News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Banten Tunggu Hasil Uji DNA Jenazah di Enggano Bengkulu Terkait Rombongan Jurnalis yang Hilang

Polda Banten mengonfirmasi bahwa proses pencocokan profil DNA saat ini tengah berlangsung guna mengidentifikasi jasad tanpa identitas yang terdampar di Pulau Enggano, Bengkulu. 
Selasa, 15 September 2026 - 15:25 WIB
Petugas Basarnas KN SAR Antasena melakukan navigasi laut saat operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, Selasa (15/9).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Banten mengonfirmasi bahwa proses pencocokan profil DNA saat ini tengah berlangsung guna mengidentifikasi jasad tanpa identitas yang terdampar di Pulau Enggano, Bengkulu. 

Pemeriksaan forensik ini ditujukan untuk memastikan apakah jenazah tersebut berkaitan dengan rombongan wartawan beserta awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Maruli Hutapea, menerangkan di Serang pada Selasa (15/9) bahwa prosedur identifikasi tersebut ditangani langsung oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Bengkulu.

"Kami sudah berikan data Antemortem ke Polda Bengkulu dan saat ini masih menunggu hasilnya," kata Maruli.

Kendati belum memerinci jadwal penyerahan sampel maupun identitas pihak keluarga yang diambil datanya, Maruli menegaskan jajarannya bergerak cepat membangun komunikasi dengan kepolisian setempat sesaat setelah kabar penemuan mayat tersebut mencuat.

"Langsung respon cepat berkoordinasi dengan Polda Bengkulu, setelah mendapatkan info terkait temuan mayat," cetusnya.

Pemeriksaan DNA ini menjadi instrumen krusial untuk memastikan keterkaitan antara sosok jenazah pria tersebut dengan delapan penumpang kapal cepat Arupadathu 1.

Rombongan yang terdiri atas lima jurnalis, dua kru kapal, dan seorang pemandu wisata itu masih belum ditemukan hingga Selasa (15/9). 

Mereka dilaporkan hilang sejak Senin (7/9) ketika melakukan peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau melalui jalur Pandeglang, Banten.

Adapun jenazah tanpa tanda pengenal itu mulanya ditemukan di wilayah pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Sabtu (12/9) oleh personel Kantor SAR Bengkulu bersama warga setempat.

Guna kepentingan proses visum dan identifikasi lebih mendalam, jenazah tersebut kemudian diterbangkan dari Pulau Enggano menuju Kota Bengkulu menggunakan armada pesawat Susi Air pada Senin (14/9).

"Masih menunggu hasilnya. (semoga ada titik terang) Amien," kata Maruli. (ant/dpi)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral