Hasan Nasbi Singgung Reshuffle Kabinet: Diberhentikan dari Jabatan Bukan Akhir Karier Politik
- Antara
"Ikut berjuang dalam sekian kali pemilu untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, beberapa kali kalah, tapi tidak menghapus kesabaran dan semangat beliau untuk memperjuangkan keyakinannya dalam politik," ujar Hasan Nasbi.
Hasan Nasbi: Prabowo Akhirnya Terpilih Jadi Presiden
Hasan Nasbi kemudian menyoroti hasil panjang perjalanan politik Prabowo. Setelah melalui perjuangan selama puluhan tahun, Prabowo akhirnya mendapatkan kepercayaan masyarakat dan terpilih sebagai Presiden pada 2024.
Menurut Hasan Nasbi, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kehilangan jabatan pada satu periode tidak selalu menjadi akhir dari perjalanan politik seseorang.
"Dan akhirnya di tahun 2024, beliau mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, terpilih menjadi Presiden, dan hari ini sedang memimpin transformasi bangsa kita, transformasi menuju Indonesia Emas di tahun 2045," kata Hasan Nasbi.
Pernyataan Hasan Nasbi tersebut disampaikan ketika merespons rangkaian reshuffle kabinet yang selama ini terjadi, baik pada pemerintahan Prabowo maupun pemerintahan sebelumnya.
Hasan Nasbi Juga Singgung Anwar Ibrahim
Tidak hanya Prabowo Subianto, Hasan Nasbi juga mengungkit perjalanan politik Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Hasan Nasbi menyebut Anwar Ibrahim pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia pada 1998. Namun, menurut Hasan Nasbi, Anwar Ibrahim kemudian kehilangan jabatan tersebut setelah terjadi perbedaan pendapat dengan perdana menteri saat itu.
"Dan cerita Pak Prabowo bukan cerita satu-satunya juga. Anwar Ibrahim di tahun 98 itu jabatannya sudah wakil perdana menteri. Tapi karena ada perbedaan pendapat dengan perdana menteri waktu itu, kena reshuffle, kena berhentikan juga," ujar Hasan Nasbi.
Hasan Nasbi menilai perjalanan Anwar Ibrahim bahkan lebih berat karena setelah kehilangan jabatan, Anwar Ibrahim juga sempat menjalani hukuman penjara.
"Dan mungkin lebih tragis karena dua kali bolak-balik masuk penjara dengan masa hukuman sekitar 10 tahun lebih," kata Hasan Nasbi.
Meski menghadapi kondisi tersebut, Anwar Ibrahim tetap melanjutkan perjuangan politiknya setelah keluar dari penjara. Hasan Nasbi kemudian menyoroti bagaimana Anwar Ibrahim pada akhirnya berhasil menduduki posisi Perdana Menteri Malaysia.
Menurut Hasan Nasbi, perjalanan panjang Anwar Ibrahim kembali menunjukkan bahwa kehilangan jabatan tidak selalu menjadi titik akhir dalam politik.
Load more