News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikenal Mayoritas, Survei Ungkap Publik Puas Pelaksanaan Program MBG

Publik disebut menyutujui keberlangsungan program prioritas pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto berupa Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kamis, 10 September 2026 - 22:50 WIB
Ilustrasi - Pekerja menyiapkan paket makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Publik disebut menyutujui keberlangsungan program prioritas pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto berupa Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hasil itu didapati dari survei nasional yang dilakukan oleh Digdaya Polling & Strategy dengan melibatkan 1.200 responden pada periode 22-31 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peneliti Digdaya Polling & Strategy, Fadhil Abdurrahim megungkap hasil survei dengan perolehan 63,5 persen responden yang mengenal program ini menyatakan setuju atau sangat setuju terhadap MBG, sementara 52,5 persen mengaku program tersebut memberi dampak langsung bagi rumah tangga mereka.

Peneliti Digdaya Polling & Strategy, Fadhil Abdurrahim
Peneliti Digdaya Polling & Strategy, Fadhil Abdurrahim
Sumber :
  • Istimewa

Ia menjelaskan bahwa MBG merupakan program pemerintah yang paling dikenal publik dibandingkan seluruh program unggulan lainnya dengan tingkat pengenalan mencapai 93,3 persen.

"MBG praktis dikenal oleh hampir seluruh responden survei kami. Ini menjadikannya program dengan eksposur tertinggi di antara seluruh program unggulan Presiden Prabowo, jauh di atas Koperasi Desa Merah Putih (84,4 persen) maupun Cek Kesehatan Gratis (68,5 persen)," kata Fadhil kepada awak media, Jakarta, Kamis (9/9/2026).

Meski dikenal luas, Fadhil menekankan bahwa tingkat dukungan terhadap MBG sebesar 63,5 persen relatif lebih rendah dibandingkan program-program lain yang tingkat pengenalannya lebih kecil.

Program lain itu diantaranya Kesejahteraan dan Kompetensi Guru yang justru memperoleh dukungan hingga 91,2 persen di antara yang mengenalnya.

"Ada semacam implementation gap di sini. Semakin luas sebuah program dikenal dan menyentuh keseharian masyarakat, semakin besar pula ruang publik untuk mengkritisi pelaksanaannya di lapangan. MBG paling banyak disorot justru karena paling banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujarnya.

Dari sisi kepuasan atas pelaksanaan program, survei mencatat 44 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja MBG di lapangan. 

Persoalan utama yang paling banyak disoroti publik terkait MBG adalah dugaan kasus korupsi sebesar 33,8 persen, diikuti oleh masalah tata kelola dan distribusi 26 persen.

"Publik pada dasarnya mendukung keberlanjutan program ini, tetapi menaruh perhatian besar pada aspek pengawasan dan tata kelola anggarannya. Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk memperkuat transparansi pelaksanaan MBG di lapangan," jelas Fadhil.

Fadhil menambahkan MBG bersama Cek Kesehatan Gratis (CKG) tercatat sebagai program yang manfaatnya paling merata dirasakan lintas kelompok sosial-ekonomi, termasuk kelompok berpendidikan rendah yang selama ini relatif kurang terjangkau oleh program-program besar lainnya.

"Dari sisi demografi, manfaat MBG paling banyak dirasakan kelompok usia Milenial (58,3 persen), sementara kelompok Baby Boomer paling rendah (40,3 persen). Tapi yang menarik, MBG dan CKG adalah dua program yang paling inklusif  dampaknya dirasakan relatif merata di semua lapisan masyarakat, tidak hanya kelompok tertentu," katanya.

Ia juga mencatat bahwa pengalaman merasakan manfaat MBG berkorelasi dengan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo secara keseluruhan. 

Warga yang merasakan dampak langsung MBG cenderung menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Presiden yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak merasakannya.

"MBG menjadi salah satu program yang paling kuat menggerakkan persepsi publik terhadap kinerja Presiden. Ini menunjukkan bahwa keberlanjutan dan perbaikan tata kelola MBG punya nilai politik yang signifikan bagi pemerintah," pungkas Fadhil.(raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BREAKING
NEWS
Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral