Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Menjadi penguasa dan pengusaha menjadi keuntungan bagi dinasti politik di negara-negara berkembang. Salah satunya dinikmati Menteri Pertahanan Filipina Gilberto “Gibo” Teodoro Jr seorang keponakan dari Presiden Ferdinand Marcos Senior.
Setelah usai menjabat Menteri Pertahanan di masa Presiden Arroyo Macapagal, Gibo Teodoro kejatuhan durian runtuh. Dia memegang konsesi area pertambangan tembaga dan emas terbesar di Asia Tenggara di Provinsi South Cotabato di bawah bendera kelompok usaha Sagitarius Mines Inc (SMI). SMI ini tercatat berkongsi dengan salah satu pengusaha besar Indonesia.
Diperkirakan ada deposit tembaga dan emas senilai 5,9 milyar dollar AS (Rp 104 trilyun). Diperkirakan ada deposit 375.000 ton tembaga, dan 360.000 ounce emas yang akan dikeruk habis dalam 17 tahun.
Usaha tambang tersebut bermasalah dan sudah berulangkali ijin dicabut. Laman Mongabay (19 Oktober 2020) melaporkan Pengadilan Cotabato memperkuat keputusan melarang operasional pertambangan SMI di Tampakan yang berada dekat di sebuah kota padat penduduk. Kuasa pertambangan SMI diperoleh sejak tahun 1995.
Namun, sebelum Gibo Teodoro mengundurkan diri untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan Filipina era Presiden Marcos “Bongbong” Junior di tahun 2023, dia berhasil mendapatkan perpanjangan ijin tambang hingga tahun 2032. Akan teapi Pemerintah Provinsi South Cotabato sejak tahun 2010 menetapkan tidak boleh ada tambang terbuka (open pit) di sana.
Padahal pihak pemerintah hingga empat Uskup Gereja Katolik di Mindanao (Minda News 14 Oktober 2023) sudah mengeluarkan surat menentang pertambangan open pit – lahan terbuka – yang akan merusak lingkungan hidup dan menghancurkan tanah garapan warga asli Suku Blaan, Suku Lumads dan berbagai kelompok masyarakat yang ada.
Selain itu, meski diketahui bersitegang dengan China dalam kasus Laut Filipina Barat, Gibo Teodoro jadi sasaran gosip bahwa dia diam-diam berbisnis menjual tembaga ke China yang menjadi seteru.
Yang menarik saat berkuasa kembali sebagai Menteri Pertahanan di bawah Presiden Bongbong Marcos, Gibo Teodoro belum lagi melaporkan kekayaan dan harta miliknya sebagaimana diharuskan bagi penyelenggara negara.
Yang jelas, selesai pemerintahan Marcos, tidak ada larangan bagi Gibo Teodor untuk kembali menjadi Bos Tambang di lahan dengan potensi kekayaan emas dan tembaga 5.9 milyar dollar AS itu!
Load more