Hari ke-8 Pencarian Jurnalis Hilang Liput Anak Krakatau, Daratan Carita hingga Anyer Disisir
- Tangkapan layar YouTube tvOneNews
Jakarta, tvOnenews.com – Tim SAR Gabungan terus memperluas pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau atau Selat Sunda.
Memasuki hari kedelapan, pencarian tak hanya dilakukan melalui jalur laut dan udara, tetapi juga menyisir kawasan daratan dari Carita hingga Anyer.
Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengatakan penyisiran darat dilakukan berdasarkan hasil briefing sebelum tim bergerak ke lapangan pada Selasa, 15 September 2026.
“Penyisiran darat tadi hasil briefing, saya sudah arahkan ke teman-teman yang ada di posko untuk melaksanakan penyisiran darat dari Carita ini menuju ke perairan Anyer, Pantai Anyer,” katanya, Selasa, 15 September 2026.
Penyisiran darat tersebut dilakukan bersamaan dengan pencarian melalui jalur laut dan udara. Total area pencarian hari ini mencapai sekitar 3.962 mil persegi yang dibagi menjadi lima sektor.
Sebanyak dua helikopter dan 20 kapal dikerahkan dalam operasi tersebut. Unsur yang terlibat berasal dari Basarnas, TNI AL, Polri serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Untuk personel, Rizky menyebut sebanyak 325 orang dikerahkan untuk unsur laut, sementara 322 orang berada di posko. Dengan demikian, total personel yang terlibat dalam operasi SAR hari kedelapan mencapai 647 orang.
“Untuk jumlah unsur ataupun personil yang terlibat, untuk material laut 325 orang. Kemudian untuk yang di posko itu ada 322 orang. Kemudian untuk jumlah ya kalau kita jumlahkan itu kurang lebih di 647 orang yang terlibat pada pelaksanaan operasi SAR hari ke-8,” ujar dia.
Meski area pencarian terus diperluas, Tim SAR masih menghadapi kendala utama, yakni belum diketahuinya posisi terakhir kapal yang membawa delapan orang tersebut.
Rizky mengatakan luasnya area pencarian membuat proses penyelamatan menjadi tidak mudah. Terlebih, tim belum memiliki kepastian mengenai lokasi terakhir kapal sebelum hilang kontak.
“Untuk penyelamatan kita terkendala, karena memang luas area kita yang terlalu luas dan kita tidak ketahui posisi terakhir kapal tersebut ada di mana,” ucapnya.
Sebelumnya, Tim SAR juga telah menyisir sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Sebesi, Sertung, Rakata dan Panjang. Penyisiran dilakukan melalui jalur darat, namun belum membuahkan hasil.
Load more