News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Advokat Dilaporkan Terluka Diduga Dianiaya di Jakbar, Kuasa Hukum Desak Polisi Bertindak

Dugaan penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika tim kuasa hukum dan petugas keamanan Club de Arjuna
Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Sumber :
  • tvOnenews - Wildan

Jakarta, tvOnenews.com - Dua advokat dari tim kuasa hukum PT HD Arjuna dilaporkan mengalami luka dalam dugaan penyerangan di sekitar kawasan Club de Arjuna, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (13/9/2026) malam.

Dugaan penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika tim kuasa hukum dan petugas keamanan Club de Arjuna disebut hendak menuju lokasi untuk melakukan koordinasi. Pihak PT HD Arjuna menyatakan penyerangan terjadi dalam perjalanan menuju kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan Rabu (16/9/2026), PT HD Arjuna menyebut dua kendaraan mengalami kerusakan dengan kaca pecah. Dua advokat juga disebut mengalami luka.

Salah seorang advokat dilaporkan mengalami luka di bagian sekitar mata setelah terkena hantaman benda keras dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara seorang advokat lainnya disebut mengalami luka robek pada lengan akibat sabetan benda tajam dan mendapat sejumlah jahitan.

Kuasa hukum PT HD Arjuna, Denny Kailimang, meminta aparat kepolisian mengusut dugaan kekerasan tersebut dan memproses pihak-pihak yang terbukti terlibat sesuai hukum.

“Penganiayaan terhadap rekan-rekan advokat kami di lapangan bukan lagi sekadar sengketa keperdataan, melainkan kejahatan pidana yang harus diproses sesuai hukum,” ujar Denny.

Selain dugaan penganiayaan, PT HD Arjuna juga mempersoalkan penanganan aparat kepolisian di kawasan Club de Arjuna.

Menurut Denny, sekitar 400 hingga 500 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya sempat berada di lokasi pada Minggu malam untuk melakukan pengamanan. Pihaknya menyebut terdapat rencana penyitaan barang bukti dan pengosongan lahan.

Namun, menurut keterangan PT HD Arjuna, hingga Senin (14/9/2026) tindakan tersebut belum dilakukan. Pihaknya menyebut aparat masih menunggu arahan pimpinan.

Denny juga mengatakan pada Senin malam sekitar pukul 23.30 WIB sebagian besar personel kepolisian meninggalkan lokasi dan hanya sejumlah personel yang masih berada di sekitar luar gerbang.

“Kami meminta ketegasan Kapolda Metro Jaya menangkap seluruh pelaku penyerangan dan penganiayaan advokat kami,” katanya.

Denny juga mempertanyakan efektivitas pengamanan yang dilakukan aparat setelah personel meninggalkan lokasi.

“Kehadiran ratusan polisi pada Minggu malam menjadi sia-sia karena GRIB Jaya tetap menguasai lahan,” ujar Denny.

Pernyataan mengenai keterlibatan massa GRIB Jaya dalam dugaan penyerangan serta penguasaan kawasan tersebut merupakan keterangan dari pihak PT HD Arjuna. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak GRIB Jaya mengenai tudingan tersebut.

Begitu pula dengan jumlah personel yang dikerahkan, rencana tindakan hukum di lokasi, serta alasan penarikan sebagian besar personel, masih menunggu penjelasan resmi dari pihak kepolisian.

Persoalan Club de Arjuna disebut telah berlangsung sekitar tiga bulan dan berdampak pada operasional sejumlah tenant di kawasan tersebut. PT HD Arjuna menyatakan telah menyampaikan surat kepada Kapolres Jakarta Barat pada Minggu (13/9/2026) terkait rencana persiapan operasional, dengan tembusan kepada Kapolsek Kebon Jeruk dan Koramil 0503.

PT HD Arjuna menyatakan dirinya sebagai pembeli beritikad baik dan pemegang hak atas lahan seluas sekitar 3,4 hektare di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kawasan tersebut saat ini dikenal sebagai Club de Arjuna dan mencakup sejumlah fasilitas, antara lain driving range, bowling, billiards, restoran, toko ritel, klinik, dan laboratorium.

Pihak PT HD Arjuna meminta kepolisian mengusut dugaan penganiayaan secara profesional, termasuk mengidentifikasi pihak yang terlibat berdasarkan bukti dan keterangan para saksi.

Sementara itu, terkait dugaan penganiayaan maupun sengketa penguasaan lahan di Club de Arjuna, keterangan dari seluruh pihak masih diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai peristiwa tersebut.

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah Paparkan Potensi Unggul Jatim di Hadapan 109 Mahasiswa FKN Unhan

Gubernur Khofifah Paparkan Potensi Unggul Jatim di Hadapan 109 Mahasiswa FKN Unhan

Gubernur Khofifah terima kunjungan belajar 109 mahasiswa Fakultas Keamanan Nasional (FKN) Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia.
Warganet Bagikan Potret Kalimantan Terkini, Kualitas Udara Pontianak Masih Berbahaya

Warganet Bagikan Potret Kalimantan Terkini, Kualitas Udara Pontianak Masih Berbahaya

Warganet membagikan Potret Kalimantan Terkini, mulai dari kabut asap hingga kualitas udara Pontianak yang disebut masih berbahaya akibat karhutla.
OTT KPK di ATR/BPN Amankan Rp106,3 Miliar, IM57+ Sebut Terbesar Sepanjang Sejarah

OTT KPK di ATR/BPN Amankan Rp106,3 Miliar, IM57+ Sebut Terbesar Sepanjang Sejarah

IM57+ Institute menyebut OTT KPK di ATR/BPN dengan barang bukti Rp106,3 miliar sebagai pengamanan aset terbesar dalam sejarah KPK.
LRT Kelapa Gading-Manggarai Dipastikan Angkut 80 Ribu Penumpang per Hari, Tempuh 28 Menit

LRT Kelapa Gading-Manggarai Dipastikan Angkut 80 Ribu Penumpang per Hari, Tempuh 28 Menit

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan mengangkut hingga 80 ribu penumpang per hari dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Link Live Streaming FC Seoul Vs Persib di ACL 2 Sore Ini: Maung Bandung Punya Kesempatan Menang

Link Live Streaming FC Seoul Vs Persib di ACL 2 Sore Ini: Maung Bandung Punya Kesempatan Menang

Link live streaming pertandingan perdana Persib Bandung di ACL 2 menghadapi FC Seoul pada Rabu (16/9/2026) pukul 17.00 WIB.
Hasil Asian Games 2026: Caroline Bangun ke Semifinal Modern Pentathlons Women's Indivisual Sebagai Unggulan ke-9

Hasil Asian Games 2026: Caroline Bangun ke Semifinal Modern Pentathlons Women's Indivisual Sebagai Unggulan ke-9

Hasil Asian Games 2026 cabang olahraga Modern Pentathlon Women's Individual yang baru menyelesaikan seeding round dengan hanya mempertandingkan nomor anggar.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral