Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa
- Reuters
Sebagai anggota dinasti politik, sudah lazim di Filipina jika kekuasaan seseorang tidak berakhir hanya berganti posisi jabatan atau digantikan anak-cucu. Demikian pula garis tangan Gibo Teodoro yang lahir dari keluarga Teodoro-Cojuangco.
Ayah Gibo Teodoro, Gilberto Teodoro Senior adalah pemegang kendali dana sosial jaman Presiden Marcos Senior sejak 1966-1986 ketika Marcos tumbang. Ibunya Mercedes Cojuangco Teodoro adalah anggota Konggres dan partai pendukung Marcos Sr yakni Kilusang Bagong Lipunan.
Salah satu tokoh Cojuangco, Eduardo “Danding” Cojuangco, paman Gibo di jaman diktator Marcos adalah kroni pengendali Coco Levy yang memakan dana petani hingga 457 juta dolar AS atau 9,7 milyar Peso. Pada masa akhir kekuasaan Marcos, hampir 33 persen penghasilan petani habis digunakan untuk membayar pajak kopra tersebut. Hasilnya untuk kesejahteraan atau Koperasi Desa Petani: Nol Besar!
Sesudah Marcos tumbang, Cojuangco tidak tersentuh. Gibo Teodoro yang memiliki latar belakang pengacara pun meneruskan tradisi keluarga, masuk dunia politik.
Dalam laman Sunstar.com tanggal 6 April 2010, dituliskan Gibo Teodoro turut memakzulkan Hakim Agung Hillario Davido di tahun 2003 sebagai balas dendam politik. Davido adalah salah satu hakim yang mengusut skandal korupsi Coco Levy dengan tokohnya: Danding Cujuangco.
Keluarga Cojuangco ini sejatinya adalah segaris darah dengan Presiden Corazon “Cory” Aquino isteri tokoh perlawanan Filipina era Marcos Senior, Ninoy Aquino. Namun dalam perjuangan politik, Cory Aquino dan puteranya Presiden Ninoy “Nonoy” Aquino Junior berseberangan dengan klan Cujuangco termasuk dengan Gibo Teodoro.
Di jaman Pemerintahan Presiden Gloria Arroyo Macapagal (2001-2010), Gibo Teodoro terpilih menjadi Menteri Pertahanan Filipina. Di masa itu dia juga tercatat sebagai menteri terkaya di kabinet Macapagal.
Philippines Star (16 Juni 2009) mencatat laporan kekayaan (SALN atau Statement of Assets, Liabilities, and Net Worth setara Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara - LHKPN di Indonesia) menyebut kekayaan Gibo Teodoro sebesar 232,4 juta Peso (sekitar Rp 65,25 milyar). Kekayaannya naik lebih dari 120 juta Peso dari tahun 2007 yang disebut berasal dari harta warisan.
Sebagai Menteri Pertahanan, urusan cinta Tanah Air dan mempertahankan setiap jengkal wilayah Filipina menjadi tanggungjawab Gibo Teodoro. Yang menarik, di tahun 2025, timbul kontroversi di media massa Filipina. Ternyata diantara dua kali menjadi Menteri Pertahanan, di masa Macapagal dan Marcos Junior (sejak 2022 – sekarang), Gibo Teodoro ternyata dalam laporan Manila Times pernah memiliki paspor Malta sebuah negara Eropa sejak tahun 2016. Paspor Malta tersebut berlaku 10 tahun.
Load more