Produksi Batu Bara Turun 8 Juta Ton per Bulan, PNBP Malah Naik Rp7 Triliun
- Antara
"Jadi secara produksi kita secara bulanan turun 8 juta, tapi secara PNBP kita naik Rp 7 triliun. Artinya setiap bulan kita mengalami kenaikan Rp 1 triliun dengan produksi turun 8 juta ton," jelas Tri.
Produksi Batu Bara 2026 Diproyeksi 722 Juta Ton
Meski produksi hingga Juli 2026 berada pada rata-rata 60 juta ton per bulan, pemerintah memperkirakan total produksi batu bara Indonesia hingga akhir tahun masih dapat mencapai 720 juta hingga 722 juta ton.
Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan target awal pemerintah yang berada di kisaran 600 juta ton.
Dengan demikian, pemerintah masih melihat adanya ruang bagi produksi batu bara untuk mencapai angka tersebut hingga akhir 2026.
Pemerintah Terapkan Konsep Optimum Production
Dalam mengelola produksi batu bara, pemerintah tidak hanya mempertimbangkan volume produksi. Kementerian ESDM menerapkan pendekatan produksi optimum atau optimum production.
Pendekatan tersebut dilakukan dengan menyeimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kebutuhan pasar, kewajiban pemenuhan pasar domestik atau domestic market obligation (DMO), pergerakan harga, kondisi logistik, hingga keberlanjutan cadangan batu bara.
Tri mengatakan pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari penataan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
"Oleh karena itu, pendekatan kita adalah optimum production, di mana produksi ini harus diseimbangkan dengan pasar, kebutuhan pasar, DMO, kondisi harga, logistik, serta keberlanjutan cadangan. Dan itulah yang semangat dari penataan RKAB yang kita lakukan," tandasnya.
Load more