_71

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan kebijakan penunjukan Sekolah MAUNG atau singkatan dari "Manusia Unggul", yang merupakan sekolah yang akan menampung siswa-siswa unggulan di setiap kabupaten/kota di Jawa Barat.

Dedi juga pernah mengingatkan, sekolah unggulan yang disiapkan Pemprov Jawa Barat itu diperuntukkan bagi siswa dengan kualifikasi akademik maupun nonakademik terbaik sehingga seluruh proses seleksi harus berjalan transparan dan berintegritas.

“Tidak boleh sekolah unggul ada (siswa) titipan dari siapa pun atas nama apa pun dan untuk kepentingan apa pun,” kata Dedi, Senin (25/5/2026).

Berikut Daftar Sekolah MAUNG berdasarkan Urutan Cabang Dinas

1. SMA Negeri 2 Cibinong – Kabupaten Bogor

2. SMA Negeri 1 Bogor – Kota Bogor

3. SMA Negeri 1 Depok – Kota Depok

4. SMA Negeri 1 Bekasi – Kota Bekasi

5. SMA Negeri 1 Sukatani – Kabupaten Bekasi

6. SMA Negeri 1 Subang – Kabupaten Subang

7. SMA Negeri 1 Purwakarta – Kabupaten Purwakarta

8. SMA Negeri 5 Karawang – Kabupaten Karawang

9. SMA Negeri 2 Kota Sukabumi – Kota Sukabumi

10. SMA Negeri 1 Pelabuhan Ratu – Kabupaten Sukabumi

11. SMA Negeri 1 Cisarua – Kabupaten Bandung Barat

12. SMA Negeri 1 Cianjur – Kabupaten Cianjur

13. SMA Negeri 3 Bandung – Kota Bandung

14. SMA Negeri 5 Bandung – Kota Bandung

15. SMA Negeri 3 Cimahi – Kota Cimahi

16. SMA Negeri 1 Soreang – Kabupaten Bandung

17. SMA Negeri 1 Sumedang – Kabupaten Sumedang

18. SMA Negeri 1 Majalengka – Kabupaten Majalengka

19. SMA Negeri 1 Sindang – Kabupaten Indramayu

20. SMA Negeri 2 Cirebon – Kota Cirebon

21. SMA Negeri 1 Palimanan – Kabupaten Cirebon

22. SMA Negeri 2 Kuningan – Kabupaten Kuningan

23. SMA Negeri 6 Garut – Kabupaten Garut

24. SMA Negeri 1 Tasikmalaya – Kota Tasikmalaya

25. SMA Negeri 1 Singaparna – Kabupaten Tasikmalaya

26. SMA Negeri 1 Ciamis – Kabupaten Ciamis

27. SMA Negeri 1 Banjar – Kota Banjar

28. SMA Negeri 1 Parigi – Kabupaten Pangandaran

--SMK--

1. SMK Negeri 1 Cibinong – Kabupaten Bogor

2. SMK Negeri 3 Bogor – Kota Bogor

3. SMK Negeri 2 Bekasi – Kota Bekasi

4. SMK Negeri Manusia Unggul (MAUNG) – Kabupaten Purwakarta

5. SMK Negeri 1 Cibadak – Kabupaten Sukabumi

6. SMK Negeri 1 Pacet – Kabupaten Cianjur

7. SMK Negeri 1 Cimahi – Kota Cimahi

8. SMK Negeri 1 Katapang – Kabupaten Bandung

9. SMK Negeri 1 Majalengka – Kabupaten Majalengka

10. SMK Negeri 1 Mundu – Kabupaten Cirebon

11. SMK Negeri 1 Garut – Kabupaten Garut

12. SMK Negeri 2 Tasikmalaya – Kota Tasikmalaya

13. SMK Negeri 1 Pangandaran – Kabupaten Pangandaran.

(klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Pertamina Enduro VR46, resmi mengumumkan rider Ducati di WorldSBK yakni Nicolo Bulega, akan menjadi salah satu pembalap mereka di MotoGP musim depan.
Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa

Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa

Setelah usai menjabat Menteri Pertahanan di masa Presiden Arroyo Macapagal, Gibo Teodoro kejatuhan durian runtuh
Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Lawang Tua, Pasca 3 Penambang Tewas Tertimpa Runtuhan

Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Lawang Tua, Pasca 3 Penambang Tewas Tertimpa Runtuhan

Tragedi maut terjadi di kawasan tambang emas rakyat Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat,
Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Donasi Rp40 Juta untuk Mereka yang Membutuhkan

Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Donasi Rp40 Juta untuk Mereka yang Membutuhkan

Fajar Sahrudin meninggalkan pesan tentang kepedulian sebelum meninggal. Ia tercatat mendonasikan total Rp40 juta kepada sejumlah organisasi dan komunitas
Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla masih terjadi di Kalteng, Andrew Kalaweit ungkap lokasi dan temuan Tambang Emas Ilegal dari foto drone di jalur Palangkaraya-Muarateweh.
CPNS 2026 Belum Dibuka, Cek Syarat Umum dan Formasi yang Sudah Tersedia

CPNS 2026 Belum Dibuka, Cek Syarat Umum dan Formasi yang Sudah Tersedia

Pendaftaran CPNS 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat umum, dokumen, materi SKD, serta informasi formasi sekolah kedinasan.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral